Transcription

Header halaman gasal: Penggalan Judul Artikel JurnalPERJUANGAN KH. AHYAT CHALIMY DALAM LASKAR HIZBULLAH MOJOKERTO DALAMMEMPERJUANGKAN DAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN1942-1950Mujibatur RohmanProgam Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri SurabayaKampus Ketintang; Jl. Ketintang, Surabaya 60231Email : [email protected] Artono, M.Hum.ABSTRAKResolusi Jihad upaya menyelamatkan Republik Indonesia adalah gema yang menggetarkan disaat Republik Indinesiaterancam musuh. Gema yang membakar semangat para prajurit Hizbullah Indonesia. Resolusi Jihad Fi Sabilillah,adalah ultimatum yang dikeluarkan para Ulama’ menjadikan masyarakat semangat dalam perjuangan melawanpenjajah. K.H. Ahyat Chalimy sebagai tokoh pendiri Gerakan Pemuda Ansor Serbaguna di Mojokerto adalah yangmempelopori berdirinya Hizbullah di Mojokerto. Penelitian ini yang bertujuan mengetahui bagaimana proses dan peran“Perjuangan KH. Ahyat Chalimy dalam Laskar Hizbullah Mojokerto dalam Memperjuangkan dan MempertahankanKemerdekaan Republik Indonesia tahun 1942-1950”. Penelitian ini yang mana menegetahui sejarah berdirinya LaskarHizbullah di Mojokerto. Penelitian ini juga menjelaskan mengenai proses pertempuran Laskar Hisbullah dalammenghadapi Agresi Militer Belanda I dan Agresi Militer Belanda II. Teknik pengumpulan data menggunakan teknikwawancara, kepustakaan, kearsipan, dan beberapa penelitian terdahulu. Sedangkan untuk menganalisis data penelitimenggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan dalam penelitian ini adalah perjuanganKH. Ahyat Chalimy dalam Laskar Hizbullah Mojokerto dalam Memperjuangkan dan Mempertahankan KemerdekaanRepublik Indonesia tahun 1942-1950 meliputi tahapan persiapan dengan kegiatan membentuk Badan Perjuang LaskarHizbullah di Mojokerto. Mempertahankan kemerdekaan Indonesia, dengan aksi mempertahankan Surabaya dariancaman penjajah yang mendarat di Tanjung Perak dengan tujuan untuk merebut kembali kekuasaan jajahannya dengantidak mengakui kemerdekaan Indonesia. Setelah Proklamasi 1945, Belanda menyisakan satu permasalahan denganIndonesia untuk membangkitkan kembali pemerintahan Hindia-Belanda di Indonesia. Akibatnya terjadi pertempuranpertempuran antara Laskar Hizbullah dan Pasukan Belanda, adanya pertempuran tersebut yang menimbulkan adanyakesepakatan melakukan gencatan senjata dan melakukan perundingan antara Indonesia dan pihak Belanda. Perundinganini yang dijuluki perang diplomasi, melalui diplomasi ini juga Belanda membuat sebuah Negara Boneka (RIS) dengantujuan memecah belah Indonesia. Akhirnya bulan Mei 1950 RI melakukan perundingan dengan RIS dan berhasilmenyatukan kembali kedalam NKRI.Kata Kunci: K.H. Ahyat Chalimy, Lazkar Hizbullah Mojokerto, Diplomasi, Kemerdekaan.STRUGGLE KH. AHY CHALIMY IN LASKAR HIZBULLAH MOJOKERTO IN STRENGTHENINGAND DEFINING THE INDEPENDENCE OF THE REPUBLIC OF INDONESIA IN 1942-1950ABSTRACTJihad resolution efforts to save the Republic of Indonesia is a thrilling echo when the Republic ofIndonesia is threatened by the enemy. An echo that ignites the zeal of the Indonesian Hezbollah soldiers.Jihad Fi Sabilillah resolution, is an ultimatum issued by the Ulama 'making the community enthusiasticin the struggle against the invaders. K.H. Ahyat Chalimy as the founder of the Multipurpose Ansor YouthMovement in Mojokerto was the one who pioneered the founding of Hezbollah in Mojokerto. This study

