Transcription

TEKNIK PENULISANKARYA ILMIAHdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

7(.1,. 3(18/,6 1 . 5 ,/0, 7LP 5HYLHZHU 'U VHS EEDV EGXOODK 0 3G 'U -DXKDURWL OÀQ 6 3G 0 6L 1XU LGD\DW :DNKLG 8GLQ 0 7LDV 6DWULR GKLWDPD 0 6RV , 0 &HW 6XUDED\D 8,1 6 3UHVV [LL KOP [ FP ,6%1 7DWD /HWDN 6XJHQJ .XUQLDZDQ &RYHU &LWUD \X 0 'LWHUELWNDQ 8,1 6XQDQ PSHO 3UHVV QJJRWD ,. 3, *HGXQJ 6 & /W 8,1 6XQDQ PSHO -O DQL 1R 6XUDED\D H[W (PDLO VXQDQDPSHOSUHVV#\DKRR FR LG &RS\ULJKW 8,1 6XQDQ PSHO 3UHVV 8,1 6 3UHVV DN &LSWD 'LOLQGXQJL 8QGDQJ XQGDQJ OO 5LJKW 5HVHUYHG LL digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

KATA PENGANTARAlhamdulillah, dengan rahmat dan karunia Allah SWT penulisdapat menyelesaikan penyusunan buku “teknik penulisan karyailmiah”. Sholawat dan salam semoga tetap tercurah kepada NabiMuhammad SAW, yang telah membimbing umatnya ke jalan yangbenar dan di ridhoi-Nya.Penyusunan buku ini dimaksudkan untuk mempermudahmahasiswa dalam mempelajari mata kuliah metode penelitianpendidikan, karena kedudukan mata kuliah ini di lingkunganPerguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) baik negeri maupun swastasangat dibutuhkan. Mata kuliah metode penelitian pendidikan inimerupakan Mata Kuliah Kompetensi (MK) Karena itu buku ini sangatpenting untuk dimiliki dan dipelajari oleh mahasiswa PTAI Indonesia,khususnya UIN Sunan Ampel.Buku ini terdiri dari beberapa bab, pembahasannya telahdisesuaikan dengan silabi kurikulum UIN Sunan Ampel Surabaya.Diantara yang dibahas dalam buku ini antara lain pengertian hakikatmenulis, menulis paragraf, menyusun paragraf, hakikat dankarakteristik karya ilmiah, persiapan menulis karya ilmiah,memanfaatkan pustaka dalam penulisan karya ilmiah, komponenkomponen karya tulis ilmiah, menulis karya ilmiah. Penulis menyadaridalam proses penyusunan buku teknik penulisan karya ilmiah ini tidaklepas dari hambatan dan rintangan, tetapi berkat bantuan dariberbagai pihak, baik materil maupun spiritual beban yang berat itudapat teratasi. Oleh karena itu penghargaan dan ucapan terima kasihpenulis sampaikan kepada semua pihak yang telah membantupenulis yang tidak mungkin disebutkan satu persatu, antara lainpenerbit UIN Sunan Ampel Press (SA Press), para penulis yangiiidigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

EXNXQ\D GLMDGLNDQ UHIHUHQVL GDODP PHQ\HOHVDLNDQ SHQ\XVXQDQ EXNX LQL .DPL PHQJKDUDSNDQ NULWLN GDQ VDUDQ DWDV NHVDODKDQ GDQ NHNXUDQJDQ \DQJ DGD GDODP SHQ\XVXQDQ EXNX LQL 6\XNUDQ NDWKLUDQ VHPRJD NHEDLNDQ PHUHND VHPXDQ\D VHODOX PHQGDSDWNDQ EDODVDQ VHEDJDL iPDO VDOLK GDQ PHQGDSDW ULGD¶ GDUL OODK 6:7 6HPRJD EXNX LQL EHUPDQIDDW GDQ PHQDPEDK NKD]DQDK LQWHOHNWXDO NKXVXVQ\D EDJL SHQXOLV GDQ XPXPQ\D EDJL SDUD SHPEDFD 6XUDED\D 7LP 3HQ\XVXQ ŝǀ digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

DAFTAR ISIKATA PENGANTAR ---iiiDAFTAR ISI ---- vBAB– IPendahuluan1. Hakikat menulis ----12. Kegiatan belajar 1 : Konsep Menulis ----2a. Pengertian, tujuan dan manfaat menulis ----3b. Mitos tentang menulis ----9c. Bentuk karangan ----153. Kegiatan belajar 2 : Menulis Sebagai Proses ----26a. Berbagai pendekatan dalam menulis ----261) Tahap prapenulisan ----302) Tahapan penulisan ----403) Tahap pascapenulisan ----41BAB– IIPendahuluan1. Kegiatan belajar 1 : Paragraf ----46a. Pengertian dan fungi paragraph ----48b. Penanda dan struktur paragraf ----52c. Syarat paragraf yang baik ----60Latihan ----662. Kegiatan belajar 2 : jenis-jenis paragraph ----67a. Posisi paragraf dalam karangan ----67b. Posisi kalimat topik ----70c. Teknik pemaparan pengembangan paragraf ----73vdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

