Transcription

KARYA TULIS ILMIAHGAMBARAN PERAN IBU DALAM MEMBIMBING MENYIKAT GIGIPADA ANAK TK DHARMA WANITA KANDANGANDiajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelarAhli Madya Kesehatan GigiRISKA ARDIA PRAMESTIP07125116030PRODI D-III KESEHATAN GIGIJURUSAN KEPERAWATAN GIGIPOLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATANYOGYAKARTATAHUN 2019i

PERSETUJUAN PEMBIMBINGKarya Tulis Ilmiah“Gambaran Peran Ibu Dalam Membimbing Menyikat Gigi Pada Anak TK DharmaWanita Kandangan”Disusun Oleh :RISKA ARDIA PRAMESTIP07125116030Telah disetujui oleh pembimbing pada tanggalMenyetujui,Pembimbing Utama,Pembimbing Pendamping,Ta'adi, SPd., S.SiT., M.KesNIP. 196602031986031003Etty arta, .Ketua Jurusan Keperawatan GigiSuharyono, SPd., S.SiT., M.KesNIP.196012121981031006ii

HALAMAN PENGESAHANKARYA TULIS ILMIAH“Gambaran Peran Ibu Dalam Membimbing Menyikat Gigi Pada Anak TK DharmaWanita Kandangan”Disusun Oleh:RISKA ARDIA PRAMESTINIM.P07125116030Telah dipertahankan dalam seminar di depan dewan pengujipada tanggal :Januari 2019SUSUNAN DEWAN PENGUJIKetua,Dr. drg. Quroti Ayun, M.KesNIP.196905241994032001Anggota,( )Ta'adi, SPd., S.SiT., M.KesNIP. 196602031986031003Anggota,Etty Yuniarly.,S.S.T.,M.P.HNIP.197106211991022001( )(. . )Yogyakarta, .Ketua Jurusan Keperawatan GigiSuharyono, SPd., S.SiT., M.KesNIP.196012121981031006iii

HALAMAN PERNYATAAN ORISINALITASKarya Tulis Ilmiah ini adalah hasil karya penulis sendiri, dan semua sumberyang dikutip maupun dirujuk telah penulis nyatakan dengan benar.Nama: Riska Ardia PramestiNIM: P07125116030Tanda Tangan:Tanggal:Januari 2019iv

KATA PENGANTARPuji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat danrahmat-Nya, penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini dilakukan dalamrangka memenuhi salah satu syarat untuk mencapai gelar Ahli Madya Kesehatan Gigipada Program Studi Diploma III Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes KemenkesYogyakarta. Karya Tulis Ilmiah ini terwujud atas bimbingan dan pengarahan madanEttyYuniarly.,S.S.T.,M.P.H selaku pembimbing pendamping serta bantuan dari berbagaipihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu. Penulis pada kesempatan inimenyampaikan ucapan terima kasih kepada :1.Joko Susilo, SKM.,M.Kes selaku direktur Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.2.Suharyono, SPd., S.SiT., M.Kes selaku ketua Jurusan Keperawatan Gigi3.Dwi Suyatmi, S.SiT., MDSc selaku ketua prodi diploma III.4.Dr. drg. Quroti Ayun, M.Kes selaku ketua peguji yang telah membimbing danmembantu penulis menyusun Karya Tulis Ilmiah ini.5.Orang tua dan keluarga penulis yang telah memberikan bantuan material danmoral.6.Sahabat yang telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan Karya TulisIlmiah ini.7.Teman-teman seperjuangan di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.Akhir kata, penulis berharap Tuhan Yang Maha Esa berkenan membalas segalakebaikan semua pihak yang telah membantu. Semoga Karya Tulis Ilmiah inimembawa manfaat bagi pengembangan ilmu.Yogyakarta, . .Penulisv

DAFTAR ISIHalamanHALAMAN JUDUL. iHALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING . iiHALAMAN PENGESAHAN. iiiHALAMAN PENGESAHAN ORISINILITAS .ivKATA PENGANTAR .vDAFTAR ISI .viDAFTAR TABEL .viiiDAFTAR GAMBAR . ixDAFTAR LAMPIRAN . xABSTRAK . xiABSTRACT . xiiBAB I PENDAHULUAN . 1A.B.C.D.E.F.Latar Belakang . 1Rumusan Masalah . 3Tujuan Penelitian . 3Ruang Lingkup . 4Manfaat Penelitian . 4Keaslian Penelitian . 5BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 7A. Telaah Pustaka . 7B. Landasan Teori . 12C. Pernyataan Penelitian . 13BAB III METODE PENELITIAN . 14A.B.C.D.E.F.G.H.I.Jenis Penelitian . 14Desain Penelitian. 14Populasi dan Sampel . 15Lokasi dan Waktu Penelitian . 15Aspek yang Diteliti . 15Batasan Istilah . 16Teknik Pengumpulan Data . 16Instrumen Penelitian . 16Prosedur Penelitian.17J. Manajemen Data . 17vi

