Transcription

PENINGKATAN MINAT BACA SISWA DALAM PENERAPANLITERASI DI KELAS III SD NEGERI 003 BONTANG BARATOleh :LINDA LESTARI, S.PdNDH : 23PELATIHAN DASAR CALON PNS GOLONGAN III ANGKATAN VPUSAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN DANKAJIAN DESENTRALISASI DAN OTONOMI DAERAHLEMBAGA ADMINISTRASI NEGARASAMARINDA2019

LEMBAR PERSETUJUANLAPORAN AKTUALISASIYang bertandatangan dibawah ini menyatakan bahwa Laporan AktualisasiPelatihan Dasar Calon PNS Angkatan V Tahun 2019:Nama: Linda Lestari, S.PdNDH: 23NIP: 199007012019032019Jabatan: Guru Kelas Ahli PertamaInstansi: SD Negeri 003 Bontang BaratJudul Rancangan Aktualisasi: Peningkatan Minat Baca Siswa DalamPenerapan Literasi Di Kelas III SD Negeri 003Bontang BaratDinyatakan LAYAK untuk diajukan dalam Seminar Rancangan Aktualisasi padahari Selasa, 29 Oktober 2019 bertempat di Kampus Puslatbang KDOD LAN.Mentor,Coach,Efie Parabang, M.PdNIP. 197509181998072002Ellyana, S.STNIP. 198201252006042003ii

LEMBAR PENGESAHANLAPORAN AKTUALISASIYang bertandatangan dibawah ini menyatakan bahwa Laporan AktualisasiPelatihan Dasar Calon PNS Angkatan V Tahun 2019:Nama: Linda Lestari, S.PdNDH: 23NIP: 199007012019032019Jabatan: Guru Kelas Ahli PertamaInstansi: SD Negeri 003 Bontang BaratJudul Rancangan Aktualisasi: Peningkatan Minat Baca Siswa DalamPenerapan Literasi Di Kelas III SD Negeri 003Bontang BaratTELAH DISEMINARKAN dalam Seminar Laporan Aktualisasi pada hari Selasa,tanggal 29 Oktober 2019 bertempat di Kampus Puslatbang KDOD LAN.Penguji,Coach,Ahmad Zaini, SE,MENIP. 198110012009121002Ellyana, S.STNIP. 198201252006042003iii

LEMBAR KONSULTASI COACHPELATIHAN DASAR CALON PNS ANGKATAN INamaNDHJABATANINSTANSINo.1: Linda Lestari, S.Pd: 23: Guru Kelas Ahli Pertama: Pemerintah Kota BontangHari / TanggalJumat,30 Agustus 20192Senin,02 September 20193Kamis,04 September 20194Sabtu,07 September 2019Uraian KonsultasiMediaMenyampaikanbeberapa isu besar yangada di tempat kerjaTatapmukadenganCoachKonsultasi Kegiatanyang akan dilakukandan tahapan-tahapankegiatan dalamrancangan aktualisasiMenyampaikanrancangan aktualisasiBab 1, 2, 3, dan 4Perbaikan rancanganaktualisasi pada Bab 4yaitu : untuk kontribusiterhadap visi dan misiorganisasi dibuat satusaja (bukan perkegiatan)TatapmukadenganCoachVia WATatapmukadengancoachDapat dilanjutkan ketahap pembuatanpresentasi67Senin14 Oktober 2019Senin28 OktoberKosultasi laporan hasilaktualisasiVia WAKosultasi laporan hasilaktualisasiTatapmukadengancoachivTandaTangan