d. Pengembangan paragraph ----79Latihan ----88BAB - IIIPendahuluan1. Kegiatan belajar 1 : Paragraf Deskrips ----94a. Pengertian dan Ciri-ciri Paragraf Deskripsi ----94b. Pola pengembangan dan pendekatan paragraphdeskripsi ----102c. Memperbaiki dan Menyusun Paragraf Deskripsi----1106Latihan ----1202. Kegiatan belajar 2 : paragraf narasi ----121a. Pengertian dan Ciri-ciri Paragraf Narasi ----121b. Narasi Fakta dan Narasi Fiktif ----130c. Memperbiki dan Menyusun Paragraf ----1473. Kegiatan Belajar 3 : Paragraph Argumentasi ----150a. Pengertian dan ciri paragraf argumentasi ----150b. Teknik pengembangan argumentasi ----152c. Memperbaiki dan menyusun paragraph argumentasi ---153Latihan ----166BAB IVPendahuluan ----1701. Kegiatan belajar 1 : eksposisi ----171a. Pengertian ekspoisi ----171b. Teknik pengembangan eksposisi ----176Latihan ----1952. Kegiatan belajar 2 : persuasi ----196a. Pengertian persuasi ----196b. Jenis-jenis karangan persuasi ----199Latihan ----206vidigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

BAB VPendahuluan ----2091. Kegiatan belajar 1 : hakikat karya ilmiah ----211a. Pengertian dan ciri-ciri karya ilmiah ----211b. Tujuan penulisan karya ilmiah ----220c. Fungsi dan manfaat karya ilmiah ----201d. Karya ilmiah dan karya ilmiah popular ----223Latihan ----2242. Kegiatan belajar 2 : karakteristik karya ilmiaha. Aspek-aspek yang menentukan karakteristik karya ilmiah ----226b.c.d.e.Struktur penyajian karya ilmiah ----227Komponen dan subtansi karya ilmiah ----237Sikap penulis dalam karya ilmiah ----238Penggunaan bahasa dalam penulisan karya ilmiah ---244Latihan ----250BAB VIPendahuluan ----2541. Rencana pelaksanaan perkuliahan (RPP) ----2552. Uraian materi menulis karya tulis ilmiah ----259a. Deskripsi karya imiah ----259b. Aspek-aspek dan ciri karya tulis ilmiah ----260c. Penggunaan bahasa indoensia karya tulis ilmiah ----264d. Pola dan format penulisan karya tulis ilmiah ----265e. Menulis makalah ----275f. Menulis skripsi, tesis dan disertasi ----278g. Menulis proposal penelitian ----279Latihan ----281viidigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

BAB VIIPendahuluan ----2831. Rencana pelaksanaan perkuliahan ----2852. Uraian materi kaidah berbicara bahasa indoensia ----289a. Hakikat keterampilan berbicara ----289b. Tujuan keterampilan berbicara ----292c. Jenis-jenis keterampilan berbicara ----295d. Faktor-faktor yang mempengaruhi eektifitas berbicara ---297e. Prinsip-prinsip keterampilan berbicara ---- 298f. Ciri-ciri pembicara ideal ----299g. Hambatan-hambatan dam berbicara ----300h. Sikap mental dalam berbicara ----302Latihan ----305BAB VIIIPendahuluan ----3071. Kegiatan belajar 1: pengertian, peran, jenis dsn penelusuranpustaka ----309a. Kegiatan dan kativitas ilmiah ----309b. Peran pustaka ----312c. Makna oprasional pustaka ----315d. Jenis pustaka di masyarakat modern ----320e. Penelusuran pustaka cetak ----322f. Penelusuran pustaka online ----3241) Dasar-dasar ----3252. Kegiatan belajar 2: plagiarism dan etika serta penulisanrujukan dan penulisan refensi ----331a. Pengertian dan contoh plagiarism ----331b. Hasil karya sendiri ----334c. Strategi penelusuran ----335d. Pencegahan dan penanggulangan plagiarism ----344e. Etika karya ilmiah ----345viiidigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

