Transcription

PENULISAN KARYA TULIS ILMIAHDi Susun OlehAgus Pratomo Andi Widodo, M.PdNizamia Learning Center 2018i

PENULISAN KARYA TULIS ILMIAHAgus Pratomo Andi Widodo, M.Pd Nizamia Learning Center 2018Anggota IKAPIRegister 166/JTI/2016All right reservedHak cipta dilindungi oleh undang-undangDilarang mengutip atau memperbanyak sebagian atau seluruh isibuku ini tanpa izin tertulis dari PenerbitPenulis :Agus Pratomo Andi Widodo, M.PdEditorDr. Amka, M.SiLayout & Desain cover:Ahmad FarukDiterbitkan pertama kali olehNizamia Learning CenterRuko Valencia AA-15 SidoarjoTelepon (031) 8913874E-mail: [email protected]: www.nizamiacenter.comCetakan pertama, Mei 2018vi 110 hlm 14; x 21ii

Kata PengantarPuji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang MahaEsa karena atas rahmat dan karunia-Nya kami bisa menyelesaikanbuku Penulisan Karya Ilmiah Program Studi Pendidikan LuarBiasa Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.Buku ini dibuat dengan mempertimbangkan perkembangankonsep dan teori tentang jenis-jenis karya ilmiah. Selain itu, bukuini kami konsep untuk kemandirian mahasiswa dan dosen sebagaipembimbing.Kesuksesan belajar berawal dari kemauan dan ditunjangoleh berbagai sarana, salah satu diantaranya adalah buku. Harapankami, buku ini dapat membantu mahasiswa memahami sistematikapenulisan karya ilmiah, jenis karya ilmiah, tipe karya ilmiah sertabagaimana menulis kutipan yang baik dan benar.Akhir kata kami mengucapkan terima kasih kepada semuapihak yang telah membantu dalam menerbitan buku ini. Kritik dansaran sangat kami harapkan untuk perbaikan buku ini di masayang akan datang.Penulisiii

Daftar IsiKata PengantariiiDaftar IsiivMateri 1 Konsep Dasar Penulisan Karya Tulis1IlmiahDefinisi Karya Tulis Ilmiah2Ciri-ciri Karya Tulis Ilmiah5Jenis-jenis Karya Tulis Ilmiah8Karakterisitik Karya Ilmiah12Tujuan Penulisan Karya Ilmiah12Fungsi Penulisan Karya Ilmiah14Syarat Penulisan Karya Ilmiah15Manfaat Penulisan Karya Ilmiah18Prinsip-prinsip Penulisan Karya Ilmiah21Sikap Penulisan Karya Ilmiah22Tahapan Umum Penulisan Karya Ilmiah25Topik Karya Ilmiah Yang baik25Penggunaan Bahasa Baku dalam Penulisan Karya26Tulis IlmiahKode Etik Penulisan Karya Ilmiah28Plagiarisme dalam Karya Ilmiah31Materi 2 Jenis-Jenis Karya IlmiahArtikel3636iv

MakalahSkripsiKertas KerjaPaperTesisDisertasiMateri 3 Sistematika Penulisan Karya IlmiahMakalahArtikel 105Daftar Pustakav

vi

KONSEP DASAR PENULISANKARYA TULIS ILMIAHA. Deskripsi MateriPerkuliahan ini membahas tentang pengertian karyailmiah, fungsi karya ilmiah, jenis-jenis karya ilmiah,manfaat penyusunan karya ilmiah, tahap penyusunankarya ilmiah yang meliputi tahap persiapan: pemilihantopik dan masalah, pembatasan topik, penentuan juduldan pembuatan kerangka karya ilmiah; pengumpulandata, pembuatan konsep, penyuntingan, pengetikan ataupenyajian; sistematika penulisan skripsi, artikel, makalah,dan laporan penelitian. Dalam perkuliahan ini jugamengkaji tentang teknik penulisan yang meliputi: bahandan jumlah halaman, perwajahan yang terdiri dari ukurankertas dan penomoran serta penyajian yang meliputipenulisan judul, tujuan penyusunan, lembar persetujuan,abstrak. Selain itu juga membahas tentang cara menulisrujukan yang meliputi cara merujuk, cara menulis daftarrujukan.B. Tujuan PembelajaranSetelah selesai mengikuti Mata Kuliah ini diharapkanmahasiswa memiliki kompetensi: Membangun konsep definisi dengan konstruksipemahaman sendiri merujuk pada pendapat para ahli Mengkategorikan jenis-jenis karya ilmiah berdasarkankarakteristikPENULISAN KARYA TULIS ILMIAH1

