Transcription

View metadata, citation and similar papers at core.ac.ukbrought to you byCOREprovided by Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri SurabayaTARI GLIPANG RODHAT DI DESA JARIT KECAMATAN CANDIPURO KABUPATENLUMAJANGOlehMEI HARIYATI12020134220 (P.SENDRATASIK,FBS,UNESA) [email protected] Pembimbing: Drs. Bambang Sugito, M.SnABSTRAKGlipang selain berada di Lumajang, juga di Pasuruan dan Probolinggo. Glipang di ketiga daerah tersebut dipengaruhioleh kesamaan etnis (pandalungan), masyarakat dan budaya. Glipang memiliki karakter berbeda sesuai denganlingkungan dimana kesenian tersebut hidup dan berkembang. Glipang di Probolinggo dan Pasuruan sampai sekarangmasih tetap hidup. Glipang di Pasuruan masih bisa dijumpai saat hari jadi Kota Pasuruan. Sedangkan di Probolinggosudah menjadi icon Kabupaten. Berbeda dengan Glipang di Kabupaten Lumajang sudah diambang kepunahan. Makadiperlukan pendokumentasian dan catatan tertulis mengenai kesenian Glipang agar kesenian ini masih bisa untukdipelajari. Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalahnya sebagai berikut: 1. Bagaimana asal-usul TariGlipang Rodhat? 2. Bagaimana Bentuk Penyajian Tari Glipang Rodhat? Bagaimana upaya pelestarian Tari GlipangRodhat?.Kajian pustaka yang relevan dalam penelitian ini antara lain Anindita Firsty Rahayu “Eksistensi Tari Terbang Bandungdi Desa Wirogunan Kecamatan Purworejo Kota Pasuruan” dan Yuni Rusdiyanti “Kesenian Glipang Desa PendilKecamatan Banyuanyar Kabupaten Probolinggo”. Teori yang digunakan yaitu teori kualitatif, bentuk penyajian, danupaya pelestarian.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakanmetode observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dantriangulasi teknik. Analisis data melalui reduksi data, sajian data dan verifikasi data kesimpulan.Glipang Rodhat di Desa Jarit diciptakan Bapak Sardi sekitar tahun 1990 an. Iringan yang digunakan yaitu jidor,ketipung, terbang dan kecrek. Tata rias menggunakan rias cantik dan busana yang digunakan yaitu hem, celana hitam,jarik jawa liris, pangkat, slempang, topi polisi dan sepatu. Tari Glipang di Kabupaten Lumajang hampir punah. Makaperlu upaya dalam melestarikan agar tetap hidup dan dinikmati oleh generasi muda di masa yang akan datang.Tari Glipang Rodhat berasal dari Glipang yang di bawa oleh Bapak Kandar dari Pasuruan. Kemudian digabungkandengan tari Rodhat Seni Rebana oleh Kyai Buyah dari Desa Jarit. Penggabungan ini memiliki peranan yang sama dalampembentukan Glipang baru. Gerak dan iringan pada tari Glipang di Lumajang, Pasuruan dan Probolinggo memilikibeberapa kesamaan. Hal tersebut dikarenakan adanya faktor budaya masyarakat yang sama antara tiga daerah.Kata Kunci: GLIPANG RODHAT dan BENTUKABSTRACTDANCING IN THE VILLAGE JARIT GLIPANG RODHAT DISTRICT CANDIPURO DISTRICTLUMAJANGStudent NameSRNStudy ProgramMajorFacultiesInstitutionAdvisorYear : Mei Hariyati: 12020134220: Drama, Dance, and Music Arts education: Drama, Dance, and Music Arts: Language and music: State University of Surabaya: Drs. Bambang Sugito, M.Sn: 2015/2016Keywords: Dance Glipang Rodhat and form of presentationGlipang besides being in Lumajang, also in Pasuruan and Probolinggo. Glipang in the three regions affectedby ethnicity (pandalungan), society and culture. Glipang has a different character