Transcription

PENGARUH BERBAGAI PEMBUNGKUS MEDIA CANGKOKTERHADAP KEBERHASILAN PENCANGKOKANTUMBUHAN JAMBU AIR (Syzygium aquem)SKRIPSIDiajukan untuk Memenuhi Syarat-syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan(S.Pd) Pada Program Studi Pendidikan BiologiOleh :FATMAWATI NAHDA LATUPONONIM: 150302171PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGIFAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUANINSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) AMBON2019

PENGESAHAN PEMBIMBINGPembimbing penulisan Hasil Penelitian saudari, Fatmawati Nahda Latupono NIM150302171 Mahasiswipada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan JurusanPendidikan Biologi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, setelah denganseksama meneliti dan mengoreksi hasil penelitian yang bersangkutan dengan judul“Pengaruh Berbagai Pembungkus Media Cangkok Terhadap KeberhasilanPencangkokan Tumbuhan Jambu Air (Syzygium aquem)”. Memandang bahwahasil penelitian tersebut telah memenuhi syarat-syarat ilmiah dan dapat disetujuiuntuk mengikuti seminar hasil.Dengan demikian persetujuan ini diberikan untuk proses selanjutnya.Disetujui OlehPembimbing IPembimbing IIIrvan Lasaiba, M.BiotechNIP.197812272005011003Heni Mutmainnah, M.BiotechNIP. 199002122018012001MengetahuiKetua Jurusan Pendidikan BiologiJanaba Renngiwur, M.PdNIP. 198009122005012008

MOTTO DAN PERSEMBAHANMOTTOBoleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula)kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamutidak mengetahui. (Q.S Al-Baqarah 216)Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai(dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. (Q.S AlInsyirah 6-7)PERSEMBAHANAlhamdulillah, atas rahmat dan hidayah-Nya, saya dapat menyelesaikan skripsiini dengan baik. Karya sederhana ini ku persembahkan untuk Ibunda TercintaDaraya Talaohu dan Ayahanda Tersayang Nawahadji Latupono serta kedua adikuJamaludin Latupono dan Acing Latupono.iv

ABSTRAKFatmawati Nahda Latupono, NIM 150302171, Dosen Pembimbing IIrvan Lasaiba, M.Biotech dan Dosen Pembimbing II Heni Mutmainnah,M.Biotech. “Pengaruh Berbagai Pembungkus Media Cangkok TerhadapKeberhasilan Pencangkokan Tumbuhan Jambu Air (Syzygium aquem)” JurusanPendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama IslamNegri (IAIN) Ambon.Tumbuhan jambu air berbentuk pohon, batang jelas terlihat, berkayu(lignosus), silindris, tegak, kulit kasar, batang berwarna coklat kehitaman,percabangan simpodial. Arah tumbuh batang tegak lurus. Arah tumbuh cabangcondong keatas dan ada pula yang mendatar. Mencangkok tanaman adalah salahsatu cara teknik perbanyakan tanaman, selain itu kualitas buahnya sama denganinduknya dan juga pohonnya tidak terlalu tinggi. Tujuan penelitian ini untukuntuk mengetahui pengaruh berbagai pembungkus media cangkok terhadapkeberhasilan pencangkokkan tumbuhan jambu air (Syzygium aquem) dan seberapabesarnya pengaruh berbagai pembungkus media cangkok terhadap keberhasilanpencangkokkan tumbuhan jambu air (Syzygium aquem).Metode penelitian ini menggunakan tipe penelitian eksperimen untukmengetahui pengaruh berbagai pembungkus media cangkok (sabut kelapa, bambudan plastik bening) terhadap keberhasilan pencangkokan tumbuhan jambu air(Syzygium aquem). Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan di Tulehu. Hasilpencangkokan dengan menggunakan media sabut kelapa lebih baik dibandingkandengan menggunakan media bambu dan plastik bening. Pada media sabut kelapadiperoleh hasil peningkatan jumlah akar 35,3 dan panjang akar 38,1 cm.Kata Kunci : Jambu Air, Pencangkokakan, Media Cangkok.v