aims to find out how the process and role of "The Struggle of KH. Ahyat Chalimy in MojokertoHezbollah Warriors in Fighting and Maintaining the Independence of the Republic of Indonesia in 19421950 ". This research which found out the history of the founding of Laskar Hizbullah in Mojokerto. Thestudy also explained the process of fighting the Laskar Hisbullah in the face of the Dutch MilitaryAggression I and Dutch Military Aggression II. Data collection techniques use interviewing, literature,archiving, and some previous studies. Whereas to analyze data the researcher uses qualitative dataanalysis. Based on the results of the study, the conclusion in this study was the struggle of KH. AhyatChalimy in the Mojokerto Hezbollah Warriors in Fighting and Defending the Independence of theRepublic of Indonesia in 1942-1950 includes the stages of preparation with activities to form the LaskarHizbullah Fighting Agency in Mojokerto. Defending Indonesian independence, with the action ofdefending Surabaya from the threat of invaders who landed in Tanjung Perak with the aim ofrecapturing its colonial power by not recognizing Indonesian independence. After the 1945 Proclamation,the Dutch left one problem with Indonesia to revive the Dutch East Indies government in Indonesia. As aresult there were battles between the Laskar Hizbullah and the Dutch Forces, the fighting which led to anagreement to carry out a ceasefire and negotiate between Indonesia and the Dutch. These negotiations,dubbed the war of diplomacy, through this diplomacy also made the Dutch a puppet state (RIS) with theaim of dividing Indonesia. Finally in May 1950 the Republic of Indonesia negotiated with RIS andsucceeded in reuniting it into the NKRI.Keywords: K.H. Ahyat Chalimy, Lazkar Hizbullah Mojokerto, Diplomacy, Independence.DAFTARLAMPIRANPENDAHULUANAkhir penjajahan Belanda selama 3,5 abad diIndonesia atas kedatangan bangsa Jepang. PenguasaanJepang terhadap Indonesia diawali oleh peristiwapenyerangan pangkalan angkatan laut Amerika Serikatdi Pearl Harbor, Honolulu, kepulauan Hawai yangmerupakan pusat pertahanan Amerika Serikat dilautpasifik pada tanggal 7 Desember 1941. 1 Deklarasiperang pemimpin Hindia-Belanda pada tanggal 8Desember 1941 Gubenur Jendral Tjarda vanStarkenborgh untuk perang melawan Jepang. Namundemikian Belanda kurang yakin dalam menghadapikekuatan Jepang, sehingga Belanda terpaksamenggalang kekuatan dari rakyat Jawa untukmempertahankan pulau Jawa. 2 Belanda jugamenawarkan kemerdekaan kepada bangsa Indonesiadibawah naungan Kerajaan Belanda, tawaran ini agarbangsa Indonesia mau membantu dalam melawanJepang.3Pada 20 Maret 1942 Jepang melarang kegiatanberserikat dan berpolitik. Lagu kebangsaan yang1Prof. Dr. Suhartono, Sejarah PergerakanNasional dari Budi Utomo sampai Proklamasi 19081945, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2001), hlm.118.,2Soemardjan, selo, Perubahan Sosial diYogyakarta, (Jogjakarta, Gajah Mada University Press,1986), hlm 44.,3George Mc. Turam Kahin, Nationalis andRevolution ini Indonesia, (Cornell UniversityPress,1970), hlm.102.,dinyayikan pada setiap acara adalah kimi gayo. Bahkanpada setiap sekolah-sekolah yang melaksanakanUpacara bendera merah putih juga digantikan denganbendera Jepang Hinomaru. Organisasi ini berdiri padabulan April 1942 dengan dipimpin oleh Mr. Samsuddin.Tujuan berdirinya Gerakan 3A ini agar rakyat Indonesiadengan sukarela menyumbnagkan tenaganya untukperang Jepang.4Setelah PUTERA resmi di bubarkan, Jepangmembentuk perkumpulan yang di bernama JawaHokokai (Himpunan Kebangkitan Rakyat Jawa).Terbentuknya organisasi ini yang sanagat merugikanorang Indonesia, karena jepang yang memaksakankehendaknya dalam memobilisasi masyarakat dalammembantu mensukseskan perang Asia Timur Raya. 5Dalam visi ini Jepang juga memfasilitasi parapemuda Indonesia, dengan membuka Seinen Doyo(Pusat Latihan Pemuda) di Tanggerang. lawan, di Jawa yang kemudian diberi namaPETA (Pembela Tanah Air). Berdirinya PETA ini jugamemudahkan Jepang dalam meningkatkan bakatkemiliteran pemuda Indonesia.Setelah adanya pemberontakan PETA, Jepangmerasa gagal dalam bekerjasama dalam menggalangkekuatan dengan kelompok Nasionalis gagal. Akantetapi Jepang melakukan berbagai kerja sama dengan4Gunseikanbu, Orang Indonesia YangTerkemoeka Dipoelau Djawa, (Djakarta,1944) hlm.46.,5Gunseikanbu, Ibid, hlm. 46.,