Menyimpulkan fungsi dari karya ilmiah sesuai dengankaidahnya Membuat pola bagaimana proses karya ilmiah dibuatdengan baik Membangun kesadaran etika penulisan karya ilmiahdengan menjauhi plagiasiC. MateriIkatlah ilmu dengan tulisan dan satu cara untukmenjadi abadi adalah dengan cara menulis. Begitulahpetuah yang umum kita dengar mengenai menulis.Sebenarnya semua orang memiliki kemampuan dalammenulis. Namun, tidak banyak yang mampumengutarakan pikiran maupun gagasannya ke dalambentuk tulisan. Khususnya penulisan dalam bentuk karyailmiah. Di sini kami akan membahas mengenai konsepdasar karya tulis ilmiah secara lebih mendalam.1)Definisi Karya Tulis IlmiahKarya ilmiah terdiri dari dua kata yaitu: karya danilmiah. Karya menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI) adalah pekerjaan, hasil perbuatan, buatan, ciptaan(terutama hasil karangan). Sedangkan ilmiah adalahbersifat ilmu dan secara ilmu pengetahuan, memenuhisyarat (kaidah) ilmu pengetahuan. Ilmiah diartikan sebagaihal yang berlandaskan kepada ilmu pengetahuan. Dalammembuat sesuatu yang bersifat ilmiah seseorang harusmemiliki landasan yang kuat atau dikenal dengan istilahteori.2Agus Pratomo Andi Widodo, M.Pd

Menurut Setiawan, karya ilmiah merupakan buahpemikiran seorang ilmuwan yang melakukan kepustakaan,mengumpulkan pengalaman, penelitian dan didapat daripengetahuan orang sebelumnya dengan tujuanmengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.Karya merupakan hasil pemikiran ilmiah pada suatudisiplin ilmu tertentu disusun berdasarkan fakta, tidakbersifat emosional dan disusun secara sistematis, ilmiah,logis, dan kompherensif. Logis berarti fakta, keterangan,dan informasi memiliki argumentasi yang dapat diterimaoleh akal. Sistematis artinya, tulisan didapatkanberdasarkan urutan yang bertahap. Komprehensif berartifakta, gejala, dan peristiwa, ditelaah secara menyeluruhhubungan dengan fakta dengan lainnya.Drs. Totok Djuroto dan Dr. Bambang Supriyadimenyebutkan bahwa karya ilmiah merupakan serangkaiankegiatan penulisan berdasarkan hasil penelitian, yangsistemastis berdasarkan pada metode ilmiah, lahan yang muncul sebelumnya.Brotowidjoyo (1985) mengemukakan karya ilmiahadalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan faktaumum dan ditulis secara metodologi penulisan yang baikdan benar, dan dapat dibuktikan baenar tidaknya. Lebihlanjut beliau mengemukakan bahwa karya ilmiah harusditulis dengan konkret, gaya bahasanya formal, dan katakatanya teknis. Sedangkan The Liang Gie (2002)berpendapat bahwa karya ilmiah merupakan jeniskarangan mengenai suatu topik keilmuan dan umumnyaPENULISAN KARYA TULIS ILMIAH3

ditujukan untuk masyarakat yang berkecimpung dalambidang pengetahuan yang bersangkutan.Karya ilmiah diperoleh oleh ilmuan dari melaluipengamatan, peninjauan, wawancara, angket, penelitandalam bidang tertentu, yang disusun secara sistematis,bahasa yang baik, objektif dan mudah dipahami sertadapat dipertanggung jawabkan. Penyajian karya ilmiahdidahului dari studi pustaka dan studi lapangan. Sudahselayaknya jika tulisan ilmiah sering mengangkat temaseputar hal-hal yang baru dan belum pernah ditulis oranglain. Walaupun tulisan tersebut sudah pernah ditulisdengan tema yang sama, tujuannya adalah sebagai upayapengembangan dari tema yang sebelumnya dan bisa jugadisebut dengan penelitian lanjutan. Untuk pengembangankeilmuan, dalam upaya menemukan fenomena baru, teoribaru, prototype, uji diagnosis, atau mengoreksi ataumerevisi fenomena yang sudah ada dan uji dignestikl yangsudah dilakukan. Jadi, karya tulis ilmiah adalah desainpenelitian rencana penelitian yang menyangkut timbangkan etika penelitian, sumber dayapenelitian.Seorang peniliti diwajibkan mempunyai dasar teoriyang kuat. Landasan teori yang kuat akan membantupeneliti mempertahankan hasil penelitiannya. Tapi teoriitu tidak menyimpang sesuai dengan disiplin ilmu yang diateliti sehingga dapat dipertanggung jawabkan.Karya ilmiah (scientific paper) juga disebut academicwriting, karena biasa ditulis oleh mahasiswa dan dosen di4Agus Pratomo Andi Widodo, M.Pd