KATA PENGANTARSegala puji bagi Allah SWT, atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya bagi penulissehingga penulis mampu menyelesaikan proses penyusunan skripsi yang merupakan salah satuprasyarat untuk meraih gelar Sarjana Pendidikan Sains dengan judul “Pengaruh BerbagaiPembungkus Media Cangkok Terhadap Keberhasilan Pencangkokan Tumbuhan JambuAir (Syigium aquem)”. Pada tingkat I di Lembaga Pendidikan Institut Agama Islam Negri(IAIN) Ambon.Shalawat dan salam tak lupa penulis sampaikan kepada junjungan kita Nabi MuhammadSAW yang senantiasa menjadi pedoman dan sebaik-baiknya tauladan bagi umatnya dalamsegala aspek kehidupan, terutama dalam hal menuntut ilmuPenulis menyadari bahwa dalam penyusunan skripsi ini tidak lepas dari adanyakerjasama dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu dengan segenap kerendahan hatipada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Ibundatercinta (Daraya Talaohu) dan Ayahanda Tersayang(Nawahaji Latupono) yang selalumembimbing dan mendidik penulis dengan penuh hikmah dan kasih sayang dengan tulus,semoga mereka selalu dilimpahkan nikmat kesehatan oleh Allah SWT.Selain itu dalam penyusunan skripsi ini penulis mendapat banyak arahan, bimbingan danmasukan dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis ingin menyampaikan rasa terima kasihyang sebesar-besarnya kepada:1.Dr. H. Hasbollah Toisuta, M.Ag selaku Rektor IAIN Ambon beserta wakil Rektor IBidang Akademik Dr. H. Mohdar Yanlua, M.H, Wakil Rektor II bidang Keuangan Dr. H.Ismail D.P, M,Pd, dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Abdullah Latuapo,M,Pd.I.vi

2.Dr. Samad Umarella, M.Pd selaku Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan sertaWakil Dekan I Dr.Fatma Sopamena, M.Pd, Wakil Dekan II Ummu Saidah, M.Pd.I, danWakil Dekan III Dr. Ridwan Latuapo, M.Pd.I3.Janaba Renngiwur M.Pd selaku Ketua Jurusan Pendidikan Biologi Dan Surati M.P.dselaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Biologiyang telah memberikan izin dalampenyusunan skripsi ini.4.Irvan Lasaiba, M. Biotech selaku pembimbing I dan Ibunda Heni Mutmainnah, M.Biotechselaku pembimbing II yang telah meluangkan waktu dan pemikirannya dalammembimbing penulis menyelesaikan skripsi ini.5.Cornelia Pary, M.Pd Selaku Penguji I dan Abajaidun, M.Biotech selaku Penguji II yangtelah banyak memberikan masukan mulai dari proposal hingga menjadi skripsi.6.Bapak dan Ibu Dosen Jurusan Pendidikan Biologi yang telah banyak memberikan ilmupengetahuan dan pengalaman selama proses perkulihan.7.H.R. Lestaluhu, S.Sos Selaku Kepala Pemerintah Negri Tulehu atas kerjasamanya.8.Aka selaku Pak RT 02 Dusun Mamokin yang telah bekerjasama dan membantu sayaselama proses penelitian di Negri Tulehu.9.Seluruh Staf dan pegawai Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan yang selalu melayanidengan baik selama proses perkulihan10. Kepala Perpustakan IAIN Ambon beserta Staf yang telah menyediakan berbagai fasilitasliteratur yang butuhkan.11. Adik-adik penulis diantaranya Jemi Latupono dan Acing Latupono yang senantiasa selalumemberikan motivasi dan dorongan kepada penulis.vii