f.Dokumentasi: kutipan atau sitasi dan refrensi ----349Latihan ----353BAB IXPendahuluan1. Kegiatan belajar 1: hal yang perlu diperhatikan dalam menuliskarya ilmiah ----357a. Pernyataan dasar menulis artikel ilmiah ----357b. Kronologis proses penulisan karya ilmiah ----363c. Jenis-jenis artikel imiah----3682. Kegiatan belajar 2: komponen dan isi artikel ilmiah----372a. Judul ----372b. Abstrak dan kata kunci ----372c. Bagian inti ----372Latihan ----375BAB XPendahuluan1. Kegiatan belajar 1: berpikir kritis, analisis dan sintesis dalammenulis karya ilmiah ----378a. Hakikat dan contoh proses menulis ----378b. Berpikir kritis atau reflekstif tentang hakikat prosesmenulis ----379c. Lesson learned (pelajaran yang dapat dimabil) ----3832. Kegiatan belajar 2: bentuk tulisan dan bahasa dalam menuliskarya ilmiah ----386a. Tabel dan diagram ----386b. Diagram sederhana ----388c. Diagram paduan ----389d. Bahasa Indonesia baku ----389e. Tulisan baku ----392f. Ejaan baku ----395g. Kosakata baku ----397h. Tata bahasa baku ----398ixdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

i.Lafal baku ----401Latihan ----404xdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat MenulisBAB IHakikat nunangkan pikiran, gagasan, ide-ide cemerlang dalamhati maupun pikiran dan tindakan besar yang dituangkan dalam tulisan yang dijadikan wujud bahwaapa yang dimiliki dapat diketahui oleh orang lainmelalui tulisan, usaha memberanikan diri untuk berlatihserta kamauan dalam menulis sangatlah pentingutamanya bagi siswa-siswi baik masih ditingkat sekolahmaupun perguruan tinggi yaitu mahasiswa yangdiharapkan memiliki karya berupa buku, artikel,maupun novel serta puisi dan karya yang lain ia tulis.Pertanyaan yang sering hadir pada diri kita semuaialah apa kita sudah mempunyai karya tulis?, ataukahbelum, kalau belum mengapa tidak memulai menulisdari awal saat ini, andai kata kita mulai beberapa tahunyang lalu berapakah hasil karya yang kita hasil. Tapikeyataannya sampai hari belum menghasilkan apa,jangan khawatir tiada terlambat untuk belajar sertausaha menulis dari sejak awal. Banyak sekali saat kitamemiliki pikiran dan gagasan berlian tapi kita takutuntuk menuangkan pikiran kita, mungkin alasan tulisankita sederhana, tidak berkualitas dan lain sebagainya danharus dimulai dari mana?.1Teknik Penulisan Karya Ilmiahdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat MenulisKegiatan Belajar 1Konsep MenulisMenulis adalah kegiatan penyampaian pesan(gagasan, perasaan, atau informasi) secara tertuliskepada pihak lain. Dalam kegiatan berbahasa menulismelibatkan empat unsur, yaitu penulis sebagaipenyampai pesan, pesan atau isi tulisan, medium tulisan,serta pembaca sebagai penerima pesan. Kegiatan menulissebagai sebuah perilaku berbahasa memiliki fungsi dantujuan: personal, interaksional, informatif, instrumental,heuristik, dan estetis. Sebagai salah satu aspek dariketerampilan berbahasa, menulis atau mengarangmerupakan kegiatan yang kompleks.Kompleksitas menulis terletak pada tuntutankemampuan untuk menata dan mengorganisasikan idesecara runtut dan logis, serta menyajikannya dalamragam bahasa tulis dan kaidah penulisan lainnya. Akantetapi, di balik kerumitannya, menulis menjanjikanmanfaat yang begitu besar dalam percayaan diri dan keberanian, serta kebiasaan dankemampuan dalam menemukan, mengumpulkan,mengolah, dan menata informasi. Sayangnya, tidakbanyak orang yang suka menulis. Di antara penyebabnyaialah karena orang merasa tidak berbakat serta tidaktahu bagaimana dan untuk apa menulis. Alasan itusebenarnya tak terlepas dari pengalaman belajar yangdialaminya di sekolah. Lemahnya guru, kurangnyamodel, dan kekeliruan dalam belajar menulis yang2Teknik Penulisan