n ilmu pengetahuan dan teknologi berupapenjelasan, prediksi dan pengawasan serta membahastentang penyelidikan yang dilakukan peneliti secara logisdan empiris. Pemikiran alamiah memiliki dua tingkatanyaitu:a. Tingkatan abstrak, penalaran sangat berhubungandengan tingkatan ini. Pemikiran yang bebas namunterhubung dengan ruang dan waktu.b. Tingkatan empiris yaitu tingkatan yang berkaitandengan pengamatan.Temuan ilmiah dilakukan melalui penelitian. Temuanitu dilakukan berdasarkan penyelidikan. Pengamatan danpengumpulan data yang diperoleh memalui suatupenelitian. Kemudian temuan dipublikasikan dipaparkanhasil penelitian atau pengajian yang telah dilakukan olehpeneliti.Dalam penulisan karya ilmiah, seorang penulis harusmemperhatikan tata bahasa yang digunakan, sistematikapenulisan, metodologi penulisan, dan teori yangdigunakan. Semua ini bertujuan untuk memvalidkan datayang diperoleh.2) Ciri-ciri Karya Tulis IlmiahJones menyebutkan beberapa ciri karya ilmiah, yaitumenyajikan fakta-fakta, cermat dan jujur, tidak memihak,sistematis, tidak bersifat haru, mengesampingkanpendapat yang tidak mempunyai dasar, sungguhsungguh, tidak bercorak debat, tidak secara langsungPENULISAN KARYA TULIS ILMIAH5

bernada membujuk, dan tidak melebih-lebihkan. Secaraumum, ciri-ciri bahasa keilmuan sebagai media karyailmiah adalah sebagai berikut:a.Reproduktif, artinya pembaca bisa menerima danmemaknai karya tersebut selaras dengan maksudyang hendak penulis ungkapkan.b.Tidak ambigu, dikarang berdasarkan kaidah bahasayang baik dan benar. Penulis harus menguasaimateri dan mampu untuk menyusun kalimat dengansubyek dan predikat yang jelas juga tidak memilikimakna ganda.c.Tidak emotif, disusun tidak dengan kapkan harus rasional berdasarkan kenyataanatau fakta di lapangan, tanpa diberi tambahan padasubjektifitas penulis.d.Penggunaan bahasa baku, memuat kaidahberbahasa yang benar, baik dalam ejaan, kata, danparagrafnya agar pembaca tidak terjadi kesalahpahaman dalam mengartikan.e.Memakai kaidah keilmuan, penulis memuat istilahatau kata dalam aspek keilmuan dan harus sesuaiakan topik yang disampaikan juga latar belakangpenulis, hal ini menjadi suatu bukti penulismenguasai apa yang ditulisnya.f.Bersifat dekoratif dan rasional, penulis dalamkaryanya harus menggunakan kata yang hanyamemiliki satu makna. Rasional artinya penulis harus6Agus Pratomo Andi Widodo, M.Pd

g.h.i.j.menonjolkan kerunutan pikiran yang logis, lancardan kecermatan penulisannya.Adanya kohesi dan straight forward, perlu terdapatkohesi atau keterhubungan antarkalimat pada setiapparagraf dalam setiap bab. Sedangkan straightforward berarti langsung menuju tujuan atausasaran. Tertuju pada pembahasan dan tidakberbelit.Kalimat yang digunakan harus efektif dan fokus. Isiharus padat dan berisi.Objektif, pembahasan suatu hasil penelitian darifakta yang objektif harus sesuai dengan yang akanditeliti. Jones memberikan ketentuan ilmiahnya yaitusifat dari fakta yang disajikan serta metode dalampenulisannya. Jika fakta yang disajikan adalah faktaumum objektif dan dapat dibuktikan kebenaran ataupun tidaknya serta harus ditulis secara ilmiah.Maksud dari secara ilmiah adalah menurut proseduratau aturan penulisan ilmiah, dengan mengikutiprosedur tersebut maka karya tulis dapat dikatakankarya ilmiah. Sedangkan jika fakta yang disajikanmerupakan fakta dari pribadi yang bersifat subyektifdan tidak dapat dibuktikan kebenaran atau tidaknyadisertai dengan tidaknya ditulis secara ilmiah, karyatulis tersebut dikatakan karya tulis non-ilmiah.Sistematis dan metodis, dalam pembahasan masalahdigunakan suatu metode tertentu denganmemperhatikan langkah-langkahnya secara teraturdan harus terkontrol dengan rapi dan tertib.PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH7