12. Sepupu-sepupu tersayang diantaranya Kakak Yati Latupono, Kakak Evi Latupono, KakakHatija Latupono, Kakak Mamu Latupono, Kakak Hawa Latupono, Kakak NormaLatupono, Kakak Han Serta Adik Rahma Latupono, Ita Latupono, Rufi Latupono, YudiLatupono, Is Latupono, Arul Latupono, Ramadhani Tuasikal yang tak hentinya selalumembantu penulis berupa doa motivasi, Moral dan material.13. Sahabat-sahabat terbaik Mutia Tualepe, Titi Damayanti Elewarin, Nurdian Kakamwali,Jana darma Patta, Amina Seknun Fikahadi, Delima Rahanar yang selalu memberikan Doadan dukungan kepada penulis dengan tulus.14. Dan orang-orang tersayang Bahrun Tjiu yang selalu memberikan motivasi, dukungan sertaselalu mendoakan penulis.Semoga segala bantuan yang telah diberikan kepada penulis menjadi amalan yang akanmendapatkan balasan dari Allah SWT. Di akhir kata, penulis berharap semoga skripsi ini dapatmemberikan manfaat kepada berbagai pihak.Ambon,November 2019Penulisviii

DAFTAR ISIHalamanHALAMAN JUDUL . iHALAMAN PENGESAHAN . iiPERNYATAAN KEASLIAN. iiiMOTTO DAN PERSEMBAHAN . ivABSTRAK . vKATA PENGANTAR . viiDAFTAR ISI . ixDAFTAR TABEL . xiiDAFTAR LAMPIRAN . xiiiBAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang. 1B. Rumusan Masalah. 4C. Tujuan Penelitian . 4D. Manfaat Penelitian. 5E. Ruang Lingkup Penelitian . 5F. Penjelasan Istilah . 6BAB II TINJAUAN PUSTAKAA. Deskripsi Umum Tanaman Jambu Air (Syzygium aquem). 7B. Klasifikasi Morfologi Tanaman Jambu Air (Syzygium aquem) . 8C. Kandungan Gizi Jambu Air (Syzygium aquem). 9D. Faktor-faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan Jambu Air (Syzygiumaquem) . 10E. Pencangkokan . 11F. Media Cangkok . 13G. Syarat Tumbuhan Yang Biasa Digunakan Untuk Dicangkok . 14H. Keberhasilan Pencangkokan . 15I. Hipotesis Penelitian . 16ix

BAB III METODOLOGI PENELITIANA. Tipe Penelitian . 17B. Tempat dan Waktu Penelitian. 17C. Objek Penelitian . 17D. Rancangan Penelitian . 17E. Alat Dan Bahan Penelitian. 18F. Prosedur Kerja . 19G. Analisa Data . 20BAB IV HASIL DAN PEMBAHASANA. Deskripsi Lokasi Penelitian . 21B. Hasil Penelitian . 21a. Pertumbuhan Jumlah Akar dan Panjang Akar Tanaman Jambu Air(Syzygium aquem) . 21b. Hasil Analisa Sidik Ragam Pertumbuhan Jumlah Akar danPanjang Akar Tanaman Jambu Air (Syzygium aquem) PadaPengamatan Bulan Ke I-III . 22c. Hasil Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) Pada Pertumbuhan JumlahAkar Dan Panjang Akar . 24C. Pembahasan . 26BAB V PENUTUPA. Kesimpulan . 33B. Saran . 33DAFTAR PUSTAKALAMPIRANx

DAFTAR TABELTabelHalamanTabel 2.1 Kandungan Gizi Jambu Air . 9Tabel 3.1 Rancangan Penelitian .18Tabel 3.2 Alat dan Bahan Penelitian.18Tabel 4.1 Pertumbuhan Jumlah Akar Dan Panjang Akar Tanaman JambuAir (Syzygium aquem) Pada Pengamatan Bulan Ke I – III .22Tabel 4.2 Hasil Analisis Sidik Ragam Pertumbuhan Jumlah Akar TanamanJambu Air (Syzygium aquem) Pada Pengamatan Bulan Ke I – III .23Tabel 4.3 Hasil Analisis Sidik Ragam Pertumbuhan Panjang Akar TanamanJambu Air (Syzygium aquem) Pada Pengamatan Bulan Ke I – III .23Tabel 4.4 Hasil Uji BNT Terhadap Pertumbuhan Jumlah Akar TanamanJambu Air (Syzygium aquem) Pada Taraf Uji 0,05 (5%) .24Tabel 4.5 Hasil Uji BNT Terhadap Pertumbuhan Panjang Akar TanamanJambu Air (Syzygium aquem) Pada Taraf Uji 0,05 (5%) .25xi