RINGKASAN LAPORAN AKTUALISASIPENINGKATAN MINAT BACA SISWA DALAM PENERAPANLITERASI DI KELAS III SD NEGERI 003 BONTANG BARATKegemaran membaca buku mempunyai peranan penting dan salah satukunci menciptakan Pendidikan yang berkualitas. Kebiasaan membaca buku harusbisa ditanamkan sejak dini yaitu sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Salahsatu masalah dalam dunia pendidikan di Indonesia adalah rendahnya minat bacapeserta didik. Menindaklanjuti permasalahan tersebut, maka penulis memberikangagasan guna pemecahan masalah akan rendahnya minat baca siswa berupamenerapkan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Seluruh gagasan pemecahan isutersebut dijelaskan oleh penulis dalam rancangan aktualisasi dengan judul : “Peningkatan Minat Baca Siswa Dalam Penerapan Literasi di Kelas III SDNegeri 003 Bontang Barat”Berdasarkan pemetaan dan identifikasi isu yang telah dipaparkan, perludilakukan proses analisis isu untuk menentukan isu mana yang merupakan prioritasyang dapat dicarikan solusi oleh penulis. Proses tersebut menggunakan alat bantupenetapan kriteria kualitas isu yakni berupa: Analisis USG (Urgency, Seriousness,dan Growth). Setelah dianalisis menggunakan USG maka isu yang paling prioritasyakni “Kurangnya minat baca siswa dalam penerapan literasi di kelas III SDN 003Bontang Barat”.Setelah ditentukan isu maka penulis membuat beberapa kegiatan yang dapatmeningkatkan minat baca siswa kelas III di Sekolah Dasar Negeri 003 BontangBarat diantaranya adalah :1. Membuat “POCA” Pojok Baca di dalam kelas2. Melaksanakan kegiatan Membaca 15 menit diawal pembelajaran3. Membuat dan menyanyikan lagu yang sesuai dengan kegiatan membaca.4. Melaksanakan kegiatan kunjungan rutin ke perpustakaan sekolah5. Melaksanakan “TAMPEL”tambahan pelajaran bagi siswa yang kurangmampu dalam membacav

KATA PENGANTARPuji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segalarahmat dan karunia-nya sehingga laporan hasil aktualisasi nilai-nilai dasar ASNdalam Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil golongan III angkatan V dapattersusun dengan baik.Laporan hasil aktualisasi ini ditulis untuk memenuhi rangkaian prosedurPendidikan Dan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil golongan III angkatanV. Kelancaran penyusunan laporan hasil aktualisasi ini tidak lepas dari usaha danbantuan berbagai pihak. Untuk itu dengan segala ketulusan hati diucapkanterimakasih kepada yang terhormat :1. Ibu Efie Parabang, M.Pd., selaku kepala sekolah SD Negeri 003 Bontang Baratdan mentor yang telah memberikan saran dan dukungan terkait kegiatanaktualisasi.2. Ibu Ellyana,,S.ST, selaku coach yang telah memberikan bimbingan dan saranterkait penyusunan laporan aktualisasi.3. Guru dan staf SD Negeri 003 Bontang Barat, yang telah memberikan dukungandan informasi dalam menunjang penyusunan laporan hasil aktualisasi.4. Penyelenggara Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil golongan IIIangkatan V tahun 2019 di Pusat Pelatihan Dan Pengembangan Dan KajianDesentralisasi Dan Otonomi Daerah Lembaga Adminitrasi Negara Samarindayang telah banyak memberikan bantuan dalam penyusunan laporan hasilaktualisasi.5. Rekan-rekan pelatihan dasar calon pegawai negeri golongan III angkatan Vtahun 2019, yang telah memberikan saran, ide dan dukungan selamapenyusunan laporan hasil aktualisasi.6. Keluarga tercinta, yang senantiasa memberikan dukungan dan semangat dalammenyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan dan kewajiban pada masa PelatihanDasar Calon Pegawai Negeri golongan III angkatan V tahun 2019.vi