k.Harus selaras, tulisan ilmiah harus menggunakanbahasa ilmiah yang baku dan formal. Ini dapatdikatakan sebagai laras ilmiah. Laras ilmiah harusjelas dan lugas agar tidak menimbulkan keambiguan.3) Jenis-Jenis Karya Tulis IlmiahBeberapa jenis karya ilmiah yang paling banyakditerbitkan oleh manusia adalah sebagai berikut:a.ArtikelDalam istilah jurnalistik artikel adalah tulisanberisi pendapat subjektif penulisnya tentang suatumasalah atau peristiwa. Artikel dalam bidang karyatulis ilmiah merupakan suatu yang dicanangkantermuat dalam suatu jurnal atau buku berisikansejumlan artikel terkait yang dibuat mengikutikaidah penulisan karya tulis ilmiah. Artikel ilmiahdidapat dari suatu pemikiran serta kajian pustakaatau hasil pengembangan proyek.Sistematika artikel:1) Judul2) Nama penulis: tanpa gelar akademik.3) Abstrak: ringkasan tulisan, gambaran umum isiartikel.4) Kata kunci: 3-5 key words.5) Pendahuluan: latar belakang masalah danrumusan singkat (1-2 kalimat) pokok bahasandan tujuannya.6) Kerangka teori (kajian teori): dasar teori yangmenjadi acuan.8Agus Pratomo Andi Widodo, M.Pd

7) Pembahasan: penulis mengupas suatu masalahdengan pendirian yang kuat dan dianalisissecara mendalam. Juga memuat argumen,komparasi, sikap dan keputusan-keputusanpenulis.8) Penutup: kesimpulan dan saran.9) Daftar pustakab.MakalahMakalah adalah karya tulis ilmiah yangmenyajikan suatu masalah yang pembahasannyaberdasarkan data di lapangan yang bersifat empirisobjektif. Umumnya, makalah ditampilkan dalamsebuah seminar atau dipresentasikan di depan kelassebagai tugas perkuliahan.Makalah mahasiswa umumnya merupakansalah satu syarat untuk menyelesaikan suatuperkuliahan, baik berupa kajian pustaka maupunhasil kegiatan perkuliahan lapangan. Makalahmengkaji suatu probelm atau fenomena ditulisdengan sistematis diikuti analisis yang masuk akaldan bersifat objektif. Makalah ditulis untukmemenuhi tugas terstruktur yang diberikan olehdosen atau ditulis atas inisiatif sendiri untuk disajikandalam forum ilmiah.Sistematika Makalah :1) Pendahuluan2) Pembahasan3) KesimpulanPENULISAN KARYA TULIS ILMIAH9

c.Kertas kerja (work paper)Kertas kerja ini pada dasarnya mirip denganmakalah namun disusun dengan analisa yang lebihmendalam serta tajam. Biasanya kertas kerjaditampilkan pada lokakarya dan seminar. Kertaskerja itu menjadi acuan untuk tujuan tertentu danbisa diterima atau dimentahkan oleh forum ilmiah.d.PaperPaper adalah sebutan khusus untuk makalah dikalangan akademisi (mahasiswa) dalam kaitannyadengan pembelajaran dan pendidikannya sebelummenyelesaikan jenjang studi (Diploma/S1/S2/S3).Sistematika penulisannya sama dengan artikel ataumakalah, tergantung panduan yang berlakudiperguruan tinggi masing-masing.e.SkripsiSkripsi adalah karya tulis ilmiah mahasiswauntuk menyelesaikan jenjang studi S1 (Sarjana).Skripsi memuat karya sistematis yang mengutarakanpendapat penulis berlandaskan pendapat orang lain.Pendapat yang diajukan harus didukung oleh datadan fakta empiris-objektif, baik berdasarkanpenelitian langsung (observasi lapangan, an material berupa temuan baru dalambidang tata kerja, suatu hukum dan dalil tertentumengenai salah satu bidang atau lebihspesialisasinya.10Agus Pratomo Andi Widodo, M.Pd