DAFTAR LAMPIRANLampiranHalamanLampiran 1 Tabel BTN .37Lampiran 2 Dokumentasi Penelitian . 38xii

1BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangTumbuhan jambu air merupakan tumbuhan berbentuk pohon, batang jelasterlihat, berkayu (lignosus), silindris, tegak, kulit kasar, batang berwarna coklatkehitaman, percabangan simpodial. Arah tumbuh batang tegak lurus. Arahtumbuh cabang condong keatas dan ada pula yang mendatar1. Jambu air memilikikandungan banyak air. Bahan ini sangat diperlukan secara mutlak oleh tubuh kita,utamanya dipakai untuk metabolisme tubuh. Kekurangan air biasanyamengganggu manfaat banyak organ tubuh, utamanya ginjal yang mengakibatkankotoran tidak dapat terdorong keluar dari tubuh dengan optimal. Hal tersebut bisamengakibatkan batu ginjal. Manfaat jambu air yaitu dapat mencukupi keperluanair tubuh dikarenakan kandungan airnya meraih 93% dari tiap-tiap buahnya, iniartinya di dalam 100 gram buah jambu air, terdapat lebih kurang 93 gram air.Kandungan air inilah yang mengakibatkan jambu air terasa lebih Segar.2Tumbuhan merupakan salah satu organisme yang mampu melakukanpembiakan untuk mempertahankan diri dan memperbanyak diri. Tumbuhan dapatmelakukan pembiakan dengan cara vegetatif (tanpa perkawinan) dan dapatmelakukannya dengan cara generatif yaitu melalui perkawinan. Pembiakan padatumbuhan umumnya dapat terjadi secara alami maupun dengan bantuan manusia1Pranitasari, Novi 2011. Klasifikasi Tumbuhan Berbiji. http:/Novi e. Html 152Syukhria iksan.Morfologi Tumbuhan Jambu Air. Balai Penelitian Tanaman Jambu,Malang. 20011

2(terutama untuk tanaman-tanaman yang dibudidayakan dan diambil nilai ekonomidan artistiknya).Pembiakan tanaman secara vegetatif adalah pembiakan tanaman denganmenggunakan bagian organ dari tanaman itu sendiri, seperti sambung, stek,cangkok, dan okulasi. Pembiakan secara generatif adalah pembiakan tumbuhandengan cara menanam benih yang dihasilkan oleh tumbuhan tersebut yangkemudian dijadikan sebagai bibit.3Pencangkokan (layerage) merupakan salah satu jenis pembiakan tanamansecara vegetatif. Tujuan dari pencangkokan adalah untuk mempercepatmendapatkan keturunan yang sama dengan induknya dan mempercepat hasil yangdihasilkan oleh tumbuhan yang dicangkok. Dasar dari pencangkokan adalah bilabagian tepi atau ujung batang bersentuhan dengan tanah diharapkan akan tumbuhakar vegetatif. Cangkok merupakan salah satu cara untuk memperbanyak bibittumbuhan, dengan mencangkokkan dihasilkan bibit tanaman yang mempunyaisifat sama persis dengan induknya. Namun tidak semua tanaman bisa diperbanyakdengan cangkokanya tumbuhan tertentu yang memiliki kambium yang bisadengan mudah dicangkok sedangkan untuk tumbuhan bergetah sulit untukdicangkok.4Keberhasilan pencangkokkan dipengaruhi oleh tanaman tersebut dimanadalam mencangkok untuk menghasilkan bibit tanaman yang sempurna, harus bisamemilihukuransertadiametercabangyang sehatuntukmelakukan3Raharja, Pc. dan Wirganta, W. “Perkembangbiakan Tumbuhan Secara Vegetatif/hal.2”diakses dari https://disini /, hlm 2 padatanggal 10 Oktober 2018.4Handajani.Keberhasilan Pencangkokan Pada Tanaman Jambu Air.TeknologiProduksi Pencangkokan Mendukung Industri. 2006.