Karya Ilmiahdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat Menulismelahirkan mitos-mitos tentang menulis, memperparahkeengganan orang untuk menulis.Menulis sebagai salah satu keterampilanberbahasa tak dapat dilepaskan dari aspek-aspekketerampilan berbahasa lainnya. Ia mempengaruhi dandipengaruhi. Pengalaman dan masukan yang diperolehdari menyimak, berbicara, dan membaca, akanmemberikan kontribusi berharga dalam menulis. Begitupula sebaliknya, apa yang diperoleh dari menulis akanberpengaruh pula terhadap ketiga corak kemampuanberbahasa lainnya. Namun demikian, menulis memilikikarakter khas yang membedakannya dari yang lainnya.Sifat aktif, produktif, dan tulis dalam menulis,memberikannya ciri khusus dalam hal kecaraan,medium, dan ragam bahasa yang digunakannya.A. Pengertian, Tujuan, dan Manfaat MenulisMenulis atau mengarang adalah suatu aktivitasmenuangkan pikiran secara sistematis ke dalam bentuktertulis atau kegiatan memikirkan, menggali, danmengembangkan suatu ide dan menuangkannya dalambentuk tulisan. Rumusan pengertian merupakan kan simbol-simbol tulis sebagai mediumnya.Sebagai sebuah ragam komunikasi, setidaknya terdapatempat unsur yang terlibat dalam menulis. Keempatunsur itu adalah: (1) penulis sebagai penyampai pesan,(2) pesan atau sesuatu yang disampaikan penulis, (3)saluran atau medium berupa lambang-lambang bahasatulis seperti rangkaian huruf atau kalimat dan tanda3Teknik Penulisan Karya Ilmiahdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat Menulisbaca, serta (4) penerima pesan, yaitu pembaca, sebagaipenerima pesan yang disampaikan oleh penulis.Fungsi dan tujuan menulis sebagai sebuah kegiatanberbahasa, menulis memiliki sejumlah fungsi dan tujuansebagai berikut:1. Fungsi personal, yaitu mengepresikan pikiran, sikap,atau perasaan pelakunya, yang diungkapkan melaluimisalnya surat atau buku harian.2. Fungsi instrumental (direktif), yaitu mempengaruhisikap dan pendapat orang lain.3. Fungsi interaksional, yaitu menjalin hubungan sosial.4. Fungsi informatif yaitu menyampaikan informasi,termasuk ilmu pengetahuan.5. Fungsi heuristik, yaitu belajar atau memperolehinformasi.6. Fungsi estetis, yaitu untuk mengungkapkan ataumemenuhi rasa keindahan,Saudara, kita semua tahu bahwa menulis itu besarmanfaatnya, baik bagi diri sendiri maupun orang lainyang membacanya. Graves (1978), salah seorang tokohyang banyak melakukan penelitian tentang pembelajaranmenulis, menyampaikan manfaat menulis sebagaiberikut.1.Menulis Mengembangkan KecerdasanMenurut para ahli psikolinguistik, menulismerupakan suatu aktivitas kompleks. ngharmoniskan berbagai aspek, seperti pengetahuantentang topik yang dituliskan, kebiasaan menata isitulisan secara runtut dan mudah dicerna, wawasan dan4Teknik Penulisan Karya Ilmiahdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat Menulisketerampilan meracik unsur-unsur bahasa sehinggatulisan menjadi dan enak dibaca, serta kesanggupanmenyajikan tulisan yang sesuai dengan konvensi ataukaidah penulisan. Untuk dapat menulis seperti itu, makaseorang calon penulis di antaranya memerlukankemauan dan kemampuan:a. Mendengar, melihat, dan membaca yang baik;b. Memilah, rnemilih, mengolah, mengorganisasikan,dan rnenyimpan informasi yang diperolehnya secarakritis dan sistematis:c. Menganalisis sebuah persoalan dan berbagaiperspektif:d. Memprediksi karakter dan kemampuan pembaca;sertae. Menata tulisan secara logis, runtut, dan kaligus mengasah pula daya pikir dan kecerdasanseseorang yang mau belajar menulis atau mengarang.Tidak heran jika Cunningham, dkk.