f.TesisTesis adalah karya tulis ilmiah mahasiswauntuk menyelesaikan jenjang studi S2 (pascasarjana) yang sifatnya lebih mendalam dibandingkandengan skripsi. Tesis mengungkapkan pengetahuanbaru yang diperoleh dari penelitian sendiri.g.DisertasiDisertasi disebut juga “Ph. Thesis” adalahkarya tulis ilmiah mahaiswa untuk menyelesaikanjenjang studi S3 (meraih gelar Doktor/Dr) yangmengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikandengan penulis berdasarkan data dan fakta yangsahih (valid) dengan analisis yang terperinci.Disertasi ini berisi suatu temuan penulis sendiri, yangberupa temuan orisinal.h.Artikel ilmiah popularArtikel ilmiah popular adalah artikel ilmiahyang ditulis dengan gaya bahasa popular. Artikel inikerap dimunculkan pada media massa seperti suratkabar, majalah dan tabloid menggunakan bahasajurnalistik atau bahasa media. Berbeda denganartikel ilmiah, artikel ilmiah populer tidak terkaitsecara ketat dengan aturan penulisan ilmiah. Artikelilmiah ditulis lebih bersifat umum untuk konsumsipublik. Disebut ilmiah populer sebab ditulis tidakuntuk kebutuhan akademik, namun untuk“disampaikan” kepada khalayak melalui mediamassa.PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH11

4) Karakteristik Karya IlmiahBerikut ini adalah karakteristik yang baik bagi sebuahkarya ilmiaha.Dalam pembahasan masalah merujuk pada teorisebagai landasan berfikir.b. Lugas: tidak emosional, bermakna tunggal, tidakmenimbulkan interprestasi lain.c. Logis: disusun berdasarkan urutan yang konsistend. Efektif: ringkas dan padate. Efisien: hanya mempergunakan kata atau kalimatyang penting dan mudah dipahamif. Objektif berdasarkan fakta: setiap informasi dalamkerangka ilmiah selalu apa adanya, sebenarnya, dankonkret.g. Sistematis: baik penulisan dan pembahasan sesuaidengan prosedur dan sitem yang berlaku.5) Tujuan Penulisan Karya IlmiahTujuan dari penulisan karya ilmiah ialah untukmemecahkan suatu permasalahan tertentu, untukmenambah ilmu pengetahuan tentang suatu pokokpermasalahan tertentu, melatih kemampuan menulis danberpikir ilmiah bagi penulis yang menulis karya ilmiahtersebut. Adapun tujuan dalam penulisan karya ilmiahsecara umum dapat terbagi menjadi beberapa tujuanyakni:a. Sebagai wujud menyampaikan ide atau gagasan padakalangan tertentu, jenis karya ilmiah ini biasanya12Agus Pratomo Andi Widodo, M.Pd

seperti artikel yang sering dimuat dalam media massa.Seperti yang biasa kita lihat pada media cetakterdapat banyak artikel yang menuliskan mengenaisuatu permasalahan yang kemudian diangkat menjadisuatu studi kasus setelah itu dimuat dalam mediamassa agar tulisan ini dapat tersampaikan padamasyarakat umum yang membacanya.b. Untuk memenuhi suatu tugas dalam menyelesaikanstudi, kita dapat melhat pada penulisan skripsi, tesis,maupun disertasi. Itu semua merupakan contohpenulisan karya ilmiah yang biasa dilakukan olehmahasiswa tingkat akhir.c. Karya ilmiah juga bertujuan sebagai diskusi terhadapide atau gagasan dalam pertemuan ilmiah, sepertiseminar atau sejenisnya.d. Selain itu karya ilmiah juga bertujuan untukperlombaan. Dalam berbagai lembaga kita seringmelihat lomba karya tulis ilmiah yang biasa dilakukansetiap tahun. Dengan mengikuti perlombaan inidiharapkan juga agar kita belajar untuk menulis karyaimiah dan menambah pengalaman untuk diri kitasendiri.e. Melatih untuk menuangkan ide dan hasil penelitiandalam suatu karya tulis yang metodologis dansistematis.f. Menjadi wahana transformasi pengetahuan antarasekolah dan masyarakat.g. Melatih keterampilan dasar untuk melakukanpenelitian secara benar dan teratur.PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH13

