Transcription

Kajian Metode Penelitian Eksperimen Dalam Kacamata Pendididkan BiologiRPS DAN MODULDiajukan Untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Memenuhi Syarat-syaratGuna Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd)Dalam Ilmu biologiOleh:MERIZAacc 050320211111060193Jurusan: BiologiFAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUANUNIVERSITAS ISLAM NEGERIRADEN INTANLAMPUNG1442 H /2021 M

ABSTRAKKajian Metode Penelitian Eksperimen Dalam Kacamata Pendididkan BiologiOlehMerizaBanyak penelitian di pendidikan biologimenggunakan rancangan eksperimen- quasi, namunbelum ada sumber rancangan kuasi dalam bahasa Indonesia. Tulisan ini akan mengisikekosongan acuan mengenai metode eskperimen. Modul ini akan menguraikan rancanganeksperimen- kuasi atau rancangan eksperimen dengan melakukan penempatan subjek secaratidak acak. Rancangan eksperimen –kuasi dalam tradisi cambell dibagi menjadi empat tipeyakni 1)Rancangan tanpa kelompok control atau tanpa pengukuran perlakuan , 2) rancangandengan kelompok control dan pengukuran perlakuan, 3) rancangan runtut- waktu (time-seriesdesign), 4) rancangan diskontinuitas regresi ( regression discountinuty design). Masingmasing tiperancangan akan diperinci lagi.Kata kunci : eksperimen, eksperimen- kuasi; non acak

1. Topik masalah penelitian eksperimena. Judul penelitian h) adalahkegiatanpenelitian yang bertujuan untuk menilai pengaruh suatu perlakuan /tindakan / treatment terhadap tingkah lakusuatu objek atau mengujuhipotensi tentang ada tidaknya pengaruh tindakan itu bila dibandingkandengant indakan lain. Berdasarkan hal tersebut maka tujaanumumpenelitian eksperimen adalah untuk meneliti pengaruh dari suatuperlakuan tentu terhadap suatu gejala kelompok tentu di bandingkandengan kelompok lain yang menggunakanperlakuan yang berbedamisalnya, suatu eksperimen di masukkan untuk menilai/ membuktikanpengaruhperlakuanPendidikan (pembelajarandenganmetodepemecahan masalah) terhadap perestasi belajar matematika pada siswaSMA atau ntuk menguji hipotesis tentang ada tidaknya pengaruhpelaku tersebut bila dibandingkan dengan metode pemahaman andiartikansebagaitindakan, semua pariabel atau pemberian kondisi yangakan dinilai. Rumusan masalah penelitian eksperimenRumusan Masalah adalah penegasan dari adanya kesenjanganantara aspek-aspek teoretis dan aspek-aspek realistis tentang fenomenayang diteliti, yang sebelumnya telah diuraikan pada latar kmenyatakan secara tersurat pertanyaan-pertanyaan yang hendakdicarikan jawabannya.Rumusan masalah dalam penelitian ilmiah biasanya diformulasikandalam bentuk kalimat pertanyaan. Rumusan masalah yang baik akanmenampakan variabel-variabel yang diteliti, jenis atau sifat hubunganantara variabel-variabel tersebut dan subjek penelitian1

b. Identifikasi masalah penelitian eksperimenIdentifikasimasalahdalam penelitian.merupakansalahsatuDengan identifikasi yanghalpentingjelas peneliti akanmengetahui variabel yang akan diukur dan apakah ada alat untukmengukur variabel tersebut.c. Tujuan penelitian eksperimenTujuan dilakukan penelitian eksperimen untuk mengetahuihubungan sebab-akibat yang tercipta antar variabel. Penelitianeksperimen akan meneliti pengaruh suatu perlakuan tertentu terhadapsebuah variabel dibandingkan dengan variabel lain dengan perlakuanyang berbeda.Misalnya, penelitian eksperimen yang dilakukan dalam bidangpendidikan biasanya bertujauan untuk menilai dan membuktikanpengaruh pembelajaran metode problem solving terhadap prestasibelajar jika dibandningkan dengan metode konvensional.d. Kesimpuln penelitian eksperimenPenyusunan latar belakang masalah, rumusan masalah dan tujuanpenelitian padapenelitiankorelasionaldan ekperimenharusmemenuhu beberapa aspek sebagai berikut :1. Pada latar belakang masalaha. Penjelasan atau penegasan secara teoristik (didukung olehteori) dan secara realistik (didukung oleh fakta dan data).b. Memuat tentang mengapa dugaan itu dianggap masalah danmengapa penting untuk diteliti dan apa dampaknya apabilamasalah ini dibiarkan untuk tidak diteliti.c. ahkan dan apa manfaat hasil penelitian ini bagi kehidupanpraktis dan perkembangan ilmu pengetahuand. Uraian masalah berbentuk deduksie. Variabel-variabel yang akan diteliti secara umum sudahdijabarkan dalam latar belakang masalah2