DAFTAR ISIHalamanHALAMAN JUDUL .iHALAMAN PERSETUJUAN .iiHALAMAN PENGESAHAN .iiiLEMBAR KONSULTASI .ivRINGKASAN LAPORAN AKTUALISASI .vKATA PENGANTAR .viDaftar Isi .viiBAB I PENDAHULUAN1.1Latar Belakang .11.2Tujuan .31.3Manfaat .31.4Ruang Lingkup .4BAB II GAMBARAN UMUM ORGANISASI2.1Profil Sekolah .52.2Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah .52.3Struktur Organisasi .62.4Tugas dan Fungsi Guru .7BAB III LANDASAN TEORI3.13.2Nilai-Nilai Dasar ASNA. Akuntabilitas .8B. Nasionalisme .9C. Etika Publik .10D. Komitmen Mutu .12E. Anti Korupsi .13Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRIA. Manajemen ASN .14B. Pelayanan Publik .15C. Whole of Goverment .16vii

BAB IV RANCANGAN AKTUALISASI4.1Identifikasi Isu .184.2Prioritas ( Teknik Analisis ) .194.3Isu Terpilih . .204.4Rancangan Aktualisasi .214.5Jadwal Kegiatan Aktualisasi .28BAB V PELAKSANAAN AKTUALISASI5.1 Laporan Kegiatan Aktualisasi.29A. Kegiatan 1 .29B. Kegiatan 2 .33C. Kegiatan 3 .37D. Kegiatan 4 .39E. Kegiatan 5 .435.2 Faktor Pendukung Dan Penghambat Aktualisasi.46BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN6.1 Kesimpulan .476.2 Saran .48DAFTAR PUSTAKA .49viii

BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangAparatur Sipil Negara (ASN) adalah profesi bagi Pegawai Negeri Sipildan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang bekerja pada instansipemerintah. Menurut Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang AparaturSipil Negara (ASN) seorang ASN berfungsi sebagai pelaksana kebijakanpublik, pelayan publik, perekat dan pemersatu bangsa. Seorang ASN dituntutuntuk memahami nilai-nilai dasar yang menjadi landasan dalam menjalankanprofesinya. Nilai-nilai dasar tersebut antara lain akuntabilitas, nasionalisme,etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi. Kelima dasar tersebut memilikiperanan penting demi menghasilkan pegawai ASN yang profesional, memilikinilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktekkorupsi, kolusi dan nepotisme sesuai dengan harapan dari pemerintah.Dalam pembelajaran Pelatihan Dasar Calon ASN, setiap pesertapelatihan dituntut untuk mampu mengaktualisasikan substansi materipembelajaran yang telah dipelajari melalui proses pembiasaan diri yangdifasilitasi dalam agenda Habituasi. Adapun materi pembelajaran yangdidapatkan ketika on campus antara lain materi mengenai nilai-nilai dasarprofesi ASN yang terdiri dari ANEKA (Akuntabel, Nasionalisme, Etika Publik,Komitmen Mutu dan Anti Korupsi) dan materi mengenai kedudukan dan peranASN dalam NKRI(Manajemen ASN, Pelayanan Publik dan Whole ofGovernment).Calon ASN dituntut untuk merancang dan mengimplementasikan nilainilai dasar profesi ASN dan kedudukan serta peran ASN dalam NKRI, dalammelaksanakan tugasnya di unit kerja masing-masing dalam bentuk sebuah“Rancangan Aktualisasi”. Rancangan aktualisasi adalah suatu bentukperencanaan yang menggambarkan tentang cara Calon ASN dalam1