h. Menunjukkan wawasan serta potensi mahasiswamenghadapi serta menyelesaikan masalah dalambentuk karya ilmiah dari pengetahuan bidangkeilmuannya.i. Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa.j. Wahana melatih pengungkapan pikiran atau hasilpenelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yangsistematis.k. Untuk menghasilkan pelajar yang mampu menjadipenghasil pemikiran dan karya tulis pada suatu bidangilmu pengetahuan.l. Sumber pengetahuan yang berguna bagi orang-orangyang membacanya.m. Karya ilmiah dapat menjadi suatu bukti bahwa pelajarmemiliki wawasan dan potensi ilmiah dalammenghadapi dan menyelesaikan berbagai macampermasalahan.n. Melatih keterampilan dan kemampuan dasar untukmelaksanakan penelitian ilmiah yang hasilnya dapatdipertanggungjawabkan.6) Fungsi Penulisan Karya Tulis IlmiahSetelah kita mengetahui tujuan dari penulisan karyailmiah, kita juga perlu mengetahui fungsi atau kegunaandari karya ilmiah itu sendiri. Berikut akan dijelaskan fungsidari karya ilmiah:a. Karya ilmiah berfungsi sebagai bahan rujukan ataureferensi untuk persiapan dalam penulisan karya tulis14Agus Pratomo Andi Widodo, M.Pd

maupun kegiatan yang bersifat ilmiah. Contohnya sajaseperti penelitian maupun kegiatan seminar.b. Selajutkan karya ilmiah itu berfungsi sebagai fungsiedukatif, dimana ketika kita data menulis karya ilmiahmaka wawasan yang didapat akan meningkatterhadap berbagai bidang keilmuan.c. Karya ilmiah juga berfungsi sebagai fungsi sentral,maksudnya adalah bahwa karya ilmiah mampumemperluas wawasan kepada masyarakat umumnyadalam perkembanagan ilmu sebab dalam karya ilmiah,orang bebas menyampaikan ide atau gagasan padakalangan tertentu atau masyarakat luas.7) Syarat Penulisan Karya Tulis IlmiahKarya Ilmiah tidak hanya berkaitan dengan susunan(teknis) penulisannya dan juga materi. Jadi, karya ilmiahditulis bukan sekedar untuk mempertangung jawabkanpenggunaan seumber daya penelitian (uang, bahan danalat). Penyusun karya ilmiah harus memenuhi kaidahantara lain:a.Penyebutan sumber tulisan harus jelas. Jika penulisankarya ilmiah mengutip pada orang lain makasumbernya harus disebutkanb. Memenuhi kaidah penulisan kata, frasa, dan kalimatbahasa baik, objektif, dan mudah dipahami.Sebuah karya ilmiah akan dikatakan sebagai tulisanilmiah apabila memenuhi syarat-syarat penulisan, adapunsyarat-syarat penulisan tersebut adalah sebagai berikut:PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH15

a.Komunikatif, harus disampaikan dengan uraian yangmudah dipahami pembaca. Baik dari segi tata bahasamaupun kalimatnya.b. Bersifat denotatif dalam penyusunan kata dan kalimatpenulisan, harus dilandasi metode dan sistematikayang teratur agar tidak menimbulkan penafsiranganda bagi pembacanya.c. Bernalar, artinya sistematis dan terdapat kohesi dankoherensi, sesuai dengan metode ilmiah yang berlaku,diungkapkan secara objektif, dan isi yang enarannya.d. Ekonomis, maksudnya kata atau kalimat dalampenulisan suatu karya ilmiah hendaknya diseleksiterlebih dahulu agar tersusun secara padat dan berisi.e. Berdasarkan landasan teori yang kuat, maksudnyatidak bisa ditulis secara asal-asalan. Melainkan harusdisertai dengan teori-teori maupun pendapatpendapat ahli terpercaya yang mana teori tersebuttelah teruji kebenarannya.f. Relevan dengan ilmu tertentu, maksunya harusdilandasi dengan ilmu yang relevan. Karena dalamsuatu penulisan karya ilmiah, si penulis harusmenguasai apa yang akan ditulisnya.g. Berdasarkan sumber yang mutakhir, maksudnyaharus menggunakan landasan teori yang mutakhiryang mana sumber tersebut dapat dijadikanpenopang dalam suatu karya.16Agus Pratomo Andi Widodo, M.Pd