2. Pada rumusan masalaha. Dirumuskan dalam kalimat tanya (?) yang padat dan jelasb. Memberikan petunjuk tentang kemungkinan pengumpulan dataguna menjawab pertanyaan dalam rumusan masalah tersebut3. Pada Tujuan penelitiana. Tujuan penelitian dirumuskan dalam kalimat pernyataanb. Tujuan penelitian harus konsisten dan sejalan dengan masalahyang telah diuraikan pada rumusan masalahc. Tujuan penelitian untuk tingkat mahasiswa bukan hanyasekedar mencari solusi akan masalah tersebut, melainkan haruslebih luas dan saling berkaitan satu sama lainnya.2. Hipotesis penelitian dan variabel penelitian eksperimena. HipotesisHipotesis merupakan pernyataan mengenai dugaan hubunganantara dua atau lebih variabel yang terlibat dalam penelitian. Dalampenelitian eksperimental, hipotesis menyatakan hubungan sebab akibat.Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusanmasalah penelitian, di mana rumusan masalah penelitian telahdinyatakan dalam bentuk kalimat pertanyaan. Dikatakan sementara,karena jawaban yang diberikan baru didasarkan pada teori yang relevan,belum didasarkan pada fakta-fakta empiris yang diperoleh melaluipengumpulan data. Jadi hipotesis juga dapat dinyatakan sebagai jawabanteoritis terhadap rumusan masalah penelitian, belum jawaban yangempiricPenelitian yang merumuskan hipotesis adalah penelitian yangmenggunakan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian kualitatif, tidakdirumuskan hipotesis, tetapi justru diharapkan dapat ditemukanhipotesis. Selanjutnya hipotesis tersebut akan diuji oleh peneliti denganmenggunakan pendekatan kuantitatif.3

Perumusan hipotesis penelitian merupakan langkah ketiga dalampenelitian, setelah peneliti mengemukakan landasan teori dan kerangkaberfikir. Tetapi perlu diketahui bahwa tidak setiap penelitian harusmerumuskan hipotesis. Penelitian yang bersifat ekploratif dan deskriptifsering tidak perlu merumuskan hipotesis.1. Jenis-jenis hipotesisHipotesis ilmiah (scientific hypothesis) terbagi menjadi 2 sebagaiberikut : Hipotesis umum (general hypothesis) Hipotesis eksplisit (explicit hypothesis)2. Hipotesis statistik (statistic hypothesis) Hipotesis alternatif (Ha) Hipotesis nol (Ho)b. VariabelVariabel penelitian adalah karakter, atribut atau segala sesuatu yangterbentuk, atau yang menjadi perhatian dalam suatu penelitian sehinggamempunyai variasi antara satu objek yang satu dengan objek yang laindalam satu kelompok tertentu kemudian ditarik kesimpulannya. Variabelmerupakan sesuatu yang menjadi objek pengamatan penelitian, seringjuga disebut sebagai faktor yang berperan dalam penelitian atau gejalayang akan diteliti.Variabel penelitian adalah sesuatu yang menjadi fokus perhatian iabelmerupakan suatu besaran yang dapat diubah atau berubah sehingga dapatmempengaruhi peristiwa atau hasil penelitian. Dengan penggunaanvariabel, kita dapat dengan mudah memperoleh dan memahamipermasalahanPada pembahasan sebelumnya, banyak yang disebut tentang variabel,apakah itu variabel ? variabel adalah segala sesuatu yang berkaitandengan faktor, keadaan, kondisi, perlakuan, ataupun tindakan yangd4