K. Etika Penelitian . 18BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 19A. Hasil Penelitian .19B. Pembahasan .23BABVKESIMPULANDANSARAN.26A. Kesimpulan .26B. Saran .26DAFTAR PUSTAKA . 28LAMPIRANvii

DAFTAR TABELTabel 1.Tabel 2.Tabel 3.Tabel 4.Tabel 5.Tabel 6.Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Usia.Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pendidikan .Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pekerjaan .Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Tingkat Pengetahuan Ibu .Tabulasi silang antara Usia dan Tindakan Ibu Membimbing Menyikat GigiTabulasi silang antara Pendidikan dan Tindakan IbuDalam Membimbing Menyikat Gigi .Tabel 7. Tabulasi silang antara Pekerjaan dan Tindakan Ibu Membimbing .Menyikat Gigi .viii192020202122

DAFTAR GAMBARGambar 1. Cara Menyikat Gigi yang Baik dan Benar . 13ix

DAFTAR LAMPIRANLampiran 1. Surat Ijin PenelitianLampiran 2. Penjelasan Untuk Mengikuti PenelitianLampiran 3. KuesionerLampiran 4. Hasil PenelitianLampiran 5. Foto Penelitianx

GAMBARAN PERAN IBU DALAM MEMBIMBING MENYIKAT GIGIPADA ANAK TK DHARMA WANITA KANDANGANRiska Ardia, Ta'adi, Etty YuniarlyJurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes YogyakartaJl. Tatabumi No. 3 Banyuraden, Gamping, SlemanEmail : [email protected] Belakang: Anak umur 0 sampai 5 tahun merupakan masa keemasan(golden age). Masa ini merupakan waktu ideal untuk anak mencari, mempelajaridan memperoleh konsep dasar yang mempengaruhi kehidupan anak dimasaselanjutnya. Ibu anak balita yang memiliki peran kurang terhadap kesehatan gigianaknya sebesar 76,8%, ibu yang tidak pernah memeriksakan gigi anak balitanyake dokter gigi sebesar 71,33% mereka beranggapan gigi susu hanya sementara danakan diganti dengan gigi permanen sehingga ibu menganggap kerusakan pada ujuan Penelitian : Untuk mengetahui gambaran peran ibu dalam membimbingmenyikat gigi pada anak TK Dharma Wanita Kandangan.Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif denganmetode cross secsional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu dari anak kelas BTk Dharma Wanita Kandangan. Sampel pada penelitian ini menggunakan sampeljenuh,. Data hasil penelitian disajikan dalam distribusi frekuensi dantabulasisilang.Hasil penelitian: Peran Ibu dalam membimbing menyikat gigi dengan kriteriabaik pada kelompok usia 31-40 tahun (52,8%), menurut pendidikan kriteria baikpada pendidikan SMA (47,2%) dan menurut pekerjaan kriteria baik Ibu rumahtangga(52,8%).Kesimpulan: Peran ibu dalam membimbing menyikat gigi pada anakdengan kriteria baik.Kata Kunci: Peran Ibu,Membimbing Menyikat Gigi, Anak Tkxi

DESCRIPTION OF MOTHER’S ROLE IN TEACHING TOOTH BRUSHINGAMONG CHILDREN OF TK DHARMA WANITA KANDANGANRiska Ardia, Ta'adi, Etty YuniarlyDental Nursing Department, Poltekkes Kemenkes YogyakartaJl. Tatabumi No. 3 Banyuraden, Gamping, SlemanEmail : [email protected]: 0 to 5 years were the golden age. This is the ideal period forchildren to look for, learn and gain basic concepts which will affect their lives inthe future. 76.8% of mothers of infants have poor role in their children’s dentalhealth, 71.33% of mothers never take their infants to dentist because baby teeth areonly temporary and will be replaced by permanent teeth, so they think earch Purpose : Describing the role of mothers in teaching tooth brushingamong children of TK Dharma Wanita Kandangan.Research Method : The present study was a descriptive study with crosssecsional method. The research population was mothers of students of B class ofTk Dharma Wanita Kandangan. The research sample was saturated sample. Theresearch result data was presented as frequency distribution and cross-tabulation.Research Result : Mother’s role in teaching tooth brushing was good in the 3140 years old age group (52.8%), good in high school education group (47.2%) on: Mother’s role in teaching tooth brushing was good.Keywordsstudent:Mother’s role, Teaching tooth brushing, Kindergartenxii

BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangKesehatan gigi dan mulut merupakan bagian dari kesehatan tubuhyang turut berperandalam menentukansatus kesehatan seseorang(Tantursyah, 2009). Masyarakat Indonesia memiliki masalah kesehatan gigidan mulut sebesar 25%. Penyakit gigi dan mulut yang paling banyak dijumpaiadalah karies dan penyakit periodontal (Hamadi, 2015).Selain itu orang tua juga mempunyai peran yang cukup besar di dalammencegah terjadinya akumulasi plak dan terjadinya karies pada anak.Pengetahuan orang tua sangat penting dalam mendasari terbentuknya perilakuyang mendukung atau tidak mendukung kebersihan gigi dan mulut anak.Pengetahuan tersebut dapat diperoleh secara alami maupun secara terencanayaitu melalui proses pendidikan. Orang tua dengan pengetahuan rendahmengenai kesehatan gigi dan mulut merupakan faktor predisposisi dariperilaku yang tidak mendukung kesehatan gigi dan mulut anak (Mushtoffa,2009).Mishu dkk., (2013) hasil penelitian Fakultas Kedokteran GigiUniversitas Indonesia yang menyebutkan 80 persen orang Indonesiaxiii

mengidap penyakit gigi berlubang. Data itu pun sesuai dengan hasil surveikesehatan rumah tangga (SKRT) 2004 yang dilakukan oleh DepartemenKesehatan. Survei itu menyebut prevalensi karies (berlubang) gigi diIndonesia adalah 90,05 persen. Fakta yang lainnya adalah orang Indonesiayang menderita penyakit gigi dan mulut tersebut bersifat agresif kumulatifartinya daerah yang rusak tersebut menjadi tidak dapat disembuhkan karenamasyarakat pada hasil penelitian Fakultas Kedokteran Gigi.Anak umur 0 sampai 5 tahun merupakan masa keemasan (golden age).Masa ini merupakan waktu ideal untuk anak mencari, mempelajari danmemperoleh konsep dasar yang mempengaruhi kehidupan anak dimasaselanjutnya. Kepribadian anak sangat dipengaruhi oleh pengasuhan orang tuaterutama ibu (Utami, 2013). Ibu anak balita yang memiliki peran kurangterhadap kesehatan gigi anaknya sebesar 76,8%, ibu yang tidak pernahmemeriksakan gigi anak balitanya ke dokter gigi sebesar 71,33% merekaberanggapan gigi susu hanya sementara dan akan diganti dengan gigipermanen sehingga ibu menganggap kerusakan pada gigi susu bukanmerupakan suatu masalah (Anna dkk, 2015).Orang tua adalah sosok pendamping saat anak melakukan aktivitaskehidupanya setiap hari. Peranan mereka sangat dominan dan sangatmenentukan hidup anak dikemudian hari ( Dermawan, 2012). Anak yangtidak dibiasakan menyikat gigi sejak dini oleh orang tua dapat mengakibatkankesadarandan motivasi anak kurang dalam menjaga kesehatan danxiv