according to the environment wherethe arts are alive and thriving. Glipang in Probolinggo and Pasuruan is still alive. Glipang in Pasuruan can still be foundtoday the anniversary of Pasuruan. While in Probolinggo district has become the icon. Unlike the Glipang in Lumajangis already on the verge of Kepu-restrain. Thus it is necessary to document and record Glipang writing about art that artis still to be learned. Based on this background, the formulation of the problem as follows: 1. What is the origin of1

Glipang Rodhat Dance? 2. How to Dance Presentation Form Glipang Rodhat? How can conservation efforts GlipangRodhat dance?Relevant literature review in this study include Anindita Firsty Rahayu "Fly Dance Existence in the VillageWirogunan Bandung District Purworejo Town of Pasuruan" and Yuni Rusdiyanti "Glipang Art Village PendilBanyuanyar Probolinggo". The theory used is qualitative theory, form of presentation, and preservation efforts.The study used a qualitative approach and descriptive research. Data collection techniques using directobservation, interviews and documentation. The validity of the data using triangulation and triangulation techniques.Analysis of data through data reduction, data display and data verification conclusion.Dance Glipang jarit Rodhat Village is a dance that originated from the attractions silat performances. Thenused as dance performances by displaying the movement of silat. Glipang Rodhat Village jarit created around 1990 Mr.Sardi's. Accompaniment used is jidor, ketipung (lanang wedhok), fly and kecrek. Cosmetology using beautiful makeupand clothes that achieved such that hem, black pants, jarik java lyrical, rank, slempang, police hat and shoes. DanceGlipang in Lumajang endangered. It is necessary to preserve the efforts in order to stay alive and enjoyed by theyounger generation in the future.Dance Glipang Rodhat derived from Glipang which was brought by Mr Kandar from Pasuruan. Thencombined with dance Rodhat Arts Tambourine by Kyai Buyah of Village jarit. Peng-joint has the same role in theformation of new Glipang. Movement and dance accompaniment Glipang on Lumajang, Pasuruan and Probolinggo hassome similarities. This is due to cultural factors are equal between the three regions.

I.nama Terbang Kalipang, terbang diambil dari salah satuPENDAHULUANalat musik sedangkan Kalipang diambil dari nama desaKabupaten Lumajang merupakan Kabupaten yangmemiliki berbagaiBapak Kandar dilahirkan. Tetapi karena kesenianmacam kesenian, diantaranyaTerbang Kalipang terpengaruh dialek dari orang Jawakesenian jaran kencak, jaran slining, tari godril, tarimaka nama Terbang Kalipang menjadi Glipang.topeng Kaliwungu dan tari glipang rodhat. HampirKeunikan tari Glipang Rodhat terletak pada geraksemua kesenian yang berada di Kabupaten Lumajangdalam tarian. Gerakan tari Glipang Rodhat memiliki cirimembawa unsur Madura. Menurut Ayu Sutarto dan Setyakhas dasar yaitu berbagai gerakan yang digunakan dalamYuwana (2008:54) Kabupaten Lumajang merupakanpencak silat. Pada zaman dahulu setiap pertunjukansalah satu wilayah yang masuk dalam etnis Pandalunganmenampilkan atraksi silat yang memamerkan keahlianyaitu etnis yang didalamnya terdapat percampuran antarakanuragan yang dilakukanJawa dan Madura. Selain Kabupaten Lumajang, daerah-memiliki