diperkirakan peneliti dapat mempengaruhi hasil dari eksperimennantinya.Ada dua jenis varibael yaitu :a. Variabel eksperimentalYang dimaksud dengan variabel eksperimental adalah variabel yangberkaitan dan diterapkan secara langsung dengan tujuan untukmengetahui gejala tertentu.3. Tinjauan pustaka penelitian eksperimena. Tehnik Tinjauan PustakaKajian pustaka dalam suatu penelitian ilmiah adalah salah satubagian penting dari keseluruhan langkah-langkah metode penelitian.Cooper dalam Creswell mengemukakan bahwa kajian pustakamemiliki beberapa tujuan yakni; menginformasikan kepada pembacahasil-hasil penelitian lain yang berkaitan erat dengan penelitian yangdilakukan saat itu, menghubungkan penelitian denganliteratur-literaturyang ada, dan mengisi celah-celah dalam penelitian-penelitiansebelumnya.Berdasarkan beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwakajian pustaka adalah suatu kegiatan penelitian yang bertujuanmelakukan kajian secara sungguh-sungguh tentang teori-teori dankonsep-konsep yang berkaitan dengan topik yang akan diteliti sebagaidasar dalam melangkah pada tahap penelitian selanjutnya. Teori dankonsep yang dikaji digunakan untuk memperjelas dan mempertajamruang lingkup dan konstruk variable yang akan di teliti, sebagai dasarperumusan hipotesis dan penyusunan iinstrumen penelitian, dansebagai dasar dalam membahas hasil penelitian untuk digunakan untukmemberikan saran dalam upaya pemecahan topik permasalahan5

b.Tehnik Menggunakan MendeleyLangkahpertama yang perlu teman-teman lakukan adalah menginstal aplikasimendeley, yupp cukup mudah karena teman-teman bisa langsung cari digoogleBerikutnya silakan teman-teman instal ya, caranya klik url digambaryaitu From /downloads atau bisa dengan pencarian yang lainnyaseperti yahoo dengan link windows/instructions/Maka akan tampil gambar ke dua, yaitu anda diperintahkan untukmengikuti langkah instalasiLangkah kedua setelah terinstal, silakan buka mendeley yang sudahterpasang pada dekstop teman-teman, maka akan tampil mendeley desktopsebagai berikut :6

Dilangkah kedua ini, teman-teman akan saya bantu bagaimana caramembuat daftar pustaka yang akan otomatis tampil di dokumen jurnalyang teman-teman sedang buat. Teman-teman silakan turunkan scrollproject mendeley untuk membuat sebuah folder, berikut tampilannyaSaya membuat folder dengan nama Berkas siti .Langkah ketiga yaitu teman-teman harus memasukan daftar jurnal yangdigunakan sebagai referensi teman-teman dalam membuat jurnal . dengancara mengklik tombol icon Add atau dokumen tambah, maka mendeleyakan mengarahkan anda kepada folder dokumen yang teman-temansimpan.7

Maka mendeley akan menampilkan berkas yang anda tambahkan kedalamfolder Berkas siti. Silakan tambahkan lagi data yang anda butuhkan.8

Langkah keempat yaitu, jika semua dokumen referensi telah andatambahkan ke dalam folder, langkah selanjutnya adalah anda harusmenambahkan mendeley ke dalam word anda sehingga bisa digunakan.Kita harus menginstal plugin. Caranya klik menu bar Tools kemudianklik Install MS Word PluginLangkah kelima adalah buka word yang sedang aktif atau dokumen yanganda buat untuk meletakan daftar pustaka. Setelah kita install plugin makaakan terlihat di word anda, software mendeley tertanam disana9

Langkah keenam adalah silakan anda klik References laluInsertCitation, lalu ketik sembarang huruf dan pilih file yang akan andamasukan ke dalam word, bisa menekan CTRL A atau CTRL klikdokumen yang akan dipilihSetelah semua dipilih, langkah terakhir adalah klik OK. lalu klik insertBibliography . semua perintah ada di Mendeley Cite-O-Matic ya temantemanMaka daftar pustaka akan terbetuk seperti dibawah ini, bentuk daftarpustaka dapat kita rubah stylenya apakah IEEE, APA dan sebagainya, satkita klik style maka daftar pustaka akan berubah secara otomatis.10