Header halaman gasal: Penggalan Judul Artikel Jurnalpara tokoh-tokoh, seperti tokoh Agama Islam. Jepangmemandang Islam adalah sarana yang terpenting untukmenyusup lubuk rohaniah kepada rakyat Indonesia.Kerjasama ini juga untuk menumbuhkan pengaruhpengaruh pikiran serta dan cita-cita fasisme mereka.6Dalam kerja sama ini Jepang mengawalinyadengan menarik simpati umat Islam dengan menyetujuipermintaan Ulama’ untuk tidak membubarkan MIAI(Majelis Islam A’la Indonesia). Organisasi yang berdirisejak zaman Belanda dan sangat penting bagi umatIslam sebagai wadah untuk melakuakan konsolidasi danmenyusun siasat dalam menghadapi penguasaan Jepangdi Indonesia. Pemimpin MIAI selaku Ulama’ besar yangdituduh menghasut masyarakat Indonesia untukmelakukan gerakan anti Jepang.Bubarnya MIAI adalah pukulan yang sangatmenyakitkan bagi umat Islam Indonesia, akan tetapipemimpin NU dan Muhammadiyah membuat wadahbaru yakni Masyumi (Majelis Syuro’ MusliminIndonesia) yang pendiriannya disahkan pada akhirOktober 1943. 7 Pengurus Masyumi terdiri dari tokohtokoh NU dan Muhammadiyah, yang langsung diketuaioleh Hadrotus syeh K.H. Hasyim Asy’ari, K.H. MasMansur dan K.H. A. Wahid Hasyim sebagai wakilketua. Sementara itu ketua PP Muhammadiyah danketua PBNU sebagai penasihat khusus Masyumi.Bersatunya tokoh-tokoh NU dan Muhammadiyahmenjadikan Masyumi semakin kuat. Berdasarkan hasilmusyawarah pembentukan pengurus Masyumi pada 25Januari 1944 di Jakarta sebagai berikut:8Ketua Besar : K.H. M. Hasyim Asy’ariKetua Muda : K.H. A. Wahid HasyimKetua Muda II : A. MukthiJepang mendukung penuh organisasi inidengan memberikan banyak porsi kepada umat Islam.Tahun 1994 Jepang juga menghadiahkan sebuah kantorurusan Agama (kantor Departement Agama) besertacabang-cabangnya yang berada di wilayah Indonesia.Jepang mengangkat Hadrotussyaikh K.H. HasyimAsy’ari sebagai ketua.Keputusan lain dimana pemuda Indonesia yangdilatih kemiliteran dan masuk sebagai tertara PETA.Jepang juga memberikan Instruksi kepada K.H. HasyimAsy’ari untuk mengarhakan kepada satrinya untukmasuk bergabung Heiho, akan tetapi permintaan initidak dipenuhi oleh K.H. Hasyim Asy’ari yang denganmengatakan bahwasannya pemuda-pemuda santri lebih6Nugroho Notosusanto, Ibid, hlm. 65.,Maksoem Machfoedz , Kebangikitan Ulama’dan Bangkitnya Ulama’. (Surabaya:Yayasan-kesatuanUmmat,1982), hlm. 68.,8El Kayyis Isno,ibid,hlm.24-25.,7diberi latihan kemiliteran untuk mempertahankanwilayah didalam Negeri, dimana menghadapi rentarasekutu juga diperlukan tenaga-tenaga dari tentaraProfesional yaitu tentara Dai Nippon.9Hasil dari latihan tersebut yang mencetuspertama berdirinya Hizbullah (Tentara Allah) yang diIndonesia oleh Masyumi. Hizbullah adalah sebagaiwadah para santri ntuk menghadapi musuh terutamaJepang yang sedang menjajah Indonesia. Santri pondokpun juga banyak yang ikut pelatihan militer didalamPETA, hal ini dimanfaatkan oleh santri yang nantinyaakan berjuang mempertahankan kemerdekaan. Santriyang telah dilatih didalam PETA membuat suatu wadahsendiri yang bernama Hizbullah dan Sabilillah.Hizbullah adalah wadah organisasi perjuangan tentaraIslam, sehingga organisasi ini yang beranggotakankhusus dari kalangan pemuda Islam dan dipimpin olehpara ulama’ besar Islam. Hizbullah resmi didirikan padatanggal 14 Oktober 1944 di Surabaya dengan dibentuksusunan kepengurusan pusat sebagai berikut : 10Zaenal Arifin: KetuaMr. Muh. Roem: Ketua MudaS. Soerowijono:Anggota Urusan UmumSoejono: Anggota Urusan UmumAnwar Tjokroaminoto: Anggota Urusan PropagandaK. I. Zarkasji: Anggota Urusan PropagandaMasjhoedi: Anggota Urusan PropagandaS. Mangoenpoespito: Anggota Urusan RencanaMr. Joesoef Wibisono: Anggota Urusan RencanaMuhammad Djoenaidi: Anggota Urusan RencanaR.H.O. Djoenaidi: Anggota Urusan KeuanganPrawoto Mangkoesasmita : Anggota Urusan Keuangan.11Kiai pondok pesantren menjalin komunikasiyang mana untuk mengarahkan santrinya bergabungdalam Hizbullah dan kesiapan para santri mengikutilatihan militer oleh tentara Jepang. Pusat tempat berlatihHizbullah juga di Cibarusa, yang mana pada latihanpertama diikuti 500 orang pemuda muslim dari Jawadan Madura.12Sehingga pada akhir pelatihan K.H. WahidHasyim yang mengistruksikan para santri untukbergabung bersama Hizbullah, dengan antusias wargapondok pesantren mendukung akan kerjasama tersebut.9El Kayyis, ibid, hlm.25.,Fuadi Rifqil, Laskar Hizbullah KeresidenanSurabaya dalam Peristiwa Pertempuran Sekitar 10November 1945 di Surabaya, AVATARA, e-JournalPendidikan Sejarah, Volume 2, No. 3, Oktober 2014.hlm. 574.,11Surat Kabar Asia Raya, edisi awal Januari194512Perdana, Ikhtisar Sejarah Hizbullah, ibid,hlm.09.,10

K.H. Wahid Hasyim pun tidak kesulitan dalammemgumpulkan masyarakat Islam untuk mengikutiLaskar Hizbullah. Hal ini dikarenakan sudah adanyakoordinasi dengan pemimpin pondok pesantren danadanya nasionalisme pada para pemuda.13Dengan berdirinya Hizbullah di Mojokerto iniberharap masyarakat Mojokerto terlepas dari penindasanyang dilakukan bangsa Jepang terhadap pasukanMojokerto seperti hanya pada tahun 1943, pada awaldatangnya bangsa Jepang di Mojokerto yang melakukanpenjarahan kepada toko-toko yang dikuasai China danBelanda. Barang serta bahan makanan yang dirampasoleh Jepang yang menyebabkan di Mojokerto langkaakan kebutuhan bahan pokok makanan, pakaian dan lainsebagainya. Semuanya telah dirampas oleh Jepang demikebutuhan perang Jepang.METODEa) HeuristikPengumpulan sumber-sumber sejarah yangrelevan dengan topik pembahasan. Heuristik sendirimengandung pengertian kegiatan sejarah untukmengumpulkan sumber, jejak-jejak sejarah yangdiperlukan.14b) Kritik SumberMemperlihatkan semua unsur apakah peristiwayang ada pada sumber benar-benar terjadi. Penulis jugamengambil sumber dari berbagai sempel keluarga KH.Ahyat Chalimi yang saat ini berada di Mojokerto.c) InterpretasiInterprestasi adalah penghubungan fakta yang telahditemukan kemudian menafsirkan. 15 Peneliti bisamemahami buku-buku yang baik itu berkaitandengan tokoh atau pun dengan Hizbullah, yangnantinya bisa menjadi refrensi penulisan karyailmiah.d) HistoriografiHistoriografi dalam penulisan sejarah dari hasilpenelitian sejarah setelah melalui tahap-tahap diatas. 16dengan mekukan berbagai uji sumber melalui berbagaiproses seperti Kritik Interpretasi, sehingga penulis bisamembuat sebah karya ilmiah dengan data-data yangsebenarnya.HASIL DAN PEMBAHASANA. Kiprah K.H. Ahyat Chalimy13El Kayyis Isno, ibid, hlm.25.,14Dudung Abdurrahman, Metode PenelitianSejarah, (Jakarta:Logos Wacana Ilmu,1999), hlm.4344.,15Ibid., hlm. 11.16Aminuddin Kasdi, Memahami Sejarah,(Unesa University Press, 2005), Hlm.10.,K.H. Ahyat Chalimy asli kelahiran Mojokertoyang menjadi santri K.H. Hasyim Asy’ari. Beliaudilahirkan di Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokertopada tahun 1918, dari pasangan suami instri Hj.Marfu’ah Ali dan H. Abdul Halim. 