kebersihan rongga mulutnya (Adhani, 2014). Tindakan pencegahan penyakitgigi dan mulut yang mudah dan banyak dilakukan adalah tindakan penyakitgigi anak setiap hari dengan mengguanakan pasta gigi sehingga dapatterhindar dari karies gigi (Duggal dkk, 2014).Pendidikan kesehatan gigi diperkenalkan sedini mungkin kepada anakagar mereka dapat mengetahui cara memelihara kesehatan gigi dan mulutsecara baik dan benar (Kadir, 2015). Peran aktif seorang ibu terhadapperkembangan anak sangat diperlukan pada saat mereka masih berada dibawah usia 5 tahun, termasuk membimbing melakukan penyikatan gigi anaksetidaknya sampai anak berumur 6 tahun kemudian mengawasi prosedur inisecara terus-menerus (Angela, 2005).Studi Pendahuluan ini dilakukan di TK Dharma Wanita yang berlokasidi Desa Kandangan, Temanggung. Terdapat 2 kelas A dan B. Kelas A denganjumlah 18 siswa kelas B 36 siswa. Dari dua kelas tersebut di ambil 10 anakuntuk dijadikan sampel. Dari permasalahan tersebut penulis ingin melakukanpenelitian tentang Gambaran peran ibu dalam membimbing menyikat gigipada anak Tk Dharma Wanita Kandangan.B. Rumusan MasalahBerdasarkan Latar Belakang diatas, maka dapat disusun rumusanmasalah Bagaimanakah ada Gambaran peran ibu dalam membimbingmenyikat gigi pada anak TK Dharma Wanita Kandangan?xv

C. Tujuan Penelitian1. Tujuan UmumDiketahuinya gambaran peran ibu dalam membimbing menyikat gigi padaanak TK Dharma wanita Kandangan.2. Tujuan Khususa. Diketahuinya peran ibu dalam membimbing menyikat gigiberdasarkan usia.b. Diketahuinya peran ibu dalam membimbing menyikat gigiberdasarkan pendidikan.c. Diketahuinya peran ibu dalam membimbing menyikat gigiberdasarkan pekerjaan.D. Ruang LingkupRuang lingkup penelitian kesehatan gigi dan mulut meliputi pelayananasuhan kesehatan gigi dan mulut yang mencakup bidang promotif.E. Manfaat PenelitianHasil penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat sebagai berikut :1. Manfaat teoritisPenelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan tentanggambaran peranan ibu dalam membimbing menyikat gigi.2. Manfaat Praktisxvi

a. Untuk MasyarakatPenelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi masyarakatterutama orang tua agar lebih menjaga kesehatan gigi anaknya agardapat menurunkan skor debris pada anak yang dapat mengakibatkanterjadinya karies gigi.b. Untuk Instansi KesehatanPenelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi petugaskesehatan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnyakesehatan gigi dan mulut pada anak dan melakukan pemeriksaan gigirutin pada setiap Taman Kanak-Kanak (TK) di masing-masingwilayah.c. Untuk SiswaDengan penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasimengenai kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak, khususnyamencegah terjadinya karies gigi pada anak.F. Keaslian Penelitian1. Rahma., (2018) dengan judul : Hubungan Peran Ibu Dalam MembimbingMenyikat Gigi Dengan Kejadian Karies Pada Anak Prasekolah Persamaanpenelitian ini adalah Peran orang tua Dalam Membimbing Menyikat Gigisedangkan penelitian Rahma (2018) Peran Ibu Dalam MembimbingMenyikat Gigi Dengan Kejadian Karies pada Anak Prasekolah.xvii

2. Ana dkk., (2016) melakuan penelitian dengan judul “Peran Orang TuaDalam Membimbing Menyikat Gigi Dengan Kejadian Karies Gigi AnakPrasekolah”. Persamaan dari penelitian ini yaitu Peran Orang Tua dalammembimbing menyikat gigi. Perbedaan penelitian ini yaitu lokasi danwaktu penelitian.3. Asma dkk., (2016) : Hubungan Peran Orang Tua Dan Perilaku AnakDalam menyikat Gigi dengan Kejadian Karies Anak Usia 5-6 tahun di TKSekar Melati. Persamaan dari penelitian ini yaitu peran orang tua dalammembimbing menyikat gigi. Perbedaan penelitian ini yaitu tempatpenelitian dan waktu penelitian.xviii

BAB IITINJAUAN PUSTAKAA. Telaah Pustaka1. Peran IbuPeran adalah proses dinamis kedudukan (status). Seseorang yangmelaksanakan hak dan kewajiban sesuai dengan kedudukanya, diamenjalankan suatu peranan. Perbedaan antara kedudukan dengan peranadalah untuk kepentingan ilmu pengetahuan. Kedudukan dan peran tidakdapat dipisahkan karena yang satu dengan yang lainnya saling bergantung.Perkembangan seorang anak dipengaruhi oleh peranan lingkungan danperanorangtuaterutamaibu( Soekanto, 2009 ).Menurut Ash-Shabuni (2007) ibu adalah bangun kehidupandenganpenobang perjalanannya yang memberikan sesuatu tanpa memintaimbalan dan harga. Sifat yang mengutamakan orang lain dan keikhlasan didalam diri seorang ibu.Peran ibu dalam keluarga menurut Rahmayani (2012) adalah; a.ibu sebagai pendamping suami. Keluarga ialah suami berbahagia denganistrinya, demikian pula sang istri berbangga terhadap suaminya,xix