3.Kerangka berpikirKerangka berikir adalah suatu diagram yang buahpenelitian.Penamaan kerangka berpikir bervariasi, kadang disebutjuga dengan kerangka konsep, kerangka teoritis atau model teoritis(theoritical model).4. Populasi, Sampel Dan Tehnik Penyusunan Penelitian Eksperimena. PopulasiPopulasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas : objek atausubjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yangditetapkan oleh penelitiuntuk dipelajarikemudian ditarikkesimpulannya ( sugiono , 2013 hlm.117)b. SampelSampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yangdimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar , dan penelititidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi.,misalnya karena keterbatasan dana , tenaga dan waktu., maka11

peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu.Apa yang dipelajari dari sampel itu, kesimpulannya akan dapatdiberlakukan untuk populasi. Untuk itu sampel yang diambil daripopulasi harus betul- betul refresentatif.5. Tehnik Analisis Data Penelitian EksperimenAnalisis data dilakukan dengan menggunakan data statistik. Datayang diperoleh adalah tingkatketerampilanberbicarasiswa.Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan perhitungan datastatistik.Tingkat keterampilan berbicara siswa diukur melalui tesunjuk kerja (perpormance), dengan aspek criteria sebagai berikut :a. Pehamahanb. Ketelitianc. Kefasihand. PelafalanAnalisis data – data ini dikategorikan sebagai berikut :1. Analisis deskriptifAnalisis deskriftif dimaksudkan untuk mengetahui gambaranmasing- masing variabel. Kegiatan ini dilakukan pada prosesanalisis deskriptif ini adalah mengolah data dari setiap variabeldengan bantuan computer6.Desain Penelitian EksperimenPenelitian ini menggunakan metode eksperimen. Penelitianeksperimen diartikan sebagai pendekatan penelitian kuantitatif yangpaling jenuh, artinya memenuhi semua persyaratan untuk mengujihubungan sebab akibat. Sugiyono(2012:107) metode peenlitianeksperimen diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untukmencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisiterkendali. Desain penelitian eksperimen ke dalam 3 bentuk yaknipreesperinmental design, true eksperimental design dan quasyesperimen design.12

1. Pre- experimental designDesain ini dikatakan sebagai pre-experimental design karenabelum merupakan ekseperimen sungguh- sungguh karena masihterdapat variabel luar yang ikut berpengaruh terhadap bentukvariabel dependen. Bentuk pre-ekperimental design ini adabeberapa macam antara lain :a. One –shoot case study (studi kasus satu tembakan )Dimana dalam design penelitian ini terdapat satu kelompokdiberi treatment ( perlakuan) dan selanjutnya diobservasihasilnya ( treatment adalah sebagai variabel independen danhasil adalah sebagai variabel dependen). Dalam eksperimen inisubjek disajikan dengan beberapa jenis perlakuan lalu diukurhasilnya.b. One –group prettest- posttest design ( satu kelompok pretestposttest)Kalau pada desain”a” tidak ada pretest, maka pada desainini terdapat pretest sebelum diberi perlakuan. Dengan demikianhasil perlakuan dapat diketahui lebih akurat, karena dapatmembandingkan dengan keadaan sebelum diberiperlakuan.c. Intact- group comparisonPada desain ini terdapat satu kelompok yang digunakanuntuk penelitian, tetapi dibagi menjadi dua yaitu : setengahkelompok untuk eskperimen ( yang diberi perlakuan) dansetengah untuk kelompok kontrol ( yang sudah tidak diberiperklakuan)2. True experimen designDikatakan true experimental ( eksperimen yang sebenarnya/betul-betul ) karenadalam desain ini peneliti dapat mengontrolsemua variabel luar yang mempengaruhi jalannya eksperimen.Dengan demiakian validitas internal (kualitas pelaksanaanrancangan peneliti ) dapat menjadi tinggi. Ciri utama dari true13