17 Kedua orangtuanya adalah keturunan dari Ulama’ besar Islam.Ibunya Hj. Marfuah adalah keturunan dari MbahRowiyo yang masih segaris dengan keturunan SunanAmpel Surabaya, sedangkan ayahnya H. Abd. Hallimadalah kerturunan dari Mbah Rofi’I dari giri Gersik.Orang tua mereka berdua adalah keturuanan parapahlawan Islam.Pada tahun 1925, bersama kakaknya K.H.Ahyat Chalimy menempuh pendidikan di sekolahRakyat Miji (Sekarang SD Miji 1). Lulus sekolah dasar,K.H. Ahyat Chalimy melanjutkan pendidikannya diPondok Tebuireng Jombang. K.H. Ahyat Chalimy jugasempat diajar langsung oleh Hadrotus Syekh KH.Hasyim Asy’ari, dan putranya KH. Wahid Hasyim,karena umurnya yang hampir sebaya mereka selainmenjadi guru juga menjadi sahabat. Sahabat dalamberdiskusi dan dalam sebuah barisan.18Pada saat mondok K.H. Ahyat Chalimy lebihsuka berdiskusi masalah barisan, dengan harapan agarbangsa Indonesia ini segera bebas dari tangan penjajah.Layaknya orang ibadah bisa menjadi khusuk, tidak lagiada penindasan terhadap masyarakat Indonesia. K.H.Ahyat chalimy sudah memiliki inisiatif bahwasannyakekuatan terbesar yang nantinya akan membebaskanIndonesia dari tangan penjajah adalah dari kalanganmasyarakat Islam atau santri.Pada masa penjajahan menguasai Indonesia,arena perjuangan NU justru semakin melebarkansayapnya. Sikap anti penjajah yang memang sudahpembawaannya, menyebabkan antisipasi terhadapperkembangan keadaan yang menyangkut keselamatannegara semakin ditingkatkan, lebih-lebih lagi ketikakehadiran tentara sekutu dan NICA (Belanda) mendaratdi Indonesia dan dimana-mana melakukan teror untukmerobohkan negara Republik Indonesia yang masihsangat mudah pada waktu itu. Pemuda di berbagaidaerah mendirikan organisasi bersifat kedaerahan,seperti Jong Cilebes, Pemuda Betawi, Jong Java, JongAmbon, Jong Sumatera, dan sebagainya, akan tetapikiai-kiai NU justru mendirikan organisasi pemudabersifat Nasionalis. 1917Ibid, hlm.209.,Ibid, hlm.07.,19Farih Amin, Nahdlatul Ulama (Nu) DanKontribusinya Dalam Memperjuangkan KemerdekaanDan Mempertahankan Negara Kesatuan RepublikIndonesia (NKRI), Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan,Vol. 24 No. 2, November 2016, 251-284. hlm. 252.,18

Header halaman gasal: Penggalan Judul Artikel JurnalPerjuangan yang dilakukan oleh NahdlatulUlama dengan upaya yang kuat menggerakan paraulama, santri dan umatnya, untuk bangkit menghimpunkekuatan melawan pemerintahan asing yang dianggapkafir, merupakan bukti sejarah yang tidak dapatdipungkiri. 20 Usaha K.H. Ahyat Chalimy dalammendirikan gerakan pemuda Ansor juga tidaklah suatuhal yang mudah, akan tetapi berkat motivasi para ulamakita termasuknya adalah ulama NU yang berupayamentransformasi gerakan-gerakan yang bersifatspontanitas kepada masyarakat. 21 Usaha para Ulama’dalam menggerakkan pemuda Indonesia pada saat itudiantaranya, pada tahun 1924 para pemuda khususnyadaerah pesantren mendirikan Shubban al-Waṭān(Pemuda Tanah Air).22Berdirinya organisasi Shubban al-Waṭāninilah yang mempelopori pertama terbentuknya Gerakanpemuda Ansor. Tujuan dibembentuknya Ansor sebagaiorganisasi adalah berkaitan dengan wawasankebangsaan yang selalu dijadikan sebagai salah satudasar perjuangan para pemuda Mojokerto. PerjuanganNU ini berkobar terus mulai sejak penjajahan Belandamenyerbu Indonesia sampai penjajahan Jepang. 23Pembentukan G.P. Ansor ini didasari dengan tujuanNU, yang mana untuk membentuk organisasiperjuangan yang senantiasa menentang segala bentukpenjajahan untuk merebut kemerdekaan dan sekaligusmenjaga kesatuan negara Republik Indonesia dalamwadah NKRI.24Penderitaan bangsa Indonesia semakinbertambah ketika datanya bangsa Jepang. Kedatanganbangsa Jepang dengan membawa semboyan NipponCahaya Asia, Nippon Pemimpin Asia, dan NipponPelindung Asia (Gerakan 3A) yang akan membebaskanIndonesia dari penjajaha Belanda. Misi yang dibawaJepang hanya sebagai simpati kepada rakyat Indonesia,agar kedatangan mereka disambut secara baik.Kedatangan bangsa Jepang ini tak lain juga samadengan penjajah lainnya, kekayaan bahan mentah diIndonesia sedikit menggoda kedatangan bangsa Jepanguntuk berkunjung ke Indonesia dan menjadikan20Farih Amin, Ibid, hlm. 253.,Ahmad Mansur Suryanegara, Api Sejarah:Mahakarya Perjuangan Ulama dan Santri dalamMenegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia(Bandung: Salmadani, 1433/2012), hlm.36.,22Ibid,hlm.266.,23Lukman Hakim, dkk. 2003. KebangkitanAgama Menantang Politik Dunia (Yogyakarta: Ar-RuzzHartono, 2003), hlm. 77.,24M. Mas’ud Adnan, Resolusi Jihad dalamPeristiwa 10 November, (Surabaya: Jawa Pos, 1999).hlm. 101.,21koloninya.25 Sumber daya alam di Indonesia yang akandigunakan untuk kepentingan misinya dalam menguasaiAsia Timur Raya, sangat membutuhkan suber energidari bahan-bahan mentah yang ada di wilayah Indonesiaterutama Jawa dan Sumatera. Indonesia sangatberpotensi dari sumber daya energi seperti Minyak danbatu bara, yang sangat berguna dalam industri danmencukupi kebutuhan perang Jepang.26Selain kebutuhan bahan mentah Industri dankebutuhan akan bahan bakar, bangsa Jepang jugamenjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan bagitentaranya. Ekspedisi Jepang yang berencana menguasaiAustralia sangatlah berat, sehingga tanah Indonesia akanmampu menyediakan kebutuhan pangan untukkelancaran ekspansinya. Perkiraan Jepang, tanah Jawamampu menghasilkan 8,5 Juta ton beras mampumenunjang kebutuhan militernya.27Dilihat dari segi wilayah Jawa Timur, KotaMojokerto merupakan wilayah yang hanya terdiri daridataran rendah yang luas. Luas dataran rendah KotaMojokerto yang mencapai 7,25 km² terdiri dari tanahsawah seluas 3,4 km², tanah tegalan seluas 0,47 km²,tanah pekarangan seluas 2,35 km² dan tanah lainnyaseluas 1,01 km²28.Luas daratan pesawahan, yang manaMojokerto adalah daerah penyangga Surabaya dariIbukota Jawa Timur. Berbagai bahan makanan, Air, danbahan mentah yang disuplai dari Mojokerto.Pengendalian Air yang disaring dibendungan yang adadi Mlirip Rolak Songo, agar tidak terjadi kekurangan airdimusim kemarau dan tidak banjir dimusim Hujan. 29Mojokerto juga penghasil bahan pokok makanan yangsangat melimpah, seperti penghasil gula, beras, teh, kopidll, tak lain juga buat mencukupi kebutuhan di KotaSurabaya. 30 Sehingga tak lain situasi dinamika yangterjadi di Surabaya juga akan berpengaruh di Mojokerto.Mojokerto tidak lepas dari kekuasaan para penjajah,karena wilayahnya yang begitu penting dalam25Wertheim, T. F, Masyarakat Indonesiadalam Transisi, Studi Perubahan Sosial, (Jogjakarta,Tiara Wacana 1999), hlm.56.,26Ayuhanafiq, ibid, hlm.3.,27Shiraisi, Aiko Kurasawa, Penduduk Jepangdan Perubahan Sosial : Penerahan Padi secara Paksadan Pemberontakan Petani di Indramayu, dalamNagazumi, Akira (Editor), Pemberontakan di MasaPendudukan Jepang (Jakarta, Yayasan Obor, 1988),hlm. 86.,28Slamet Harijadi,Satu DasawarsaPengabdianku, (Mojokerto: Pemerintah KotamadyaMojokerto, 1989), hlm. 2.,29Ayuhanafiq, Ibid, hlm. 8.,30Ibid, hlm. 13.,

menyuplai bahan pokok makanan dari hasil pertanianyang sangat melimpah.Pada akhirnya 8 Maret 1942 Gubenur JawaTimur dan walikota Surabaya digantikan, yang diadanmusyawarah dengan devisi ke-48 di Sidoarjo.dalamperhantian kekuasaan jajahan ini ditandai dengandikibarkannya bendera Hinomaru diatas JembatanWonokromo. Jepang demi mendapatkan simpati darimasyarakat Indonesia, menunjuk Radjiman Nasutionuntuk menjabat sebagai Walikota Surabaya. Radjimanakan tetapi tidak lama menjabat, September 1942Radjiman digabtikan oleh orang Jepang yangberbanama Takarosi Ichiro.Setelah adanya penyerahan tersebut Jepanglangsung masuk kedaerah-daerah sekitar Jawa Timurseperti Mojokerto, Sidoarjo, Gersik, dan daerah lainnya.Jepang masuk ke Mojokerto pada hari Jum’at Legitanggal 8 Mei 1942, tepatnya dua bulan setelah belandamenyerah tanpa syarat kepada Jepang. KedatanganJepang membuat penasaran masyarakat Mojokertoselayaknya mau melihat langsung, berbondong-bondongmasyarakat Mojokerto berkumpul di alun-alun untukmenyaksikan kedatangan sekaligus pertunjukanketangkasan para tentara Jepang. Setelah pertunjukanyang diperlihatkan tentara Jepang, seketika itu pulaopsir tentara Jepang naik ke mimbar dan berpidato yangintinya mengatakan bahwasaanya Belanda itu sangatkejam. Opsir tersebut juga menginstruksikan kepadamasyarakat yang berkumpul di Alun-alun Mojokerto,untuk menyerbu tentara toko-toko Cina yang ada dideretan jalan selatan Alun-alun.31Melihat kondisi peralihan kekuasaan HindiaBelanda yang menyebabkan transisi kekuasaan dansistem birokrasi yang belum tertata, maka K.H. AhyatChalimy beserta Mansur Solikhi menggerakkan pemudaansor untuk mengumpulkan senjata peninggalanBelanda. 