kebahagiaanya pasti kekal abadi; b. ibu sebagai pengatur rumah tangga.Ibu sebagai pengatur didalam keluarganya untuk menuju keharmonisanantara semua anggota keluarga secara lahir dan batin; c. sumber kelahiranmanusia baru, yang akan menjadi generasi penerusnya; d. ibu sebagaipembimbing anak. Peranan ibu menjadi pembimbing dan pendidik anakdari sejak lahir sampai dewasa khususnya dalam hal beretika dan susilauntuk bertingkah laku yang baik; e. ibu sebagai pelaksana kegiatan agama.Seorang ibu dihormati, disanalah para dewata memberikan anugerah.Peran aktif orang tua (ibu) terhadap perkembangan anak sangatdiperlukan pada saat mereka masih berada dibawah usia 5 tahun. Peranaktif orang tua yang dimaksud adalah membimbing, memberikanpengertian, mengingatkan, dan menyediakan fasilitas kepada anak(Suherman,2012).2. Menyikat GigiMenyikat gigi menurut Wuriyanti (2009) adalah cara yang umumdianjurkan untuk membersihkan deposit lunak pada permukaan gigi dangusi sehingga penumpukan plak dapat dihindari. Machfoedz dan Zein(2013), menyikat gigi merupakan hal yang penting untuk mencegahterjadinya gangguan rongga mulut dnga menyikat gigi. Menyikat gigimerupakan cara yang dianjurkan untuk membersihkan plak padapermukaan gigi dan gusi. Tujuan menyikat gigi (brushing teeth) adalahxx

menghilangkan dan mengganggu pembentukan plak, membersihkan gigidari makanan, debris dan pewarnaan, menstimulasi jaringan gingival,mengaplikasikan pasta gigi yang berisi suatu bahan khusus yang ditujukanterhadap karies dan penyakit periodontal.Menurut Potter dan Perry (2010), menyikat gigi adalahmembersihkan gigi dari sisa-sisa makanan, bakteri, dan plak. Menyikatgigi harus memperhatikan waktu yang tepat, penggunaan alat yang tepat,dan cara yang tepat.Dalam buku Sariningsih (2012) cara menyikat gigi yaitu :a. Gerakan menyikat gigi pendek-pendek, secara perlahan dan janganterlalu cepat, membersihkan salah satu sisi baru pindah.b. Untuk menyikat permukaan samping baik luar maupun dala tidakmelawan arah permukaan gusi (ujung pinggir gusi). Jadi kalau gigiatas, tidak menyikat kearah atas, sebaliknya untuk gigi bawahtidak menyikat kearah bawah. Hal ini dilakukan agar gusi tidakterkelupas, meskipun bulu sikat dikenakan gusi. Tujuannya adalahagar gusi terpijat oleh bulu halus sikat. Dengan demikianmerangsang aliran.c. Bersihkan permukaan gigi depan bagian dalam dengan gerakandari dalam keluar.d. Bersihkan gerakan gigi geraham bagian atas dan bawah yang dixxi

gunakan untuk mengunyah dengan gerakan dari belakang ke depanlalu dari dalam keluar dan dari luar ke dalam.Beberapa cara menyikat gigi yang lain :a. Teknik VertikalUntuk menyikat bagian depan gigi kedua rahang tertutup laludisikat dengan gerakan ke atas dan ke bawah. Untuk permukaangigi belakang, gerakan dilakukan mulut dalam keadaan terbuka.b. Teknik horizontalSemua permukaan gigi disikat dengan gerakan ke kiri dan kanan.Kedua cara tersebut cukup sederhana tetapi tidak begitu baikdigunakan karena mengakibatkan turunnya gusi.c. Teknik bebasBulu sikat diletakan dengan posisi mengarah ke arah gigi, sehinggasebagian bulu sikat menekan gusi. Ujung bulu sikat digerakanperlahan-lahan sehingga kepala sikat bergerak membentuklengkung melalui permukaan gigi. Cara penyikatan ini terutamabertujuan untuk pemijatan gusi, supaya kotoran dapat keluar danuntuk membersihkan daerah sela-sela.xxii