(1995) secara tegasmenyatakan bahwa menulis adalah berpikir. Dalammenulis terdapat sembilan proses berpikir sebagaiberikut.a. Mengingat apa yang telah dipelajari, dialami, dandiketahui sebelumnya, yang tersimpan dalamrekaman ingatan seorang penulis berkenaan denganapa yang ditulisnya.b. Menghubungkan apa yang telah dipelajari, dialami,dan diketahui sebelumnya, yang berkaitan dengansesuatu yang ditulis seseorang, sehingga berbagaiinformasi itu saling terkait satu sama lain dan5Teknik Penulisan Karya Ilmiahdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat Menulismembentuk satu keutuhan. Mengingat danmenghubungkan merupakan aktivitas berpikir yangtampaknya terjadi secara bersamaan. Otak kitabiasanya mengingat pengetahuan dan pengalamanyang dimiliki terlebih dahulu. Baru kemudianmenghubungkan pengetahuan dan pengalaman baruyangdiperolehdenganpengetahuandanpengalaman yang sudah ada.c. Mengorganisasikan informasi/pengetahuan yangdimiliki sehingga mempermudah penulis untukmengingat dan menatanya dalam menulis.d. Membayangkan ciri atau karakter dan apa yang telahdiketahui dan dialami sehingga tulisan menjadi lebihhidup.e. Memprediksi atau meramalkan bagian tulisanselanjutnya, ketika menyusun bagian tulisansebelumnya. Perilaku berpikir ini akan menjadikantulisan yang dihasilkan mengalir dengan lancar,runtut, dan logis.f. Memonitor atau memantau ketepatan tataan dankaitan antar satu bagian tulisan dengan bagiantulisan lainnya.g. Menggeneralisasikan bagian demi bagian informasiyang ditulis ke dalam sebuah kesimpulan.h. Menerapkan informasi atau sebuah kesimpulan yangtelah disusun ke dalam konteks yang baru.i. Mengevaluasi apakah seluruh infonnasi yangdiperlukan dalam tulisan telah cukup memadai,memiliki hubungan yang erat satu sama lainsehingga membentuk satu kesatuan tulisan yangsistematis dan logis, serta dikemas dalam penataan6Teknik Penulisan Karya Ilmiahdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat Menulisdan pembahasaan yang mudah dipahami danmenarik.2.Menulis Mengembangkan Daya Inisiatif danKreativitasKegiatan membaca seorang dapat menemukaninformasi di temukan apa yang dibaca. Sebaliknya,dalam menulis seseorang mesti menyiapkan danmenyuplai sendiri segala sesuatunya: isi tulisan,pertanyaan dan jawaban, ilustrasi, pembahasaan, sertapenyajian tulisan. Supaya tulisan menarik dan enakdibaca maka apa yang dituliskan harus ditatasedemikian rupa sehingga logis, sistematis, dan tidakmembosankan.Untuk dapat menghasilkan tulisan yang baik, makaseorang penulis harus memiliki daya inisiatif dankreativitas yang tinggi dengan mencari, menemukan,dan menata sendiri bahan atau informasi dan berbagaisumber, yang terkait dengan topik yang akan ditulisnya.Ia harus mempelajari, membaca, dan memilih sumbersumber itu, serta mensistematiskan hasil bacanya. Iaharus membuat atau menemukan contoh dan ilustrasiyang membuat tulisannya kian jelas dan menarik. Iaharus memilih struktur bahasa dan kosakata yang nya. Ia berulang kali harus mencoba danmenemukan cara untuk memulai dan mengakhiritulisannya dengan enak. Semua itu harus ada usaha yangdiniatkan.7Teknik Penulisan Karya Ilmiahdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat Menulis3.Menulis Menumbuhkan Kepercayaan Diri danKeberanianBanyak kekhawatiran dan bayangan burukmenghinggapi kepala orang awal menulis. Misalnya,malu jika hasilnya jelek, khawatir salah menyampaikansehingga dapat menyinggung orang lain, takuttulisannya ditertawakan orang, dan berbagai macamkecemasan lainnya. Inilah yang menjadikan individusulit