32 Aksi ini dilakukan pertama kali ditiap-tiapkecamatan, lalu dilakukan ditiap perindutrian. Aksipelucutan ini tidak lama tercium oleh Jepang, sehinggadalam beberapa hari kemudian Jepang memberikanperintah untuk mengumpulkan barang jarahannyakedalam gudang yang dijaga ketat oleh tentara Jepang,dan apabila ada masyarakat yang tidak mengumpulkanbarang jarahan itu akan dikenakan hukuman mati.Pada tanggal 15 Agustus 1945 tentara sekutumenjatuhkan Bom Atom di kota Hiroshima danNagasaki, yang membuat para serdadu-serdadu Jepangkehilangan semangatnya. Balatentara Dai Nipponmenyerah tanpa syarat kepada sekutu. Jepang tidak3132Ayuhanafiq, Ibid, hlm. 14.,Administrasi Mojokerto, Ibid, hlm.22.,berhak lagi dalam menguasai Indonesia semenjakkekalahannya dengan sekutu.Pada keadaan Jepang tidak berdaya akankekalahannya, para pemimpin bangsa Indonesia tampilmemproklamasikan Kemerdekaan Indonesia di Jakarta.Umat Islam pun sangat bersuka cita, yang manakemerdekaan Indonesia ini terletak dihari yang baik.Tanggal 17 Agustus 1945 atau pada hari Jum’at Legipada bulan Ramadhan.SetelahProklamasimenjadibuktikemerdekaan Indonesia, kini bangsa Indonesiamengalami perubahan drastis. Bendera Merah Putihberkibar dimana-mana, baik itu di depan rumah ataupunhalaman perkantoran. Pemasangan bendera pun tanpadidampingi bendera Hinomaru. Lagu kebangsaanberbunyi merdu dimana-mana, masyarakat pun segeramelepaskan segel radionya dan segera mendengarkansiaran kantor berita Domei. Murid-murid sekolah puntidak lagi menyayikan lagu Kimigayo saat upacarabendera.33Berita kemerdekaan ini diterima pemuda G.P.Ansor Mojokerto yang gabung dalam Laskar Hizbullahmelalui siaran Kantor Berita Jepang Domei cabangSurabaya pada sore hari tanggal 17 Agustus 1945.Banyak masyarakata Mojokerto yang belum tau akankemerdekaan bangsa Indonesia, karena mereka tidakberani melepaskan segel diradio ytang diberikan olehJepang. Mansur Solikhi salah satu pembangkangperintah Jepang, selalu memiliki waktu mendengarkanradio pada pukul 05.00-16.00 dan 22.00 secarasembunyi-sembunyi.34Kebahagiaan yang masih hangat dirasakanoleh rakyat Indonesia. Udara kebebasan masih terasasegar, tapi tidak lama sebulan setelah kemerdekaanIndonesia pasukan sekutu datang dan mendarat diJakarta pada tanggal 25 September 1945 dibawahpimpinan Jendral Philip Christison. Kedatangan sekutuke Indonesia sebenarnya dengan membawa misinyauntuk melaksanakan Hukum Perang, yaitu melucutisenjata Dai Nippon sebagai pihak yang kalah dalamperang Asia Timur Raya, mengawasi tawanan Jepangdan menjaga ketertiban umum.Sekutu yang datang diwakili oleh Inngris danmendarat sendirian di Indonesia, akan tetapi kedatanganmereka di Boncengi oleh tentara Belanda. Kedatangansekutu sehingga menjadi perselisihan antara rakyat dantentara Inggris. Perselisihan itu selalu menyebabkankontak senjata, walaupun masyarakat yang memilikisenjata hanya beberapa saja. Masyarakat juga masihamatir dalam menggunakan senjata hasil rampasan3334H.Mansur Abdullah, ibid, hlm.38.,H.Mansur Abdullah, ibid, hlm.39.,