kekuatan lahir batin, lahir berasal dari rodhatdaerah yang masuk dalam etnis pandalungan meliputiKabupatenPasuruan,Probolinggo,sebagi penari dan kekuatan batin berasal dari penabuhSitubondo,rebana yang membaca sholawat sebagai vokal musikBondowoso, dan Jember. Sehingga dari kesamaandalam iringan tari Glipang Rodhat. Setelah tarian inibudaya masyarakat memunculkan banyak kesamaandilakukan penari perempuan maka gerak-gerak silatkesenian yang dilahirkan.distilisasi dalam gerak tari untuk konsumsi pertunjukan.Tari Glipang Rodhat merupakan kesenian yangTari Glipang Rodhat perempuan memiliki dua geraktumbuh dan berkembang di Kabupaten Lumajangdasar tangan yaitu posisi tangan ke depan tangantepatnya di Desa Jarit Kecamatan Candipuro KabupatenLumajang. Selainmengepal dan ke belakang posisi tangan membuka.di Kabu-paten Lumajang, GlipangPola lantai yang digunakan pada tari GlipangRodhat terdapat di Pasuruan dan Probolinggo. BilaRodhat hanya berdasarkan pola yang dilakukan 5 penari.ditinjau dari ketiga tempat ini hanya KabupatenJumlah penari ini merupakan visualisasi dari jumlahLumajang yang hampir mengalami kepunahan. Terbuktisholat wajib yang ada pada agama Islam. Selain itupementasan tari Glipang Rodhat sudah jarang dilakukankeunikanbaik dalam kegiatan hajatan masyarakat maupun acaradalam iringan Islami antara lain jidor, ketipung, terbang,main yang sudah tua dan tidak ada generasi penerus yangrebana dan kecrek mampu membuat pola iringan sesuaimenghidupkan dan mengembangkan kesenian ini.gerakan tari.Berdasarkan fenomena yang dipaparkan, penulisPaguyuban kesenian Glipang Rodhat di Lumajangtertarik untuk mengkaji tari Glipang Rodhat yang purobahasasudah banyak yang tidak muncul kembali. Kondisi iniKabupatenArabterletak pada alat musik yang digunakanmerupakan berbagai bentuk musik yang sering digunakankabupaten. Kenyataan tersebut adanya faktor umur pe-dilaki-laki. Atraksi silat ntersebut diambang kepunahan. Generasi muda yang ada“Gholiban”artinya kebiasaan. Kebiasaan bisa diartikandi Kabupaten Lumajang sudah banyak yang tidakkegiatan pondok yang dilakukan para santri dalammenyukai terhadap keberadaan glipang rodhat. Sebagaikehidupan sehari-hari. Rodhat merupakan salah satugenerasi penerus mestinya memiliki tanggung jawabkesenian tradisi yang muncul dari kalangan umat Islam.terhadap eksistensi kesenian tersebut. Maka sebagaiRodhat berasal dari kata Irodat, bagian dari sifat Allahgenerasi muda mestinya harus ada kemauan untukyang berarti berkehendak. Maksud pemberian namamempelajari kesenian ini supaya memiliki regenerasiRodhat diharapkan manusia selalu berkehendak untukberikutnya.mendekatkan diri kepada Allah. Glipang berasal dariKondisitersebutyangmembedakankeberadaan Glipang Lumajang dengan di Pasuruan dan3

Probolinggo.Glipangdari keduadaerah tersebutsekarang masih hidup dan berkembang sesuai dengandinamika masyarakat.Glipang di Probolinggo sudah menjadi iconkabupaten sebagai identitas dari masyarakat. Di Pasuruanmasih bisa dijumpai pada saat hari jadi Kota Pasuruanselalu diramaikan dengan pertunjukan Terbang Bandung.Sebagai langkah awal perlu pendokumentasian dancatatan tertulis mengenai tari Glipang Rodhat diKabupaten Lumajang. Pendokumentasian dilakukan agartari Glipang Rodhat memiliki bukti tertulis. Penelitiberharap suatu saatpendokumentasian