menterjemahkan teori ke dalam praktik, mengubah konsep menjadi konstruk,menjadikan gagasan sebagai kegiatan. Dengan demikian calon ASN diharapkanuntuk mampu mengaplikasikan secara langsung nilai-nilai dasar profesi ASNtersebut dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing sertavisi dan misi unit kerja. Dalam hal ini penulis mengaktualisasikan nilai dasarASN di SDN 003 Bontang Barat.Pendidik sebagai seorang ASN harus memegang teguh nilai-nilai dasarASN dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Nilai-nilai dasar tersebut yaitu:akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi(ANEKA). Nilai-nilai dasar inilah yang menjadi pedoman seorang pendidikguna menciptakan pendididkan yang berkualitas.Kegemaran membaca buku mempunyai peranan penting dan salah satukunci menciptakan Pendidikan yang berkualitas. Kebiasaan membaca bukuharus bisa ditanamkan sejak dini yaitu sejak masih duduk di bangku sekolahdasar. Salah satu masalah dalam dunia pendidikan di Indonesia adalahrendahnya minat baca peserta didik. Dalam mengatasi hal tersebut berdasarkanPeraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015,pemerintah mencanangkan sebuah program yaitu Gerakan Literasi ahadalahuntukmenumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudidayaanekosistem literasi sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat.Sehingga dapat terciptanyabudaya membaca dan menulis di lingkungansekolah.Persoalan minat membaca merupakan hal yang sangat fundamental danbutuh perhatian serius dalam dunia Pendidikan, khususnya di sekolahdasar.Guru sebagai tenaga pendidik professional dengan tugas utamamendidiki, mengajar, membimbing dan melatih, menilai serta mengevaluasipeserta didik di dalam kelasnya, tentunya berada pada posisi terdepan dalammencetak generasi muda sebagai penerus bangsa yang berkualitas dalam ilmupengetahuan. Tentunya hal ini sangat membutuhkan aktualisasi seorang guru2

dalam meningkatkan minat baca siswanya disamping guru menguasaikompetensi dasar bidang ilmunya.Pada pelaksanaan aktualisasi ini, penulis memfokuskan isu padapermasalahan rendahnya minat baca di kalangan siswa sekolah dasar yangdisebabkan banyak faktor, mulai faktor dari lingkungan sekolah, keluarga, danlingkungan luar. Namun permasalahan yang di angkat penulis di sini adalahlebih memfokuskan pada bagaimana cara meningkatkan kegemaran membacasiswa di lingkungan sekolah. Hal itu tidak terlepas dari beberapa alasanlemahnya budaya membaca di lingkungan sekolah tersebut dikarenakan metodepengajaran yang diberikan guru kepada siswa belum bisa membuat siswainisiatif untuk membaca buku dan mencari informasi secara mandiri, sertakurangnya ketersediaan media bacaan di sekolah, sehingga rendahnya minatbaca siswa dikarenakan kebiasaan membaca mereka yang rendah, yangmenjadikan kemampuan membaca siswa juga menjadi rendah.Menindaklanjuti permasalahan tersebut, maka penulis memberikangagasan guna pemecahan masalah akan rendahnya minat baca siswa berupamenerapkan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Seluruh gagasan pemecahanisu tersebut dijelaskan oleh penulis dalam rancangan aktualisasi dengan judul :“ Peningkatan Minat Baca Siswa Dalam Penerapan Literasi di Kelas IIISD Negeri 003 Bontang Barat”1.2 TujuanBerdasarkan identifikasi isu yang telah ditemukan, tujuan yang akan dicapaidari dilaksanakannya aktualisasi ini adalah sebagai berikut :a. Meningkatkan minat dan budaya membaca siswab. Meningkatkan interaksi antara guru dan peserta didikc. Melaksanakan kebijakan pemerintah dalam Gerakan Literasi Sekolah.1.3 ManfaatAdapun manfaat dari kegiatan aktualisasi ini, yaitu sebagai berikut:1.Bagi Calon Pegawai Negeri Sipil3

Meningkatkan pemahaman dan mampu untuk mengaktualisasikan nilainilai dasar ASN sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan fungsinyadi unit kerja.2.Bagi Peserta DidikDiharapkan peserta didik dapat memperoleh pengalaman langsungmengenai kegiatan yang dilaksanakan dan terdapat peningkatan minatdalam membaca.3.Bagi Satuan KerjaSebagai bahan pertimbangan dalam menyusun program kegiatan sertamembantu mengoptimalkan kegiatan yang ada disekolah sesuai denganvisi,misi, dan tujuan sekolah.1.4 Ruang LingkupRuang lingkup pelaksanaan aktualisasi nilai-nilai dasar Aparatur SipilNegara (ASN) yaitu di Sekolah Dasar Negeri 003 Bontang Barat yang terletakdi Jalan Poros Bontang-Samarinda Kelurahan Gunung Telihan KecamatanBontang Barat. Kegiatan aktualisasi ini dilaksanakan pada saat kegiatan offcampus yang sering disebut dengan habituasi, yaitu selama 30 hari setelah oncampus. Kegiatan aktualisasi ini dilakukan untuk mengimplementasikan nilainilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN).4