untuk menghasilkan sebuah karya tulis. Menulismemerlukan keberanian. Ia harus berani menampilkanpemikirannya, termasuk perasaan, cara pikir, dan gayatulis, serta menawarkannya kepada orang lain.Konsekuensinya, dia harus memiliki kesiapan dankesanggupan untuk melihat dengan jernih segenappenilaian dan tanggapan apa pun dari pembacanya, baikyang bersifat positif maupun negatif Penilaian atautanggapan dan orang lain justru merupakan masukanatau pupuk bagi penulis untuk dapat memperbaikikemampuannya dalam menulis.4.Menulis Mendorong Kebiasaan serta MemupukKemampuan dalam Menemukan, Mengumpulkan,dan Mengorganisasikan InformasiPada awalnya, seseorang menulis karena ia memilikiide, gagasan, pendapat, atau sesuatu yang menurutpertimbangannya penting untuk disampaikan dandiketahui oleh orang lain. Tetapi, kerap informasi yangdimiliki tentang isi tulisan tidak dimiliki dengan cukup.Kondisi ini akan mendorong seseorang untuk mencari,mengumpulkan, menyerap, dan mempelajari informasiyang diperlukan dan berbagai sumber di sini dapat8Teknik Penulisan Karya Ilmiahdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat Menulisberupa: (a) bacaan (buku, artikel, jurnal, laporanpenelitian, data statistik dan media cetak atau internet)yang informasinya diperoleh melalui kegiatan membaca,(b) rekaman atau siaran yang informasinya digali melaluikegiatan melihat dan menyimak, (c) orang yanginformasinya dijaring melalui diskusi, tanya jawab, atauwawancara, serta (d) alam atau lingkungan yangditangkap melalui pengamatan.B. Mitos Tentang MenulisBegitu besar manfaat menulis, baik bagi diri penulissendiri maupun bagi orang lain. Sayangnya, tidakbanyak orang yang suka menulis dikarenakanbanyaknya agapan yang menghantui pikiran yangkurang positif dari tulisan yang dihasilkan, dalampandangan Graves (978), keadaan itu dipicu oleh banyakfaktor seperti berikut ini.1.Orang Enggan Menulis karena Tidak Tahu untukApa Ia MenulisMenulis dan mengarang memerlukan waktu, energi,pikiran, serta perasaan. Cukup banyak pengorbanandemi membuat sebuah tulisan. Bagi orang yang tidaktahu tujuan menulis pengorbanan dianggap terlalumahal, atau bahkan mungkin sia-sia. Oleh karena itu,wajarlah kalau orang enggan untuk menulis.banyak manfaa yang dapat dilakukan denganmenulis. Pada zaman kemerdekaan, tulisan-tulisanSoekarno dapat membakar semangat nasionalismemenentang penjajahan hingga menjadikan Indonesiamerdeka. Pada zaman pergolakan berbagai karya9Teknik Penulisan Karya Ilmiahdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat Menulissastrawan seperti Rendra, Taufiq Ismail, dan GoenawanMohamad, mampu membakar dan membangkitkansemangat orang untuk menghadapi kezali’manpenguasa. Kini, kita banyak belajar dan memperolehbanyak informasi dan ilmu pengetahuan dari berbagaisumber tulisan termasuk media sosial.Saat ini kemampuan menulis dapat dijadikan lahannafkah. Kita dapat melihat begitu banyak orangberprofesi sebagai penulis. Jurnalis, penulis cerita,kolunmis, esais, dan bahkan penulis buku, dapat hiduplayak berkat menulis. Dengan kata lain, kemampuanmenulis tidak sekadar dapat mendukung pengembangandiri. Kemampuan itu dapat berguna di lingkungan kerja,sebagai lahan nafkah, serta penyebaran ilmupengetahuan dan informasi.2.Orang Enggan Menulis karena Merasa TidakBerbakat dalam MenulisSetiap orang pada dasarnya memiliki potensi untukdapat menulis atau mengarang dengan baik.Persoalannya, karena menulis merupakan sebuahkemahiran, maka penguasaannya memerlukan prosesbelajar dan latihan yang sistematis dan terus-menerusyang