eksperimen adalah bahwa, sampel yang digunakan untukeksperimen maupun sebagai kelompok kontrol diambil secararandom (acak) dari populasi tertentu. Jadi cirinya adalah adanyakelompok kontrol dan sampelyang dipilih secara random. Desaintrue experimental terbagi atas :a. Posstest-only control designDalam desain ini terdapat dua kelompok yang masing- masingdipilih secara random (R). kelompok pertama diberi perlakuan(X) dan kelompok lain tidak. Kelompok yang diberikanperlakuan disebut kelompok eksperimen dan kelompok yangtidak diberi perlakuan disebut sebagai kontrol.b. Pretest- posstest control group designDalam desain ini terdapat dua kelompok yang dipilih secaraacak / random, kemudian diberi pretest untuk mengetahuikeadaan awal adakah perbedaan antara kelompok eksperimendan kelompok kontrol.c. The solomon four- group designDalam desain ini, dimana salah satu dari empat kelompokdipilih secara random. Dua kelompok diberi prestest dan duakelompok tidak. Kemudian satu dari kelompok pretest dan satudari kelompok prestest dan satu kelompok non postest diberiperlakuan eskperimen, setelah itukeempat kelompok ini diberipostetst.3. Quasi experimental designBentuk desain eksperimen ini merupakan pengembangan daritrue experimental design, yang sulit dilaksanakan. Desain empengaruhi pelaksanaan eksperimen. Walaupun demikian,desain ini lebih baik dari pre-experimental design. Quasiexperimental design digunakan untuk penelitian. Dalam suatu14

kegiatan administrasi atau menejemen misalnya, seringtidakmunggunakan sebagian para karyawan untuk eksperimen dansebagian tidak. Sebagian menggunakan prosedur kerja baru yanglain tidak. Oleh karena itu, untuk mengatasi kesulitan dikembangkan desan quasi experimental. Desain eksperimenmodel ini diantaranya sebagai berikut :a. Time series designDalam desain ini kelompok yang digunakan untukpenelitian ini tidak dapat dipilih secara random.Sebelumdiberi perlakuan, kelompok diberi pretest sampai empat kalidengan maksud untuk mengetahui kestabilan dan kejelasankeadaan kelompok sebelum diberi perlakuan. Bila hasil pretestselama empat kali ternyata nilainya berbeda- beda, beratikelompok tersebut keadaannya labil, tidak menentu, dan atdiketahui dengan jelas, maka bari diberi treatment/perlakuan.Desain penelitian ini hanya menggunakan satu kelompok saja,sehingga tidak memerlukan kelompok kontrol.b. Nonaquivalent control group designDesain ini hampir sama dengan pretest-posttest controlgroup design, hanya pada desain ini kelompok eksperimenmaupun kelompok kontrol tidak dipilih secara random. Dalamdesain ini, baik kelompok experimental maupun kelompokkontrol dibandingkan, kendati kelompok tersebut dipilih danditempatkan tanpa melalui random. Dua kelompok yang adadiberi pretest, kemudian diberikan perlakuan, dan terakhirdiberikan postes.15