h. Dapat dipertanggunagjawabkan, maksudnya sumbersumber dari karya tersebut baik itu buku, data,kutipan dan acuan dalam penulisan harus dapatdipertanggungjawabkandengan cara menyebutkansumber dari mana tulisan tersebut dikutip.i. Menggunakan bahasa yang efektif, maksudnya harusdisertai dengan kaidah bahasa yang sesuai denganbidang ilmu yang ditulisnya.j. Apa yang dikemukakan oleh penulis dapatdimasukkan ke dalam bidang ilmu tertentu.k. Tanpa unsur plagiat, maksudnya harus bebas dariunsur menjiplak karya orang lain. Berdasarkanpemikiran sendiri yang didapatkan melalui penelitianmaupun pengalaman, dan apabila ada mengutippendapat orang lain maka harus disertai dengansumber kutipannya.l. Logis, berarti runtutan dalam penjelasan dari data daninformasi yang didapat sesuai dengan logika suatupemikiran kebenaran ilmu yang ada;m. Objektif, berarti adanya kesesuaian antara data daninformasi yang disajikan dengan fakta yang ada dilapangan;n. Sistematis, berarti dalam penyajian data maupuninformasi yang didapat dari hasil penelitian atau kajianharus berurutan sesuai dengan pola pikir yangteratur, konsisten dan berkelanjutan;o. Andal, berarti informasi maupun data yang disajikandalam sebuah karya ilmiah harus sudah terbuktikebenaranya. Untuk menghasilkan data yang andalPENULISAN KARYA TULIS ILMIAH17

sangat diperlukan perencanaan serta pemilihan danpenggunaan metode pengumpulan data yang tepat;p. Desain, maksudnya perlu didahului dengan tahapperencanaan dan perancangan awal terlebih dahuluagar dalam kegiatan pengumpulan data dan informasidapat terlaksana sesuai dengan metode danrancangan yang tepat sesuai dengan yang diinginkan;q. Akumulatif, berarti sumber yang daannya. Yang mana informasi-informasi yangdidapat harus dianalisis dan dicari keterkaitannyaantara satu dengan yang lainnya lalu dihubungkandnegan pendapat penulis dan disimpulkan sesuaidengan tujuan penulisan karya ilmiah.8) Manfaat Penulisan Karya IlmiahAdapun manfaat yang bisa didapatkan dari karya tulisilmiah, di antaranya sebagai berikut:a. Penulis dapat melatih mengembangkan kemampuanmembaca secara lebih efektif, sebab untuk menuliskarya ilmiah harus mencari dulu teori-teori.b. Penulis dapat melatih menggabungkan hasil bacaanmengenai teori-teori tentang penelitian dari berbagaimacam sumber.c. Mengenalkan penulis dalam kegiatan kepustakaan.d. Melatih penulis untuk meningkatkan kemampuandalam pengorganisasian dan juga menyajikan faktasecara jelas serta secara sistematis.18Agus Pratomo Andi Widodo, M.Pd

e.Hasil karya digunakan sebagai rujukan penelitianlanjutan bila ada seseorang yang hendak membuatpenelitian selanjutnya.f. Membentuk budaya akademik pada pendidikansecara lebih baik bagi penulis.g. Memperluas wawasan ilmu pengetahuan.h. Penulis memperoleh kepuasan dari segi intelektual.i. Kepuasan yang berhubungan dengan penyajiangagasan atau ide sehingga menghasilkan suatupengetahuan baru.j. Dapat mengembangakan kemampuan diri dalam halmenulis, dengan terus belajar dan dilatih secara terusmenerus maka akan meningkatkan kualitask. Sebagai sarana pengembangan pemikiran. Dukunganini sebagai pembiasaan diri untuk membedakan danmenyadari antara gagasan atau pemikiran dengansegala hal tentang dunia nyata, tentang peristiwa disekitar, bahkan tentang berbagai keadaan ataukondisi apa pun.l.Sarana untuk mengorganisasi, menyimpan, danmensintesiskan gagasan. Dengan cara menulis, kitadapat lebih mampu untuk berfokus hanya pada ya antarmateri antara gagasan daninformasi yang ditulis. Semua hal itu akanmenimbulkan banyak pertanyaan baru yang berbobotatau berharga untuk dijawab dan dapat membantuPENULISAN KARYA TULIS ILMIAH19

kita untuk menemukan cara yang baru dalampenyelesaian masalahnya.m. Sebagai sarana membantu kesenjangan antarapemahaman atau logika. Melalui tulisan, kita mampumenemukan adanya hambatan, kesulitan, atau punkekurangan pengetahuan kita tentang berbagaimacam konsep atau teori. Dengan adanya temuankekurangan atau kesulitan itu, memungkinkan kitauntuk menyadari kemudian menemukan jalan sendiriuntuk dapat memahami suatu permasalahan, teori,maupun konsep. Setidaknya, kita dapat menyadariadanya berbagai macam isu yang seharusnyadipikirkan dan mengkaji dengan melalui pembacaanberulang berbagai macam teori baru.n. Sebagai sarana membantu mengungkap sikapterhadap permasalahan. Melalui tulisan, kita bisamendapatkan kejelasan posisi atau kedudukan kita ditengah permasalahan yang sedang dikaji. Melalui ini,memungkinkan kita untuk melihat secara objektifkekuatan dan kelemahan dari berbagai macamperspektif yang berlainan atau berbeda-beda.o. Sebagai sarana untuk berkomunikasi. Melalui tulisanini kita bisa menata berbagai macam informasi yangadakalanya berlawanan, berserakan, atau punberlawanan. Selain itu juga bisa menyusun kategori,konsep, dan mengorganisasikannya dengan berbagaikonsep yang masih simpang siur sehingga menjadipola yang mudah untuk dimengerti. Kata-kata sebagailambang atau simbol dari emosi atau pemikiran yang20Agus Pratomo Andi Widodo, M.Pd