dijalani secara berulang-uang sehingga membentuksebuah kebiasaan yang menjadikan sebuah skill berupaketerampilan menulis. Bagi siapa saja berbakat menuliskalau tidak pernah dilatih tidak akan memilikikemampuan menulis yang baik. manakalah seseoranguntuk menulis tidak terletak pada berbakat atautidaknya seseorang, melainkan pada minat, kemauan,10Teknik Penulisan Karya Ilmiahdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat Menulisdan kegigihannya untuk belajar dan berlatih menulisterus menerus.3.Orang Enggan Menulis karena Merasa Tidak TahuBagaimana MenulisBagi siapa pun yang pernah mengenyam pendidikanformal pasti pernah mendapatkan pelajaran tulismenulis atau mengarang. Ia pasti pernah belajar tentangmemilih tema dan topik karangan yang tepat, ejaan dantanda baca, mengembangkan kerangka karangan,memilih kata dan menempatkannya dalam strukturberbahasa, menyusun kalimat dan alinea, serta kaidahkaidah tulis menulis lainnya. Saat di sekolah siswadibekali begitu banyak tentang pengetahuan karangmengarang, tetapi proses belajar yang dialaminyakurang memicu minat dan memberinya pengalamanyang bermakna untuk menulis secara kreatif berbagaicorak karangan. Kondisi ini diperparah lagi dengankurangnya masukan atau balikan yang memadai dariseorang guru atas karangan yang telah ruhitumbuh-kembangnyapandangan,dorongan, minat, dan kemampuan anak dalam praktikmenulis. Smith (1981) menegaskan bahwa pengalamanbelajar menulis yang dialami anak di sekolah tidak dapatdilepaskan dari kondisi gurunya sendiri. Wawasan,sikap, perilaku, dan kemampuan guru dalammengajarkan menulis pada akhirnya dapat mendorongterciptanya mitos atau pendapat yang keliru tentangmenulis dan pengajarannya. Sejumlah mitos yang kerap11Teknik Penulisan Karya Ilmiahdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat Menulismuncul dalam kegiatan menulis atau mengarang diantaranya sebagai berikut.:a. Menulis itu sangat mudahKata orang yang menyampaikan, menulis itu mudah.Memang betul gampang jika sekadar pengetahuan atauteori tentang menulis. Tetapi, mengarang bukan sematateori. Mengarang adalah akumulasi kemampuan yangterdiri dari berbagai daya (daya pikir, daya nalar, dayarasa) yang berkaitan dengan penguasaan persoalankebahasaan, psikososial, tata tulis, dan pengetahuantentang isi tulisan. Teori mengarang hanyalah alat agarorang dapat menata tulisan dengan baik sehingga dapatdipahami dan dinikmati oleh pembacanya.Mengarang juga merupakan sebuah kemahiran.Layaknya sebuah keterampilan, ia hanya akan dapatdikuasai melalui kegiatan belajar dan berlatih secarasungguh-sungguh, serta mendapatkan masukan dariorang lain yang digunakan untuk memperbaiki cara dankemampuan seorang penulis.b. Kemampuan menggunakan unsur mekanik bahasamerupakan inti dari menulisMengarang memang memerlukan kemampuanuntuk menggunakan dan menata unsur-unsur bahasadengan cermat. Seorang penulis membutuhkankesanggupan untuk memilih dan menggunakan katadengan tepat, menata kalimat dan alinea dengan baik,menempatkan ejaan tanda baca dan ejaan dengan tepat,serta memilih corak wacana yang sesuai.Sebuah karangan mesti memiliki isi atau pesan yangakan disampaikan kepada pembaca. Isi karangan ituberupa ide, pikiran, perasaan, atau informasi mengenai12Teknik Penulisan Karya Ilmiahdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat Menulissesuatu yang ditulis. Dalam konteks ini, unsur-unsurmekanik menulis dan kebahasaan hanyalah sekadar alatyang digunakan untuk mengemas dan menyajikan isikarangan sehingga pembaca mudah memahaminya.Jadi menulis perlu