c. Conterbalanced designDesain ini kelompok menerima semua perlakuan, hanya dalamurutan perlakuan yang berbeda- beda, dan dilakukan secararandom.Dari ketiga jenis penelitian eksperimen diatas, maka penelitianini menggunakan metode penelitian eksperimen quasi (Quasiexperimental design), desain penelitian yang digunakan adalahNonequivalent Control group design. Dimana kelompok experimenmaupun kelompok kontrol tidak dipilih secara random. Kelompokeksperimen dan kontrol dilakukan test awal. Kedua kelompokmendapar perlakuan berbeda, dimana kelompok eksperimenmenggunakan model pembelajaran kooperatif numbered headstogethter (NHT) dan kelompok kontrol menggunakan modelpembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization (TAI)dan diakhiri dengan test akhir untuk masing- masing kelompok.7. Judul- judul skripsi penelitian eksperimenContoh judul penelitian eksperimen sebgai berikut :1. Pengaruh Penggunaan Jejaring Sosial Facebook Terhadap PerilakuSiswa 13Kelas Viii Terhadap Guru Di Smpn 1 Kalasan2. Pengaruh Media Animasi Terhadap Hasil Belajar Siswa PadaKonsep Asam-Basa Terinegrasi Nilai3. Pengaruh Model Pembelajaran Examples Non Examples TerhadapHasil Belajar Matematika Siswa Pada Materi Bangun Datar KelasVII Mtsn Karangrejo Tulungagung Semester Genap Tahun Ajaran2012/20134. Perbedaan Pembelajaran Biologi Melalui Media AnimasiMacromedia Flash Dengan Media Power Point Interaktif TerhadapHasil Belajar Siswa5. Pengaruh Media Promosi Kesehatan Terhadap Perilaku Kesehatan6. Perbedaan Hasil Belajar Siswa Antara Menggunakan Media PocketBook Dan Tanpa Pocket Book Pada Materi Kinematika GerakMelingkar Kelas X7. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Audio Visual DanMotivasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran FiqihDi Mts Assalafi Kenteng, Kec.Susukan, Kab. Semarang TahunAjaran 2014/201516

8. Pengaruh Media Pembalajaran Film Dokumenter Terhadap HasilBelajar Siswa Kelas Xi Ips Sma Negeri 1 Batang Tahun Ajaran2012/20139. Penggunaan Media Presentasi Pembelajaran Berbasis VisualisasiTiga Dimensi Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata PelajaranKonstruksi Bangunan Gedung Kelas Xi Teknik Gambar BangunanSmk Negeri 7 Semarang Tahun Pembelajaran 2012/201310. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Pendidikan AgamaIslam Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di Sdn 2 Binade KecamatanNgrayun Ponorogo11. Pengaruh Online Shop Pada Media Sosial Instagram TerhadapPerilaku Konsumtif Siswa-Siswi Smp Islam Cikal Harapan BumiSerpong Damai Kota Tangerang Selatan12. Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Time Token ArendsTerhadap Hasil Belajar Pkn Siswa Kelas Iv Sdn Pisangan 313. Perbedaan Penggunaan Media Pembelajaran E-Learning BerbasisWebsite Dan Media Powerpoint Pada Pelajaran Sosiologi MateriInteraksi Sosial Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X DiMadrasah Aliyah Pembangunan Uin Jakarta14. Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Hasil BelajarSeni Budaya Dan Ketrampilan (Sbk) Kelas Iv Min GunturKabupaten Demak15. Pengaruh Metode Pembelajaran Value Clarification Technique(Vct) Terhadap Sikap Demokratis Dalam Pembelajaran Pkn PadaSiswa Kelas Viii Smp Negeri 2 Mlati Sleman8. Alur pembuatan skripsiA. Jenis Kertas1. Menggunakan jenis kertas HVS 70 gram ukuran kuarto(21,5 cm x 28 cm) warna putih.2. Sampul luar menggunakan kertas buffalo atau linenberwarna hijau.B. Tata Pengetikan1. Dilakukan pada satu muka kertas dan tidak bolak balikdengan format sebagai berikut :a. Pinggir atas: 4 sentimeter dari tepi kertasb. Pinggir bawah: 3 sentimeter dari tepi kertasc. Pinggir kiri: 4 sentimeter dari tepi kertasd. Pinggir kanan: 3 sentimeter dari tepi kertas17