ini dapatdigunakan sebagai bahan pijakan perekontruksian agartetap dikenal dan bisa dipelajari masyarakat Lumajangkhususnya dan generasi muda pada umumnya.Penelitian ini digunakan untuk mengkaji asal-usul,2.1.2Penelitian Yuni Rusdiyanti yang berjudul“Kesenian Glipang Desa Pendil Kecamatan BanyuanyarKabupaten Probolinggo.”Penelitian ini membahas tentang asal-usul danbentuk kesenian Glipang. Glipang merupakan kesenianyang berasal dari Kabupaten Probolinggo yangmengandung unsur Islam dan unsur Madura. Hal tersebutdikarenakan pencipta dari kesenian Glipang ini adalahSari Truno yang berasal dari Madura melakukan migrasike daerah Probolinggo tepatnya di Desa Pendil. SariTruno menciptakan kesenian ini atas dasar perlawananterhadap Belanda yang pada saat itu berada di DesaPendil. Sari Truno merasa Belanda sewenang-wenangterhadap rakyat desa Pendil. Karena ketidak puasan SariTruno, Ia dengan beberapa orang masyarakat membentukperkumpulan pencak silat dengan tujuan menyusunkekuatan melawan Belanda.Secara garis besar penelitian yang dilakukan olehYuni Rusdiyanti membantu peneliti dalam mengkaji asalusul keberadaan kesenian Glipang di daerah yangberbeda.bentuk penyajian dan upaya pelestarian tari GlipangRodhat. Penelitian ini secara khusus bertujuan untukmendeskripsikan: 1). Asal-usul Tari Glipang Rodhat diDesa Jarit Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang,2). Bentuk penyajian Tari Glipang Rodhat di Desa JaritKecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, 3). Upayadalam melestarikan Tari Glipang Rodhat di Desa Jarit2.2 Kajian TeoriUntuk mendukung dan menunjang penelitian yangdifokuskan pada bentuk dalam tari Glipang Rodhat diDesa Jarit Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang,maka dibutuhkan beberapa teori antara lain: asal-usul,bnetuk penyajian (meliputi isi, struktur, gerak, iringan, tatrias dan busana, pola lantai, dan pemanggungan), danupaya pelestarian.Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang.III.II. KAJIAN PUSTAKAKajian pustaka yang berkaitan dengan penelitian iniyaitu sebagai berikut:2.1 Penelitian yang RelevanBerikut beberapa penelitian terdahulu yang relevan:2.1.1 Penelitian Anindita Firsty Rahayu yang berjudul“Eksistensi Tari Terbang Bandung di Desa WirogunanKecamatan Purworejo Kota Pasuruan.”Penelitian ini membahas tentang eksistensi tariTerbang Bandung dan bentuk penyajian. Secara garisbesar penelitian yang dilakukan oleh Anindita FirstyRahayu membantu peneliti dalam mengkaji bentukpenyajian Glipang Rodhat yang memiliki persamaanyaitu tarian Islam yang berada di daerah Pandalungan.Selain itu juga menggunakan alat-alat musik Islamisebagai iringan tarian.METODE PENELITIANPendekatan yang digunakan pada penelitian tariGlipang Rodhat adalah pendekatan kualitatif, karenapenelitian ini lebih menggunakan penjelasan berupanarasi dan pengumpulan data berupa penjelasandeskriptif. Dilihat dari segi teknik pengumpulan datamelalui studi lapangan, maka teknik pengumpulan datadapat dilakukan dengan observasi (pengamatan),interview (wawancara) dan dokumentasi. Berikut tabelobservasi yang sudah dilakukan penulis:No.1.Tabel 3.2 Jadwal Observasi dan KunjunganHari danHasilTempattanggalKamis, 11Februari20161.Macamkesenian diKabupatenLumajang.2.PaguyubanGlipang diDinasPariwisatadanKebudayaanKabupatenLumajang.