BAB IIGAMBARAN UMUM ORGANISASI2.1 Profil OrganisasiIdentitas Sekolah Dasar Negeri 003 Bontang BaratSDN 003 Bontang Barat didirikan pada tanggal 01 Januari 1990merupakan sekolah milik Pemerintah Kota Bontang yang beralamat di Jalanporos Bontang-Samarinda Km 5,5 Kelurahan Gunung Telihan, KecamatanBontang Barat, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur. Berdiri di atastanah seluas 1.500 m2. Saat ini SDN 003 Bontang Barat dipimpin Ibu EfieParabang, M.Pd, memiliki 19 orang tenaga pendidik, 5 orang tenagakependidikan, dan 387 orang peserta didik dengan jumlah rombong belajaryaitu 13 rombel.2.2 Visi , Misi dan Tujuan Sekolah Dasar Negeri 003 Bontang BaratA. Visi“Terwujudnya Peserta Didik Yang Cerdas, Terampil, Berbudi Luhur, danBerbudaya Lingkungan”B. Misi1) Melaksanakan kurikulum 2013 untuk menghasilkan kelulusan yangberprestasi dan berkarakter.2) Meningkatkan kualitas dan kuantitas peserta didik menuju jenjangpendidikan yang lebih baik.3) Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pembinaan gurudan peningkatan daya serap untuk pencapaian target kurikulum.4) Menanamkan dan meningkatkan disiplin warga sekolah.5

5) Menata lingkungan sekolah yang bersih, rapi, indah, dan asri menujugreen School dan green City.6) Mewujudkan sekolah sebagai pusat budaya melalui pengembangankegiatan ekstrakurikuler menuju smart city dan creative city.C. TujuanTerciptanya Pendidikan Berkarakter Religius, Jujur, Sabar, Antusias,Cinta, dan Peduli.2.3 Struktur Organisasi Sekolah Dasar Negeri 003 Bontang BaratGambar 2.16

2.4 Tugas dan Fungsi GuruBerdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, guru adalahpendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing,mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik padapendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, danpendidikan menengah. Selain itu, guru juga memiliki tugas sebagai berikut:1.Merencanakan pembelajaran;2.Melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu;3.Menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran;4.Membimbing dan melatih peserta didik / siswa;5.Melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;6.Melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada kegiatan pokok yangsesuai;7.Meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensisecara berkelanjutan.Fungsi guru berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005adalah sebagai berikut:1.Memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa;2.Menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan, hukum, dan kode etikguru, serta nilai-nilai agama dan etika;3.Menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif,dinamis dan dialogis;4.Memelihara komitmen secara profesional untuk meningkatkan mutupendidikan; dan5.Memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi, dankedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya.7

BAB IIILANDASAN TEORI3.1 Nilai-Nilai Dasar Aparatur Sipil NegaraNilai dasar merupakan landasan utama seorang ASN dalam bersikap danberkegiatan yang sejalan dengan visi, misi dan tujuan organisasi serta unitdimana ASN tersebut bekerja.Nilai-nilai dasar yang wajib dimiliki seorang Aparatur Sipil Negara (ASN)diantaranya :A. AkuntabilitasAkuntabilitas adalah kata yang sudah tidak asing lagi kita dengar, namunseringkali kita susah untuk membedakannya dengan responsibilitas.Namun dua konsep tersebut memiliki arti yang berbeda. Responsibilitasadalah kewajiban untuk bertanggung jawab, sedangkan akuntabilitasadalah kewajiban pertanggungjawaban yang harus dicapai. Lebih lanjutakuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atauinstitusi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya.Adapun indikator dari nilai akuntabilitas adalah:1) KepemimpinanLingkungan yang akuntabel tercipta dari atas ke bawah dimanapimpinan memainkan peranan yang penting dalam menciptakanhal tersebut.2) TransparansiTransparansi dapat diartikan sebagai keterbukaan atas semuatindakan dan kebijakan yang dilakukan oleh individu maupunkelompok / institusi.3) IntegritasIntegritas mempunyai makna konsistensi dan keteguhan yang taktergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dankeyakinan.8