Header halaman gasal: Penggalan Judul Artikel JurnalJepang, akan tetapi semangat rakyat dalammempertahankan kemerdekaan sehingga merekamenggunakan bambu runcing, golok, dan samurai untukmenghadang pasukan sekutu.Tak lama akhirnya pendaratan itu sudahmenyebar ke semua wilayah Indonesia. Bangsa Belandatak rela akan kemerdekaan Indonesia, mereka datangdan ingin menguasainya kembali. Bangsa Belandamemanfaatkan situasi ketika Jepang kalah, merekalangsung datang ingin menguasai wilayah bekas jajahanHindia Belanda dengan licik.Tentara Belanda yang ingin masuk keSurabaya melalui cara menyusup diantara tentaraInggris dan tentara India(yang ikut pasukan Inggris).Persahabatan antara Belanda dan Inggris ini adalahwujud balas budi dimana pada saat Ratu Wilhelminayang mengungsi ke London pada tahun 1941. Pada saatNederland diduduki pasukan Jerman Nazi pada perangdunia pertama.Tentara Belanda yang datang ke Surabayarata-rata tentara yang dari Australia, mereka mengungsibersama Van Mook pada saat Hindia Belanda dikocarkacirkan oleh Jepang. Belanda yang berhasil masuk keSurabaya dan menempati Hotel Oranye (sekarang HotelYamato). Bangsa Belanda memanfaatkan Hotel inisebagai tempat mereka berkonsolidasi dan rintahan Hindia Belanda. Belanda datang untukmenjadi tuan di Indonesia.35Bangsa belanda juga berani mengibarkanbendera kebangsaannya diatas Hotel Oranye padatanggal 19 September 1945. Belanda memang dengansengaja menguji tindakan masyarakat Surabaya ataspengibaran bendera Merah Putih Biru dibumi Indonesiamerdeka ini. Pemuda Surabaya inilah yang menjadikanperistiwa perobekan bendera diatas Hotel Oranye yangsekarang bernama Hotel Yamato di Jalan Tanjung. 36Insiden Belanda ini adalah sebuah buktiperencanaan untuk kembali menjajah Indonesia.Kedatangan Belanda ini sudah menyalahi aturan HukumInternasional atas proklamasi Indonesia. KedatanganInggris bukanlah semata-mata melaksanakan tugas darisekutu, melainkan membantu Belanda untuk berkuasa diIndonesia.Rakyat Surabaya mengantisipasi datangnyaserangan Belanda dengan cara menyempurnakankepengurusan Hizbullah keresidenan Surabaya. Tanggal25 September 1945 , dan melakuakan mobilisasipenduduk Surabaya terutama dari kalangan muslim.Rekrutmen pasukan Hizbullah kotamadya Surabayasecara singkatDalam kepengurusan Hizbullah keresidenanSurabaya juga sudah terbentuknya kepengurusanditingkat cabang-cabang diantaranya :1. Surabaya Utara dipimpin KH. Abdunnafik, yengbermarkas di Jalan Nyamplungan2. Surabaya Timur dipimpin Mustakin Zain, AbdulManan, dan Akhiyat yang bermarkas diSidokapasan3. Surabaya Selatan dipimpin Mas Ahmad, Safi’i,dan Abin Saleh yang bermarkas di PondokSidoresmo4. Surabaya Barat dipimpin Damiri Ikhsan danAbdul Hamid Has bermarkas di KembangKuning5. Surabaya Tengah dipimpin Husain Tiway danMuhajir yang bermarkas di Gedung MadrasahIbtidaiyah NU Kawatan.37Pembentukan kepengurusan ini memangdipersiapkan setelah peristiwa penyobekan benderaBelanda yang menjadikan pergolakan baik darikalangan pemuda dan kalangan sekutu. Persiapanpasukan Hizbullah ini juga disertai pembekalanpelatiahan terhadap kader baru Hizbullah keresidenanSurabaya, misalnya pelatihan kemiliteran dan bagaimana cara menggunakan senjata.Menjelang akhir Oktober ribuan TentaraKeamanan Rakyat masuk ke Surabaya, mereka dariberbagai kota sekitar diantaranya Mojokerto, Gersik,Lamongan, Sidoarjo, Malang, dan Jombang. Rasa takutmati pun tidak ada pada diri pejuang Surabaya, dengansemboyang yang membahana di langit ibu pertiwi“Sekali Merdeka Tetap Merdeka! Lebih Baik MatiBerkalang Tanah dari pada Hidup Dibawah TelapakPenjajah”38Bridgen Mallaby pun taka ada harganyadimata pejuang, karena dia adalah aktor dibalikmasuknya tentara Belanda ke Surabaya. Kegaduhanterjadi digedung

bendera Jepang Hinomaru. Organisasi ini berdiri pada bulan April 1942 dengan dipimpin oleh Mr. Samsuddin. Tujuan berdirinya Gerakan 3A ini agar rakyat Indonesia dengan sukarela menyumbnagkan tenaganya untuk perang Jepang.4 Setelah PUTERA resmi di bubarkan, J