3pencangkokan. Namun ukuran batang tanaman yang bagus serta sudah terujikeberhasilannya adalah batang tanaman yang memiliki diameter 3 mm sampaidengan 5 cm. Jika mencangkok sebuah tanaman yang memiliki diameter kurangdari 3 mm bisa dipastikan akan gagal dalam proses pencangkokkan. Begitu jugadengan menggunakan sebuah batang yang besar diantara 5 cm. Faktor penyebabkegagalan pencangkokan batang tanaman tersebut diantara batang terlalu tuauntuk dilakukan pencangkokan, cara inipun jauh dari kata keberhasilan.Media cangkok menentukan hasil dari sistem pencangkokan. Wadahcangkok yang baik dalam melakukan pencangkokan adalah menggunakancocopeat atau sabut kelapa. Dapat pula digunakan campuran pupuk kompos, dantanah. Dalam penelitian ini wadah cangkok yang digunakan yaitu sabut kelapa,kantong plastik dan tabung bambu.5Kelebihan pencangkokan dengan sabut kelapa adalah pencangkokan lebihcepat dan sabut kelapa dapat menyimpan air ketika cangkokan di siram,sedangkan menggunakan kantong plastik adalah teknik kini hampir sama dengancara mencangkok konpensional, kelebihan pencangkokkan dengan tabung bambuadalah tanaman dari hasil pencangkokkan tersebut jauh lebih cepat berbuah, danterkadang jika hasil cangkok berasal dari induk yang memiliki riwayat tanamanberkualitas, tentu saja hasil panen yang didapatkan dengan cara cangkok dua kalilipat dari tanaman induknya. Tumbuhan hasil cangkok mempunyai kemiripan5Adiyati, Nn. 1999 “Penggunaan Campuran Pupuk Kompos, dan Tanah. DalamPenelitian Ini Penggunaan Wadah Cangkok Sabut Kelapa, Plastik dan Bambu (Skripi)” Hlm. 9.Bogor. Program Sarjana Institut Pertanian Bogor. Diakses dari http://www.pertanian bogor. Padatanggal 10 Oktober 2018

4yang sama dengan induknya. Ini di karenakan faktor genetik dari induk tetap akandiwariskan kepada tanaman baru hasil cangkok dari tanaman induk.6Pencangkokkan menggunakan sabut kelapa, kantong plastik dan jugatabung bambu, karena cara pencangkokkan ini sangatlah mudah dapat memicupertumbuhan tanaman yang dicangkok, dapat juga membuat tanaman tumbuhsecara normal seperti induknya dan tanaman tersebut jauh lebih cepat berbuah.Berdasarkan uraian di atas maka kami akan melakukan penelitian kokTerhadapKeberhasilan Pencangkokan Tumbuhan Jambu Air (Syzygium aquem)“.B. Rumusan MasalahBerdasarkan latar belakang yang dikemukakan diatas, maka yang menjadirumusan masalah dalam penelitian ini adalah:1.Apakah terdapat pengaruh berbagai pembungkus media cangkok terhadapkeberhasilan pencangkokan tumbuhan jambu air (Syzygium aquem)?2.Berapa besar pengaruh berbagai pembungkus media cangkok terhadapkeberhasilan pencangkokan tumbuhan jambu air (Syzygium aquem)?C. Tujuan PenelitianAdapun tujuan penelitian ini adalah:1.Untuk mengetahui pengaruh berbagai pembungkus media cangkok terhadapkeberhasilan pencangkokkan tumbuhan jambu air (Syzygium aquem).6Wigon O. Kelebihan Pencangkokan Dengan Menggunakan Sabut Kelapa. FakultasPertanian IPB Bogor. 2005. Hlm. 28

52.Untuk mengetahui besarnya pengaruh berbagai pembungkus media cangkokterhadap keberhasilan pencangkokkan tumbuhan jambu air (Syzygiumaquem).D. Manfaat Penelitian1.Sebagai bahan informasi bagi masyarakat pihak–pihak yang memerlukanmisalnya petani atau masyarakat untuk memperbaiki teknik–teknik budidayacangkok tanaman jambu air.2.Sebagai pengalaman bagi peneliti dalam melakukan pencangkokan tumbuhanjambu air.3.Untuk Pemerintah: sebagai sumber informasi akan teknik–teknik budidayacangkok tanaman jambu air.4.Untuk Jurusan Pendidikan Biologi: penelitian ini dijadikan sebagai pedomandan informasi bagi pendidikan tentang teknik–teknik budidaya cangkoktanaman jambu air.E. Ruang Lingkup PenelitianRuang lingkup penelitian ini adalah :1.Bagian yang digunakan untuk dicangkok adalah bagian cabang yang sudahpernah berbuah.2.Media cangkok yang digunakan adalah sabut kelapa, kantong plastik dantabung bambu.3.Indikator keberhasilan pencangkokkan :-Jumlah akar-Panjang akar