4) Tanggung jawabTanggung jawab merupakan kesadaran manusia akan tingkah lakuatau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja.Tanggung jawab juga dapat berarti berbuat sebagai perwujudankesadaran akan kewajiban.5) KeadilanKeadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenaisesuatu hal, baik menyangkut benda maupun orang.6) KepercayaanRasa keadilan membawa pada sebuah kepercayaan. Kepercayaanini akan melahirkan akuntabilitas.7) KeseimbanganPencapaian akuntabilitas dalam lingkungan kerja, diperlukanadanya keseimbangan antara akuntabilitas dan kewenangan, sertaharapan dan kapasitas. Selain itu, adanya harapan dalammewujudkan kinerja yang baik juga harus disertai dengankeseimbangan kapasitas sumber daya dan keahlian (skill) yangdimiliki.8) KejelasanFokus utama untuk kejelasan adalah mengetahui kewenangan,peran dan tanggungjawab, misi organisasi, kinerja yangdiharapkan organisasi, dan sistem pelaporan kinerja baik individumaupun organisasi.9) KonsistensiKonsistensi adalah sebuah usaha untuk terus dan terus melakukansesuatu sampai pada tercapainya tujuan akhir.B. NasionalismeNasionalisme menurut Lembaga Administrasi Negara (ModulAkuntabilitas, 2015) merupakan manifestasi kesadaran nasional yangmengandung cita-cita dan pendorong bagi suatu bangsa, baik untukmerebut kemerdekaan atau mengenyahkan penjajahan maupun sebagai9

pendorong untuk membangun dirinya maupun lingkungan masyarakat,bangsa dan negaranya. Kita sebagai warga negara Indonesia, sudah tentumerasa bangga dan mencintai bangsa dan negara Indonesia. Kebanggaandan kecintaan kita terhadap bangsa dan negara tidak berarti kita merasalebih hebat dan lebih unggul daripada bangsa dan negara lain. Kita tidakboleh memiliki semangat nasionalisme yang berlebihan (chauvinisme)tetapi kita harus mengembangkan sikap saling menghormati, menghargaidan bekerja sama dengan bangsa-bangsa lain.Sebagai pelayan publik, setiap pegawai ASN senantiasa bersikapadil dan tidak diskriminasi dalam memberikan pelayanan kepadamasyarakat. Mereka harus bersikap profesional dan berintegritas dalammemberikan pelayanan. Tidak boleh mengejar keuntungan pribadi atauinstansinya belaka, tetapi pelayanan harus diberikan dengan maksudmemperdayakan masyarakat, menciptakan kesejahteraan masyarakat yanglebih baik. Untuk itu integritas menjadi penting bagi setiap pegawai ASN.Senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keadilan, tidak korupsi,transparan, akuntabel, dan memuaskan publik.Adapun fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa dannegara, setiap pegawai ASN harus memiliki jiwa nasionalisme yang kuat,memiliki kesadaran sebagai penjaga kedaulatan negara, menjadipemersatu bangsa mengupayakan situasi damai di seluruh wilayahIndonesia, dan menjaga keutuhan NKRI.Empat unsur yang menginspirasi pembentukan nasionalisme adalah :(a) Pencapaian persatuan nasional,(b) Pencapaian Kemerdekaan,(c) Mandiri, dan(d) Menjaga kekhasan nasional.C. Etika PublikEtika publik merupakan refleksi tentang standar/norma yangmenentukan baik/buruk, benar/salah perilaku, tindakan dan keputusanuntuk mengarahkan kebijakan publik dalam menjalankan tanggung10