bisa digunakan untuk menyampaikan emosi tersebut,pikiran, dan bisa memotivasi tindakan. Serta dengantulisan pula akhirnya dapat menyampaikan berbagaipemikiran, gagasan.p. Manfaat yang dirasakan oleh masyarakat luas sebabkarya ilmiah dapat dijadikan acuan atau referensiselain itu dapat memperluas wawasan terhadapberbagai perkembangan ilmu pengetahuan yang ada.9) Prinsip-prinsip Penulisan Karya Tulis IlmiahDalam penulisan karya ilmiah, terdapat prinsip-prinsipyang harus diperhatikan agar dapat menghasilkan hasilyang tepat dan baik serta dapat disebut dengan sebuahkarya ilmiah. Prinsip-prinsip tersebut, yaitu:a. ObjektifSetiap pernyataan ilmiah yang terdapat dalamkarya tersebut harus berdasarkan pada data yangjelas dan fakta. Kegiatan untuk mengumpulkan datadan fakta yang bertujuan untuk karya tersebutdisebut sebagai studi empiris.b. Penyimpulan penemuan atau prosedur karya ilmiahharus melalui penalaran induktif dan deduktif.Penalaran induktif merupakan proses penalaranyang gunanya untuk menarik sebuah kesimpulanberupa sikap atau prinsip yang umum didasari darifakta-fakta bersifat khusus, prosesnya itu disebutinduksi. Penalaran induktif ini merupakan sebuahgeneralisasi, analogi, atau pun hubungan sebabakibat. Sedangkan penalaran deduktif merupakanPENULISAN KARYA TULIS ILMIAH21

suatu metode dari berpikir yang penerapannyabersifat umum terlebih dahulu dan untuk seterusnyaakan dihubungkan ke dalam bagian-bagian khusus. Inimerupakan suatu sistem penyusunan sebuah faktayang sudah diketahui sebelumnya untuk digunakansebagai pencapaian suatu kesimpuln yang masuk akalatau logis. Di dalam penalaran deduktif ini dilakukanserangkaian pernyataan yang disebut silogisme.Silogisme yaitu bentuk dari proses penalaran yangmenghubungkan dua proposis atau dengan kata lainantara pernyataan premis minor dan premis minoryang berlawanan atau berlainan yang gunanya untukmenurunkan suatu kesimpulan.c.Pembahasan data harus bersifat rasio.Seorang penulis dari karya ilmiah dalam melakukananalisis data harus menggunakan empiris ataupengalamannya dan pemikiran logis.10) Sikap Penulisan Karya IlmiahKita ketahui bahwa ciri dari karya ilmiah yaitu bersifatobjektif, jadi penulis dituntut agar menulis karya ilmiahdengan didasarkan atas fakta kuat sesuai yang telahditemui di lapangan serta terdapat penguatan teori-teoriyang diakui keshahihannya. Untuk itu sebagai penulis kitaharus bersikap objektif, atau melihat berdasarkan faktanyata yang kita lihat tanpa ada unsur lain yangmendukung penelitian tersebut menjadi subjektif. Selainitu, penulis juga harus dapat mengontrol diri sendiri22Agus Pratomo Andi Widodo, M.Pd

dengan tidak mengada-adakan sebuah data yang tidaksesuai. Kita dapat melihat sikap penulis dari gayabahasanya dimana mereka cenderung menggunakanbahasa bentuk pasif, serta penggunaan bahasa yangformal

mempertimbangkan etika penelitian, sumber daya penelitian. Seorang peniliti diwajibkan mempunyai dasar teori yang kuat. Landasan . makalah namun disusun dengan analisa yang lebih mendalam serta tajam. Biasanya kertas kerja ditampilkan pada lokakarya dan seminar. Kertas kerja .