6F. Penjelasan Istilah1. Pengaruh adalah daya atau jumlah dari suatu proses yang dilakukan.Pembungkus media cangkok adalah suatu teknik numerical computing umumyang secara otomatis menyediakan berbagai wadah pencangkokkan. KBBI(Kamus Besar Bahasa Indonesia 2008).72. Tumbuhan adalah merupakan salah satu dari klasifikasi makhluk hidup83. Jambu Air (Syzygium aquem) adalah berbentuk pohon, Batang jelas terlihat,berkayu (lignosus), silindris, tegak, kulit kasar, batang berwarna coklatkehitaman, percabangan simpodial.94. Keberhasilan adalah usaha suatu keadaan dimana usaha mengalamipeningkatan dari hasil yang sebelumnya,105. Pencangkokkan adalah merupakan sebagian jenis pembiakan tanaman secaravegetatif.117KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia 2008) oleh L. Puspita. 2016. Jakarta PusatSulistyorini (2009:30) “Klasifikasi Mahluk Hidup Biologi Jilid III. Jakarta: Erlangga.Diakses dari http://wordpress.com. Pada tanggal 10 Oktober 2018.9Sastrodihardjo, 1982:3 “Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jambu Air Eugenia-Burm–F/halm. 5 di akses dari sumebr https://www.petani r-eugenia-aquea-burm-f/,hlm 5 pada tanggal 10 Oktober 201810Kemendikbud. KBBI Diakses dai da tanggal 10 Oktober 201811Wikipedia. Diakses dari https://id.wikipedia.org/wiki/Pencangkokan (pertanian).Pada tanggal 10 Oktober 20188

17BAB IIIMETODE PENELITIANA. Tipe PenelitianPenelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif eksperimenuntuk mengetahui pengaruh berbagai pembungkus media cangkok terhadapkeberhasilan pencangkokan tumbuhan jambu air (Syzygium aquem).B. Tempat dan Waktu Penelitian-Penelitian ini dilaksanakan di Tulehu Kecamatan Salahutu KabupatenMaluku Tengah.-Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 5 November 2018 sampai 27Januari 2019.C. Objek PenelitianObjek dalam penelitian ini adalah tanaman jambu air (Syzygium aquem).yang diambil secara purposive sampling sebanyak 3 pohon, kemudian setiappohon diambil 3 cabang untuk dicangkok dengan total cangkok sebanyak 9cabang ranting kayu.D. Rancangan PenelitianPenelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan AcakLengkap (RAL). Dengan 3 kali perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 9unit uji.17

18Tabel 3.1 Rancangan Acak LengkapPembungkus A3B1A3B2A3B3Keterangan :A1 : Media cangkok sabut kelapaA2 : Media cangkok plastik bening.A3 : Media cangkok tabung bambuE. Alat dan Bahan PenelitianTabel 3.2 Alat dan Bahan PenelitianNo.I1.2.Nama Alat danBahanAlatParangGunting3.4.5.6.7.TimbanganTali RapiaKameraMeter/MistarAlat Tulis8.II1.2.3.4.5.6.7.EmberBahanPupuk KandangSabut KelapaPlastik BeningTabung BambuRanting Jambu AirTanah HitamAirFungsiUntuk memotong ranting jambu airUntuk menggunting tali rapia, sabut kelapa,plastic bening dan tabung bambu.Untuk mengukur tanah dan pupuk kandangUntuk mengikatUntuk dokumentasiUntuk mengukur tinggi tanamanUntuk menandai dan mencatat bahan dan jugahasil pengujianUntuk menampung air.Untuk mempercepat penumbuhan akarUntuk media cangkokUntuk membungkus media cangkokUntuk media cangkokSebagai sampel penelitianUntuk media tumbuhUntuk menyiram tanaman