jawabnya sebagai pelayanan publik. Sedangkan kode etik adalah aturanaturan yang mengatur tingkah laku dalam suatu kelompok khusus dalambentuk ketentuan tertulis.Nilai-nilai dasar etika publik sebagaimana tercantum dalam UndangUndang ASN, adalah sebagai berikut:1) memegang teguh nilai-nilai dalam ideologi Pancasila;2) setia dalam mempertahankan UUD 1945;3) menjalankan tugas secara profesional dan tidak memihak;4) membuat keputusan berdasarkan prinsip keahlian;5) menciptakan lingkungan kerja yang nondiskriminatif;6) memelihara dan menjunjung tinggi standar etika luhur;7) mempertanggung jawabkan tindakan dan kinerja publik;8) memiliki kemampuan menjalankan kebijakan pemerintah;9) memberikan layanan kepada publik secara jujur, tanggap, cepat, tepat,akurat, berdaya guna, berhasil guna, dan santun;10) mengutamakan kepemimpinan berkualitas tinggi;11) menghargai komunikasi, konsultasi, dan kerja sama;12) mengutamakan pencapaian hasil dan mendorong kinerja pegawai;13) mendorong kesetaraan dalam pekerjaan14) meningkatkan efektivitas sistem pemerintahan yang demokratissebagai perangkat sistem karir.Tiga lingkup etika publik yaitu pelayanan publik yang berkualitas danrelevan, bantuan dalam menimbang pilihan dan alat evaluasi sertamodalitas etika.Pada prinsipnya ada 3 (tiga) dimensi etika publik:1. Dimensi Kualitas Pelayanan PublikEtika publik menekankan pada aspek nilai dan norma, serta prinsipmoral, sehingga etika publik membentuk integritas pelayanan publik.11

2. Dimensi bangsa.Pemerintahan korup menyebabkan kemiskinan, sumber diskriminasi,rentan konflik dan penyalahgunaan kekuasaan.3. Dimensi TindakanIntegritas Publik Integritas publik dalam arti sempit yakni tidakmelakukan korupsi atau kecurangan. Adapun maknanya secara luasyakni tindakan yang sesuai dengan nilai, tujuan dan ndalamkesederhanaan hidup.D. Komitmen MutuDefinisi Mutu menurut Crosby dalam Modul Komitmen Mutu(Modul Komitmen Mutu, 2015) merupakan nihil cacat, kesempurnaandan kesesuaian terhadap persyaratan. Dalam arti lain mutumencerminkan nilai keunggulan produk/jasa yang diberikan kepadapelanggan sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya, bahkanmelampaui harapannya.Untuk menjaga mutu layanan, maka ASN harus menerapkan nilainilai komitmen mutu berikut :1)novatif adalah suatu yang baru sebagai perwujudan ide kreatifitasuntuk meningkatkan mutu pelayanan2)Efektif adalah berhasil guna, menunjukkan tingkat ketercapaiantarget yang telah direncanakan, baik menyangkut jumlah maupunmutu hasil kerja.3)Efisien adalah berdaya guna, dapat menjalankan tugas danmencapai hasil tanpa pemborosan sumber daya dan hemat waktu.Orientasi mutu, berkomitmen untuk senantiasa melakukan pekerjaandengan arah dan tujuan untuk kualitas pelayanan.12