adaya penguasaan unsur-unsurbahasa dan isi tulisan sama pentingnya. Mengapa karenaseseorang menulis hanya karena ia memiliki penguasaanyang hebat tentang unsur-unsur kebahasaan. tetapi tidakmemiliki penguasaan yang baik tentang isi tulisan, makatulisannya akan dangkal dan kurang bermakna.Sebaliknya, seseorang yang begitu banyak menguasaiinformasi tentang sesuatu persoalaan, tetapi ia sangatlemah dalam menggunaan unsur-unsur bahasa dan tatatulis, maka tulisannya akan sulit dipahami dan tidakmenarik bagi pembacanya.c. Menulis itu harus sekali jadiUntuk memahami mitos tersebut marilah kita ikutitingkah Rudi yang awal kali harus menulis makalahtugas kuliah pada semester pertamanya di perguruantinggi.“Rudi mendapat tugas untuk membuat makalahmata tempat ruang dan sistem sosial. Ia memilihtopik tentang pengaruh perubahan sosial bagimasyarakat. Berbagai referensi terkait dengan topikitu diatur untuk dikumpulkan dan dibacanya.Kemudian ia pun mulai menuangkan pikirannya kedalam komputer.Satu alinea selesai ia ditulisnya. Tetapi, ketikadibaca, ia merasa tidak sesuai harapan. Akhirnya, iahapus lagi. Ia mulai menyusun kembali alineapertama tulisannya. Lalu, dibacanya kembali. Tetapi13Teknik Penulisan Karya Ilmiahdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat Menulisia pun tidak merasa puas. Akhirnya, ia hapuskembali. Begitulah seterusnya. Setelah lima kali,ternyata alinea yang ditulis masih tidak a lantas dimatikan. Ia tinggal pergi dantidur.”Apakah diri kita pernah memiliki pengalamanseperti Rudi? disadari atau tidak, perilaku Rudimerupakan cermin mitos tetang menulis. Ia inginmenulis sekali jadi dan hasilnya langsung bagus. Mitositu akhirnya menjadi bumerang untuk Rudi akhir sampaifrustrasi.Tidak banyak orang yang dapat menulis sekali jadi.Bahkan seorang profesional sekalipun. Apalagi, kitasebagai pemula yang baru belajar mengarang. Menulisatau mengarang adalah sebuah proses, yang terdiri danserangkaian tahapan, yaitu tahap pra-penulisan,penulisan, serta penyuntingan dan perbaikan. Padaproses menulis, tahapan-tahapan itu tidak bersifat linearmelainkan sirkuler dan interaktif, sebagaimana akan kitabahas pada Kegiatan Belajar Kegiatan 2 ini.d. Siapa pun dapat mengajarkan menulis yang baikSeorang guru menulis yang baik tidak hanyamenguasai teori menulis. Tetapi juga, ia memilikikesukaan dan pengalaman dalam menulis, lewat tulisanyang ia hasilkan berupa karya novel, buku, puisimaupun karya ilmiah lain. Sebab jika tidak, bagaimanamungkin ia dapat menularkan semangat dan minatnyakepada siswa sebagai seorang pendidik? Bagaimanamungkin ia dapat menceritakan kenikmatan dan14Teknik Penulisan Karya Ilmiahdigilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

Hakikat Menuliskemanfaatan menulis apabila ia semdiri tidak pernamenulis? Bagaimana mungkin ia dapat memberikansolusi terhadap berbagai kesulitan menulis apabilasendiri tidak perna menulis? Bagaimana mungkin iadapat menjadi model atau contoh menulis yang baik bagisiswanya? (Rijlaarsdam, van den Bergh, dan Couzijn,Ed., 2005).C. Bentuk KaranganKalau kita perhatikan dan cermati begitu banyakbentuk karangan. Ada artikel, makalah, laporanpenelitian, sejarah, resensi, buku pelajaran, tulisanreportase, cerita pendek, novel, puisi, dan banyak ristik atau ciri-ciri

Menulis proposal penelitian ----279 Latihan ----281 . . usaha menulis dari sejak awal. Banyak sekali saat kita memiliki pikiran dan gagasan berlian tapi kita takut untuk menuangkan pikiran kita, mungkin alasan tulisan . tahu bagaimana dan untuk apa menulis. Alasan itu