19F. Prosedur Kerja1.Persiapan Alat dan Bahan- Alat penelitian yang akan digunakan dibersihkan- Tanah hitam ditimbang sebanyak 500 gr untuk masing-masing perlakuan- Pupuk kandang ditimbang sebanyak 100 gr untuk masing-masingperlakuan- Menyiapkan sabut kelapa, plastic bening dan bamboo2.Media Cangkok- Sabut kelapa, plastik bening, dan tabung bambu disiapkan, kemudiandibersihkan- Sabut kelapa disobek, plastik bening digunting berukuran 20 cm, danbambu dipotong berukuran 10 cm.- Setelah itu ambil tali rapia untuk mengikat3.Perlakuan- Pilihlah 3 ranting jambu air yang belum terlalu tua ataupun muda kira-kira120 cm- Kerat batang dengan pisau dengan panjang 10 cm.- Hilangkan kambium yang masih menempel dengan cara mengikisnya.- Keringkan getah yang masih menempel untuk tanaman tidak bergetahselama 1 minggu- Setelah itu dilakukan pemupukan yaitu dengan pupuk kandang- Kepal tanah dan balut pada batang

20- Bungkus sayatan yang telah dibalut tanah dengan sabut kelapa, plastikbening dan bambu, kemudian diikat dengan tali rapia.4.Pemeliharaan- Perawatan dilakukan setiap hari dengan cara menyiram dengan air.5.Pengamatan- Pengamatan akan dilakukan 3 kali sebulan selama 3 bulan setelah prosespencangkokkan.G. Analisis DataUntuk mengertahui adanya pengaruh yang signifikan, maka dilakukananalisis data dengan menggunakan analisis ANOVA (Analisis Of Varian) jika Fhitung F table pada tarif signifikan 1% dan 5% Hipotesis H1 diterima dan hipotesisH0 ditolak. Maka sebaliknya jikaFhitung Ftablesignifikan 5% dan 1% makahipotesis H0 diterima apabila terdapat perbedaan yang sangat nyata pada taraf 5%dan 1% maka dianalisis lebih lanjut dengan uji beda nyata jujur (BNJ).2828Hermawan Solihin. Anova Sebagai Analisis Statistik. Hlm. 11 Fakultas TeknisUnnes. Diakses dari http://www.academia.adu.2013. Pada tanggal 01 November 2018

33BAB VPENUTUPA. KesimpulanBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkanbahwa erhadapkeberhasilan pencangkokkan tumbuhan Jambu Air (Syzygium aquem).2.Pencangkokan dengan menggunakan media sabut kelapa mendapatkan nilaiRata-rata lebih tinggi pada peningkatan jumlah akar yaitu 35,3 dan panjangakar 38,1 cm dari pada pencakokan dengan menggunakan media bambu danplastik bening.B. enelitianmengajukan saran sebagai berikut:1.Bagi petani penggunaan media cangkok menggunakan sabut kelapa sangatcocok terhadap keberhasilan pencangkokan tanaman.2.Pada penelitian selanjutnya, dalam memilih batang cangkok sebaiknyamemilih pohon induk yang tidak terlalu tua atau terlalu muda.33