E. Anti KorupsiKata korupsi berasal dari bahasa latin yaitu Corruptio yang artinyakerusakan, kebobrokan dan kebusukan. Lembaga Administrasi Negara(Modul Anti Korupsi, 2015) menyatakan korupsi sebagai kejahatan luarbiasa, salah satu alasannya adalah karena dampaknya yang luar biasamenyebabkan kerusakan baik dalam ruang lingkup, pribadi, keluarga,masyarakat dan kehidupan yang lebih luas. Kerusakan tersebut tidakhanya terjadi dalam kurun waktu yang pendek, namun dapat berdampaksecara jangka panjang. Oleh karena itu, Anti Korupsi berarti menolak setiaptindakan yang mengarahkan kepada kerusakan dan kebobrokan di manapunPNS berada.Adapun nilai-nilai dasar anti korupsi adalah meliputi :1) Kejujuran, menurut Sugono (2008) kata jujur dapat didefinisikansebagai lurus hati, tidak berbohong dan tidak curang. Jujur adalah salahsatu sifat yang sangat penting dalam kehidupan pegawai, tanpa sifatjujur pegawai tidak akan dipercaya dalam kehidupan sosialnya.2) Kepedulian, peduli adalah mengindahkan, memperhatikan danmenghiraukan. Nilai kepedulian sangat penting bagi seorang pegawaidalam kehidupan di tempat kerja dan di masyarakat.3) Kemandirian, kondisi mandiri dapat diartikan sebagai prosesmendewasakan diri dengan tidak bergantung pada orang lain untukmengerjakan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan karakterkemandirian pegawai dituntut untuk mengerjakan semua tanggungjawab dengan usahanya sendiri dan bukan orang lain.4) Kedisiplinan,disiplin adalah ketaatan (kepatuhan) kepada peraturan(Sugono, 2008). Manfaat dari hidup yang disiplin adalah kita dapatmencapai tujuan hidup dengan waktu yang lebih efisien, dan juga dapatmembuat orang lain percaya dalam mengelola suatu kepercayaan.5) Tanggung jawab, yaitu sikap dan perilaku seseorang dalammelaksanakan tugasdan kewajibannya terhadap dirisendiri,13

masyarakat, lingkungan (alam, social dan budaya), negara dan TuhanYME6) Kerja keras, yaitu perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguhdalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas sertamenyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.7) Sederhana, yaitu perilaku yang mencerminkan kecukupan dan tidakberlebih-lebihan dalam kehidupan sehari-hari8) Keberanian, yaitu sikap dan perilaku yang menunjukkan kemantapandan rasa percaya diri yang besar dalam melaksanakan tugas dankewajibannya dengan sebaik-baiknya.9) dakberpihakkan dan mengacu pada kebenaran3.2 Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRIUntuk mewujudkan birokrasi yang professional dalam menghadapitantangan-tantangan global, pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 5Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara telah bertekad untuk mengelolaaparatur sipil negara menjadi semakin professional. Undang-undang inimerupakan dasar dalam manajemen aparatur sipil negara yang bertujuan untukmembangun aparat sipil negara yang memiliki integritas, profesional dan netralserta bebas dari intervensi politik, juga bebas dari praktek KKN, serta mampumenyelenggarakan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat.A. Manajemen ASNManajemen ASN adalah pengelolaan ASN untuk menghasilkanPegawai ASN yang professional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dariintervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.Manajemen ASN lebih menekankan kepada pengaturan profesi pegawaisehingga diharapkan agar selalu tersedia sumber daya aparatur sipil Negarayang unggul selaras dengan perkembangan jaman.Adapun asas-asas manajemen ASN, antara lain:1) kepastian hukum;3) proporsionalitas;2) profesionalitas;4) keterpaduan;14

5) delegasi;10) persatuan;6) netralitas;11) kesetaraan;7) akuntabilitas;12) keadilan;8) keterbukaan;13) kesejahteraan9) non diskriminatif;B. Pelayanan PublikPelayanan Publik menurut Lembaga Administrasi Negara adalah segalabentuk pelayanan umum yang dilaksanakan oleh instansi Pemerintah di pusatdan daerah dan dilingkungan BUMN/BUMD dalam bentuk barang atau jasabaik dalam pemenuhan kebut

etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi. Kelima dasar tersebut memiliki peranan penting demi menghasilkan pegawai ASN yang profesional, memiliki nilai dasar, etika profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme sesuai dengan harapan dari pemerintah.