2. Jenis huruf yang digunakan adalah Times New Romandengan ukuran 12 berwarna hitam.3. Penggandaan hasil ketikan dilakukan dengan fotokopisejumlah: 5 eksemplar (2 untuk dosen penguji, 1 untukmahasiswa, dan 2 untuk fakultas).C. Penomoran1. Penomoran Bab, Anak Bab, dan Paragrafa. Penomoran pada bab menggunakan angka Romawi kapitaldan letaknya di tengah atas.b. Penomoran anak bab dan paragraf sesuai dengan AmericanPsychological Association (APA) style, yaitu kombinasihuruf dan angka.2. Penomoran Halamana. Penomoran halaman bagian sampul bagian dalamsampai pada daftar lampiran menggunakan angkaromawi kecil diletakkan di pojok kanan atas.b. Penomoran bagian “lampiran” dimulai dengan A-1dan seterusnya. Sementara heading, disesuaikandengan klasifikasinya (Appendix A, B, dst.).c. Penomoran halaman pada bab menggunakan angkaarab diletakkan di tengah bawah.d. Selain pada bagian bab, penomoran halamanmenggunakan angka arab diletakkan di pojok kananatas.D. Spasi1.Jarak antara baris yang satu dengan baris berikutnya adalah 2 (dua)spasi.2.Jarak antara penunjuk bab(BABI)dengantajukbab(PENDAHULUAN) adalah 2 (dua) spasi.3.Jarak antara tajuk bab (PENDAHULUAN) dengan teks pertama yangditulis atau antara tajuk bab dengan anak bab adalah 4 (empat) spasi.4.Jarak antara anak tajuk bab dengan baris pertama teks adalah 2 (dua)spasi, dengan alinea teks diketik menjorok ke dalam 7 (tujuh) ketukan.5.Jarak antara baris akhir tengah dengan tajuk anak bab berikutnya adalah 4(empat) spasi.6.Jarak antara teks tabel, gambar grafik diagram atau judulnya adalah 3(tiga) spasi.18

7.Alinea baru diketik menjorok kedalam 5 (lima) ketukan dari margin kiriteks. Jarak antara alinea yang satu dengan alinea yang lain adalah 2 (dua)spasi.8.Penunjuk bab dan tajuk selalu mulai dengan halaman baru.E. Tabel1. Nomor tabel diletakkan di kiri atas.2. Judul tabel dibawah nomor tabel dengan format huruf tegakTimes New Roman 12.3. Formattabel sesuai denganpanduanAmerican Psychological Association (APA) style.4. Menggunakan 1 spasi.5. Tabel diletakkan penuh antara jarak margin kiri dan kanan.F. Diagram/Gambar1. Nomor dan judul gambar diletakkan di kiri bawah setelahgambar.2. Gambar diletakkan penuh antara jarak margin kiri dankanan.G. Kutipan1. Menggunakan 1 spasiH. Daftar PustakaDaftar pustaka ditulis dengan mengikuti formatAmerican Psychological Association (APA) style.19

PROPOSAL SKRIPSIA. Pengertian Proposal SkripsiProposal skripsi adalah tulisan yang berisi rancangan huntukskripsijugamerupakan rancangan penelitianyang disusun secara sistematis,metodologis dan logis, sehinggamahasiswa dapat melaksanakanpenelitian dengan benar serta dapat menyelesaikan penelitian sesuaidengan waktu yangdijadwalkan.B. Format Penulisan Proposal SkripsiFormat proposal skripsi terdiri dari berbagai bagian :1. Bagian AwalBagian awal proposal skripsi mencakup sampul depan (cover),lembar pengesahan, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, dandaftar lampiran.2. Bagian IsiBagian isi mencakup: Penegasan Judul; Latar BelakangMasalahIdentifikasi dan Batasan Masalah; Rumusan Masalah; TujuanPenelitian; Manfaat penelitian; KajianPenelitian Terdahulu yangRelevan; Metode Penelitian; Kerangka Teoretik. Adapunpenjelasannya diuraikan berikutnya.a. Penegasan JudulBerisi tentang penjelasan kata kunci terkaitterminologiyang terdapat dalam judul skripsi sertamenjelaskan apamaksud dari judul skripsi. Hal ini dimaksudkan agar tidakterjadi kesalahpahaman dalammemahami judul skripsi yangpenulis maksud.b. Latar Belakang MasalahLatar belakang masalah adalah uraian tentangmasalahyang melatarbelakangi dilakukannya sebuahpenelitian. Latarbelakang masalah mengungkapkansegala persoalan yang20