34DAFTAR PUSTAKAAdiyati, Nn. 1999 “Penggunaan Campuran Pupuk Kompos, dan Tanah. DalamPenelitian Ini Penggunaan Wadah Cangkok Sabut Kelapa, Plastik danBambu (Skripi)” Hlm. 9. Bogor. Program Sarjana Institut PertanianBogor. Diakses dari http://www.pertanian bogor. Pada tanggal 10Oktober 2018Alfons. Keberhasilan Pencangkokkan.Jurnal Agribisnis, Sulawesi Vol.2 PP22.2006.Bahri, S. 1999. Bercocok Tanam Tanaman Perkebunan Tahunan. Gajah MadaUniversity Press: Yogyakarta.Balitbanghut. Keberhasialan Pencangkokan. Jurnal Argibisnis, Sulawesi. Vol 2 pp22.2005Darmawan. Pengaruh Cahaya Terhadap Arah Tumbuh Tanaman. Diakses darihttp://enricbio.wordprress.com. Pada tanggal 20 Oktober 2018.De Data, S.K (1987) “Mencangkok, Menguliti Hingga Bersih dan MenghilangkanKambium Pada Cabang atau Ranting Kayu. Hlm. 12. Institut PertanianBogor. 2011Dwidjoseputro, D. 1990. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. PT. Gramedia. Jakarta.Gardner FP, Pearce RB, and Mitchell RL. 1991. Physiology of Crop Plants.Diterjemahkan oleh H.Susilo. Jakarta. Universitas Indonesia Press.Handajani.Keberhasilan Pencangkokan Pada Tanaman Jambu Air.TeknologiProduksi Pencangkokan Mendukung Industri. 2006.HasanTuaputty. Biodiversitas Kepulauan Dan Pemnafaatannya DalamMenunjang Pembelajaran Biologi Ambon (Seminar Nasional BiologiDan Pembelajaran Bioloi, 2017) Hlm dscribd.com/doc/31356985pada tanggal 20 oktober 2018dariHenrata, R., Sutardi, 2010. Evaluasi Media dan Frekuensi Penyiraman TerhadapPertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.), Jurnal Agrivigor, Vol.3 No. 1, ISSN: 1979 5777

35Hermawan Solihin. Anova Sebagai Analisis Statistik. Hlm. 11 Fakultas TeknisUnnes. Diakses dari http://www.academia.adu.2013. Pada tanggal 01November 2018Isa Darmawijaya. 1992. Klasifikasi Tanah. Yogyakarta : Gadjah Mada UniversitasPress. Hlm. 534Kantor Meteri Negara KLH. 1992. Kualitas Lingkungan Hidup Indonesia 1992,20 Tahun Setelah Stockholm. Jakarta.KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia 2008) oleh L. Puspita. 2016. Jakarta PusatKemendikbud. KBBI Diakses dai da tanggal 10 Oktober 2018Kusmadi. 2013. “Penelitian Pengkajian Biologi Pencangkokan MenggunakanPupuk Kompas” Terjemahan Edisi Ke 5 Jilid II. Hlm. 9:Erlangga. JakartaMuhammas Fauzi. Manfaat Buah Jambu Air. Tasikmalaya, 2015. Hlm. 31Nefid Rifki Nur Pratama. Cara Menanam Buah Jambu Air. Di akses darhttp://www.academia.edi(doc)budidayatanaman. Pada tanggal 20Oktober 2018Pebrianti Diah Kusumaningrum “Kandungan dan Manfaat jambu Air diakses darisumber manfaatjambu-air.html 7 pada tanggal 10 Oktober 2018Petatundru, A. Amin. 2012. Skripsi Pengaruh Penggunaan Beberapa BahanMulasa Tehadap pertumbuahan Bibit Cengkeh (Eugenia caryophllus) DiDesa Waii Kecamatan Salahutu Kamupatan Maluku Tengah. Ambon:Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan Dan IlmuPendidikan Universitas Darussalam Ambon.Poerwidodo, 1990. Keberhasilan Pencangkokkan. Jurnal argibisnis, Sulawesi. Vol2 pp 22.Poerwidodo.Keberhasilan Pencangkokan. Jurnal Agribisnis, Sulawesi. Vol 2 pp22. 1990Prameswari, Z, K., Sri T, dan Sriyanto W. 2014. Pengaruh Macam Media dan ZatPengatur Tumbuh Terhadap Keberhasilan Cangkok Sawo (Manilkarazapota (L.) van Royen) pada Musim Penghujan. Vegetalika. 3(4): 107118.Pranitasari, Novi 2011. Klasifikasi Tumbuhan Berbiji. http:/Novi e. Html 15

36Prastowo, N.H. dkk. 2006. “Teknik Pembibitan dan Perbanyakan VegetatifTanaman Jambu Air” Bogor. World A

MOTTO DAN PERSEMBAHAN MOTTO Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pul a) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Q.S Al-Baqarah 216) Sesungguhnya sesudah kes