Tabel 3.3: Tabel Wawancara TerstrukturKabupatenLumajang.NO.2.JABATANData yangdicariAsal-usul danbentukPenyajian tariGlipangRodhat.Tata rias danbusana yangdigunakanpada tariGlipangRodhat.Asal-usul tariGlipangRodhat.Asal-usul dankeberadaanpaguyubanGlipang diLumajangAsal-usul TariGlipang diKabupatenLumajang.Alat musiktari GlipangRagam geraktari GlipangRodhat3.4.2 DokumentasiPendokumentasian pada sebuah penelitiantentang suatu objek menjadi salah satu faktor penunjangselama proses penelitian dan penulisan, karena denganadanya pendokumentasian, peneliti dapat melakukanpengamatan ulang objek penelitian yang lebih detail, dandokumentasi juga dapat digunakan sebagai bukti otentikuntuk pertanggung jawaban dalam penulisan ini. Penelitimenggunakan dokumentasi visual dan audio berupa fotofoto dan video rekaman tari Glipang Rodhat di Desa JaritKecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang.3.4.1 Interview (wawancara)Wawancara yang digunakan dalam penelitian iniada dua yaitu wawancara terstruktur dan wawancara takterstruktur. Berikut adalah data yang dicari tentang tariGlipang Rodhat:IV. HASIL DAN PEMBAHASAN4.1 Asal-usul Tari Glipang Rodhat di Desa JaritKecamatan Candipuro Kabupaten LumajangBapak Sardi mengatakan bahwa tari Glipang Rodhatdi Desa Jarit mucul sekitar tahun 1918 an yang diciptakanoleh seorang Kyai bernama Buyah. Kyai Buyahbertempat tinggal di Desa Jarit dan memiliki pondokMinggu,14Februari2016Asal usul dan latarbelakang tariGlipang Rodhat.NAMARumahbapak anggarTari SekarArumPasirianpimpinanIbu HenyKisworini.RumahBapak Siridi DesaKarangsariKecamatanSukodono.SanggarTari t diDesa apak .Jumat, 12Februari2016Macam kesenian dankeberadaan tariGlipang Rodhat diDesa Jarit KecamatanCandipuro4.Rabu, 13April2016Asal-usul kesenianGlipang5.Kamis, 14April2016Paguyubanpaguyuban Glipangdi Lumajang6.Senin, 2Mei 20161.2.7.Selasa, 3Mei 2016Melihatpertunjukantari GlipangRodhatalat musiktari GlipangRodhat1.Karaktergerak tariGlipangRodhat2.Tata rias danbusana nah Jarit2.HenyKisworiniSeniman danKetua SanggarSekar ArumPasirian3.Siri4.DwiSunarsihPengajar SeniBudaya5.EmiYuliastutikPengajar SeniBudaya6.Ncik7.NoviSenimanGlipangPemain MusikGlipangPenari Glipang

Pesantren. Sejarah terciptanya tari Glipang Rodhat yaitusaat Kyai Buyah melakukan perjalanan ibadah Haji.Tetapi pada saat bulan kedelapan, Kyai Buyah kehabisanuang untuk bertahan hidup disana. Akhirnya Kyai Buyahikut salah satu pedagang untuk bekerja agar mendapatkan uang untuk pulang. Saat Kyai Buyahmelakukan perjalanan dagang ke daerah Turki, disanabeliau melihat sebuah perayaan hari kelahiran Rasulullah.Kyai Buyah tertarik dengan salah satu pertunjukan atraksibela diri yang diiringi dengan musik hadrah. KemudianKyai Buyah membawa kesenian tersebut ke daerahnya.Glipang sebenarnya bukan nama asli dari kesenian ini,nama aslinya adalah Tari Rodhat Seni Rebana.Bapak sardi juga mengatakan bahwa Glipangsebenarnya bukan nama asli dari kesenian ini, namaaslinya adalah tari Rodhat Seni Rebana dan GlipangRodhat tidak mengandung unsur Madura tetapi hanyamengandung unsur Islam yang dibawa oleh Kyai Buyah.Namun pendapat tersebut berbeda dengan pernyataan IbuHeny Kisworini dan Emi Yuliastutik, yang menyatakanbahwa tari Glipang Rodhat ini memang terdapat unsurMadura di dalamnya karena Lumajang merupakan daerahpercampuran Jawa dan Madura sehingga budayamasyarakatnya juga tidak lepas dari Madura dan kesenianyang lahir pastinya juga memiliki unsur-unsur Madura.Perbedaan pendapat tersebut diluruskan oleh penelitidengan mencari sumberr lainnya.Menurut