Gambar 1. Cara menggosok gigi yang baik dan benar (Sumber,materipenyuluhan PHBS).Manfaat menyikat gigi adalah 1) mulut bersih; 2) menurunkanmikroorganisme dalam mulut, dan gigi 3) menurunkan penyakit gigidan gusi: 4) menurunkan pembentukan sisa makanan pada gigi; 5)memperbaiki nafsu makan dan rasa pada makanan; 6) memudahkankenyamanan; 7) merangsang sirkulasi pada jaringan lidah dan gusi; 8)memperbaiki penampilan dan harga diri; 9) menstimulasi gusi,membantu gusi tetap sehat dan tidak mudah sariawan ( Machfoedz danZein, 2013).3. Anak PrasekolahMenurut Ardi (2012), mengemukakan bahwa yang dimaksuddengan anak usia prsekolah adalah mereka yang berusia antara 3 sampai 6tahun. Mereka bisa mengikuti program prasekolah dan kindergarten. Diindonesia tempat penitipan anak untuk usia 3 bulan sampai 5 tahun dankelompok bermain usia 3 tahun. Anak usia 4 sampai 6 tahun biasanyaxxiii

mereka mengikuti program TK (Taman Kanak-Kanak). Ciri-ciri anakprasekolah yng meliputi aspek fisik, soial, emosi dan kogmitif: a. ciri fisikyaitu penampilan atau gerak-gerik prasekolah mudah dibedakan dengananak yang berbeda dalam tahapa sebelumya; b. ciri social yaitu anakprasekolah biasanya mudah bersosialisasi dengan orang disekitarnya.Anak pada tahapan ini memiliki satu atau dua sahabat yag cepat berganti.Anak prasekolah cepat menyesuaikan diri secara social. Sahabat yangbiasanya dipilih biasanya yang jenis kelaminya sama; c. ciri emosionalanak prasekolah cenderung mengekspresikan emosinya dengan bebasterbuka, sikap marah, iri hati pada anak praseolah sering terjadi: d. cirikognitif yaitu anak prasekolah umumnya sudah terampil berbahasa, anakprasekolah senang berbicara didalam kelompoknya.B. Landasan TeoriOrang Tua (ibu) banyak yang kurang peduli terhadap kesehatan gigianak. Kondisi gigi anak yang tidak bersih dibiarkan begitu saja dan akibatnya,ketika gigi anak menjadi rusak atau gigis masih dianggap biasa. Orang tuaberanggapan bahwa gigi susu hanya sementara dan akan diganti dengan gigipermanen.Seseorang yang memiliki perilaku menyikat gigi yang baik dan benarakan mempengaruhi kesehatan mulutnya. Perilaku menyikat gigi yang benarxxiv

menyebabkan skor debris menjadi rendah, sedangkan perilaku menyikat gigiyang salah menyebabkan skor debris seseorang menjadi tinggi.A. Pertanyaan PenelitianBagaimana Gambaran peran ibu dalam membimbing menyikat gigi padaanak TK Dharma Wanita Kandangan?xxv

BAB IIIMETODE PENELITIANA. Jenis PenelitianJenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif.Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional yaitu setiap subyekpenelitian hanya diobservasi sekali saja dan pengukuran dilakukan terhadapstatus karakter atau variabel subyek pada saat pemeriksaan.B. Desain PenelitianDesain penelitian yang digunakan adalah :Populasi Ibu Anak TKMembimbing menyikat erjaanburukbaiksedangburuk

C. Populasi dan Sampel1. Populasi pada penelitian ini adalah Ibu dari anak TK Dharma WanitaKandangan. Yang berjumlah 36 orang.a. Kriteria inklusi, yaitu :1) Ibu yang dapat membaca dan menulis untuk mengisikuesioner.2) Ibu yang menyetujui dilakukan penelitian.b. Kriteria eksklusi, yaitu :Ibu yang tidak hadir untuk mengisi kuesioner.2. SampelTeknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampel jenuh, yaitusemua anggota populasi diambil sebagai sampel dengan jumlah 36 orang.D. Lokasi dan Waktu Penelitian1. Tempat Penelitian : TK Dharma Wanita Kandangan2. Waktu Penelitian : Februari - Maret 2019E. Aspek yang DitelitiMenyikat gigi dengan bimbingan ibu.xxvii