berkaitan dengan masalahpenelitian, baik teoretis maupungejala empiris, danmenjelaskan mengapa masalah itu perluditeliti. Selainitu, latar belakang masalah juga menjelaskantentangalasan rasional, bahwa masalah penelitian kegiatanpenelitian. Bagian ini, perlu juga sebutbagiperkembangan ilmu pengetahuan dan bagi kehidupan.c. Identifikasi dan Batasan MasalahIdentifikasi masalah merupakan point-point tentangkemungkinan-kemungkinan cakupan yang dapat etapkan batas-batas masalah penelitian supayalebihjelas, sehingga ditemukan masalah yang termasukdanmasalah tidak termasuk dalam penelitian. nyataanyang menggambarkan adanya permasalahan.d. Rumusan MasalahRumusan masalah adalah rumusan pertanyaanpertanyaanyang disampaikan secara eksplisit tentangmasalah penelitianyang hendak dicari jawabannyamelalui penelitian yang akandilaksanakane. Tujuan PenelitianTujuan penelitian merupakan maksud daripenelitiandidasarkan pada masalah yang telahdirumuskan sebelumnya.Tujuan penelitian dinyatakandalam kalimat yang sifatnyamenggali atau mendalamiinformasi faktual. Kata-kata yangdapat digunakan dalamtujuan penelitian, misalnya: untuk21

mempelajari (to study),mengeksplorasi (to explore), mengkaji(to analysis),menemukan (to find out), atau mengungkapkan(to reveal).f. Manfaat ukontribusi yang dapat diperoleh daripenelitian yang akandilakukan. Manfaat penelitian dapatberupa kontribusi teoritisuntuk pengembangan ilmupengetahuan, maupun natifpenyelesaiandalam praktek. Manfaat penelitian dapat alnya,kegunaan penelitian bagi: siswa, guru, sekolah,dinaspendidikan, masyarakat, dan lain-lain.g. Kajian Penelitian Terdahulu yang Relevan (Studi Pustaka)Kajian penelitian terdahulu yang Relevanmerupakanulasan peneliti terhadap bahan Pustaka danhasil-hasil penelitianyang sudah dilakukan orang laindan relevan dengan tema dantopik penelitian yang akandilakukan. Kajian penelitianterdahulu yang relevandilakukan dengan mencari, itiansebelumnyayang memuat teori-teori yang relevan denganpenelitianyang akan dilakukan.Kajian penelitian yang relevanterdahulu dilakukanuntuk mengetahui batas akhir penelitianyang sudah ada(state of the art) dengan menyebutkan nyang akan dilakukan. Dari sini kemudian akandilakukanya.22

h. Metode PenelitianMetode penelitian adalah tata cara peneliti untukmengumpulkan informasi terhadap data yang telahdidapatkan.Macam-macam metode penelitian yaitumetode penelitiankuantitatif dan kualitatif.i. Kerangka TeoretikKerangka teori adalah rujukan teori yang relevanyangdigunakan untuk menjelaskan tentang variabelyang akanditeliti, sebagai dasar untuk memberi jawabansementaraterhadap rumusan masalah yang diajukan(hipotesis jika ada)dan penyusunan instrumentpenelitian.3.Bagian AkhirBagian akhir proposal memuat outline sementara, daftarrujukan, dan lampiran.23

DAFTAR PUSTAKAAde Heryana, Hipotesis penelitian .Prodi Kesmas Universitas ESA Unggul 2020Ahmad Tanzeh, Metodologi Penelitian Praktis, (Yogyakarta: Teras, 2011)Ana Istiani dan Hidayatulloh, Analisis Kesalahan Siswa Dalam MenyelesaikanSoal Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar, dalam Prosiding SeminarNasional Matematika dan Pendidikan Matematika UIN Raden IntanLampung, 21/landasan-teori-kerangka-pikirdan-hipotesis/M. SIDI Dkk, Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa. Institut AgamaIslam NegeriRaden Intan Lampung 2014Mo,tasim , Penelitian Dan Sumbangannya Terhadap Ilmu Pengetahuan (Sains).STID Al-Ibrahimy BangkalanPrasetya Rawan, Sri Enny Triwidiastuti, Pengantar Metode Penelitian. ModulSugiyono, Metode Penelitian Pendid

Rumusan masalah penelitian eksperimen Rumusan Masalah adalah penegasan dari adanya kesenjangan antara aspek-aspek teoretis dan aspek-aspek realistis tentang fenomena . cara mengklik tombol icon Add atau dokumen tambah, maka mendeley akan mengarahka