F. Batasan IstilahMenyikat gigi dengan bimbingan ibu adalah seberapa jauh ibumempunyai kesadaran untuk membimbing menyikat gigi anak usiaprasekolah. Kesadaran ibu tersebut meliputi memperhatikan pola makan anak, pemeriksaan rutin ke dokter gigi)b.Memberikan pengertian kepada anak.Peran ibu diukur menggunakan kuesioner berjumlah 15 pertanyaan.Pertanyaan-pertanyaan tersebut kemudian dibentuk dalam sebuahbagan yang kemudian dipilih ya atau tidak oleh responden. Jawabantersebut bernilai Ya : 1 Tidak : 0.Baik: 11-15Sedang : 6 - 10Buruk : 1 - 5G. Teknik Pengumpulan DataJenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pimer. Data primerdalam penelitian ini adalah data berupa hasil jawaban dari kuesioner tentangperanan Ibu dalam membimbing menyikat gigi anak.H. Instrumen Penelitianxxviii

1. InstrumenLembar kuesioner tentang menyikat gigi2. Alat & bahana. Penab. BukuI. Prosedur Penelitian1. Persiapana. Mempersiapkan surat ijin penelitianb. Mempersiapkan kelengkapan instrumen penelitianc. Mengatur jadwal penelitian2. Pelaksanaana. Responden dikumpulkanb. Dijelaskan tentang tujuan diadakan pertemuanc. Dibagikan informed consentd. Membagikan kuesioner kepada IbuJ. Manajemen DataManajemen data yang akan dilakukan meliputi :1. EditingProses untuk melakukan verifikasi data dengan melihat kelengkapanjawaban, kejelasan tulisan, relevansi atau kesesuaian antara satu denganyang lainya dan konsistensi data terhadap variable yang diteliti. Padaxxix

penelitian ini editing dilakukan pada saat peneliti menerima kembalikuesioner yang telah diisi responden.2. Memberi kode (coding data)Kegiatan mengklarifikasi dan memberi kode untuk masing-masing hasilpenelitian.3. Pemindahan data (entry data)Memasukan data dari kuesioner ke dalam komputer untuk mengolah datamenggunakan perangkat sesuai dengan variable yang disusun.4. TabulatingTabulating adalah pemindahan data ke dalam table. Hasil penelitiandisajikan dalam table distribusi frekuensi kemudian dianalisa dengantabulasi silang.K. Etika PenelitianPenelitian ini dilakukan secara etik, etika dalam penelitian ini adalah :1. Menyiapkan surat izin untuk penelitian dari Jurusan Keperawatan GigiPoltekkes Kemenkes Yogyakarta.2. Memberikan informed consent kepada responden.3. Menjaga rahasia responden.xxx

BAB IVHASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASANA. Hasil PenelitianPenelitian tentang “Gambaran Peran Ibu dalam MembimbingMenyikat Gigi Pada Anak Tk Dharma Wanita Kandangan”. Dilaksanakanpada bulan Maret 2019 dengan jumlah responden berjumlah 36.Variabel yang diteliti adalah berdasarkan pendidikan, usia, pekerjaan.Setelah data diperoleh kemudian di olah serta dilakukan analisis secaradeskriptif. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan data sebagai berikut :Tabel 1. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan UsiaUsia 55,611,1Total36100,0Berdasarkan Tabel 1 diketahui bahwa sebagian besar usia responden 31-40tahun yaitu berjumlah 20 responden (55,6%).xxxi

Tabel 2. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan 36,1SMA1952,8Perguruan Tinggi12,8Total36100,0Berdasarkan Tabel 2 diketahui bahwa sebagian besar pendidikan terakhirresponden SMA yaitu sebanyak 19 responden (52,8%).Tabel 3. Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan PekerjaanPekerjaanFrekuensiPresentaseIbu Rumah dasarkan Tabel 3 diketahui bahwa sebagian besar pekerjaan responden IbuRumah Tangga yaitu sebanyak 22 responden (61,1%).Tabel4. Distribusimenyikat gigiFrekuensiPeranIbuPeran Total36100,0xxxiimembimbing

Berdasarkan Tabel 4 diketahui bahwa sebagian besar responden memilikiperan tentang menyikat gigi dalam kriteria baik yaitu sebany

i KARYA TULIS ILMIAH GAMBARAN PERAN IBU DALAM MEMBIMBING MENYIKAT GIGI PADA ANAK TK DHARMA WANITA KANDANGAN .