Emi Yuliastutik dalam tulisanyang berjudul Tari Glipang Karakan diDesa Nguter Keca-matan CandipuroKabupaten Lumajang (2005:71) Sekitartahun 1912 di daerah pesisir pulau Jawabagian Timur yang terletak di selat Madura,banyak orang Madura yang melakukanmigrasi lokal ke daerah Probolinggo,Lumajang, Situbondo, Bondowoso, Jember,dan Pasuruan. Mereka melakukan migrasilokal dengan alasan mencari pekerjaanuntuk memenuhi kebutuhan hidup. Secaraotomatis orang-orang Madura berbaur danmemperluas keturunannya dengan orangorang Jawa. Bapak Kandar merupakanpenduduk Pasuruan bertempat tinggal diDesa Kalipang yang berbaur dan bersatudengan orang-orang Madura. Bapak Kandarsebagai pencetus pertama berdirinyaTerbang Kalipang di Lumajang. Pada tahun1935 beliau menikah dengan gadis dari desaDawuhan Lor Kecamatan SukodonoKabupaten Lumajang. Pada tahun 1937Bapak Kandar menetap di Lumajangtepatnya di Desa Dawuhan Lor. Glipangberasal dari nama Terbang Kalipang,terbang diambil dari salah satu alatmusiknya sedangkan Kalipang diambil darinama desa Bapak Kandar dilahirkan. TetapikarenakesenianTerbangKalipangterpengaruh oleh dialek orang Jawa yaitupenduduk Lumajang maka nama TerbangKalipang sekarang menjadi Glipang.Selain dari sejarah Terbang Kalipang, peneliti jugamelakukan pengamatan terhadap gerakan yang ada padatari Terbang Bandung dan Kiprah Glipang Probolinggo.Ternyata ketiga kesenian ini memiliki beberapakesamaan gerak yang ada dalam bentuk penyajiannya.Dan iringan vokal yang ada pada tari Glipang Rodhatserupa dengan tari Terbang Bandung. Sehingga daribeberapa hal tersebut dapat peneliti simpulkan bahwa tariGlipang Rodhat di Desa Jarit merupakan perpaduanantara tari Rodhat Seni Rebana dan tari Glipang/TerbangKalipang dibawa oleh Bapak Kandar yang berasal dariPasu-ruan, sehingga menjadi Glipang Rodhat perempuanyang diciptakan oleh Bapak Sardi.Tari Glipang Rodhat di Desa jarit KecamatanCandipuro Kabupaten Lumajang muncul sekitar tahun1990 an yang diciptakan oleh Bapak Sardi (cucu KyaiBuyah) bertempat tinggal di Desa Jarit. Bapak Sardimenciptakan tari Glipang Rodhat perempuan inibertepatan pada saat Karnaval Hari KemerdekaanIndonesia di Kecamatan Candipuro. Beliau menciptakanGlipang perempuan ini karena melihat keberadaanGlipang yang ditarikan laki-laki sudah tidak diminatimasyarakat lagi sehingga beliau melakukan sebuahperubahan. Tari Glipang Rodhat perempuan yangdiciptakan oleh Bapak Sardi masih berpijak pada gerakgerak silat tetapi cenderung lebih sederhana karenagerak-gerak tersebut disesuaikan dengan kemampuanperempuan. Gerakan yang tidak mungkin dilakukan olehperempuan tidak akan digunakan dalam tari GlipangRodhat.Kesenian Glipang tidak hanya berada di KabupatenLumajang tetapi juga berada di Pasuruan danProbolinggo. Kesamaan kesenian ini dilatar belakangioleh etnis budaya dari masing-masing wilayah yangmerupakan kesatuan etnis pandalungan. Sehinggakesenian yang lahir di wilayah tersebut pastinya tidakjauh berbeda dan saling berhubungan.Tari Glipang Probolinggo lahir di Desa PendilKecamatan Nanyayar 12 Km di tenggara kotaProbolinggo. Mata pencaharian penduduknya adalahdagang dan tani berdarah Madura dan Pemeluk agamaIslam. Kesenian Glipang direvitalisasi dan dipopulerkanoleh seorang penduduk desa Pendil bernama Saritruno,dimaksudkan sebagai sarana hiburan tahun 1935. SariTruno adalah pendatang dari pulau Madura, menetap di

pantai utara Pulau Jawa (Jawa Timur) di desa Pendiltersebut.Tari Gholiban/tari Glipang mempunyai 3 gerakan.Dimana tiap-tiap gerakan mempunyai makna dan ceritapada saat diciptakan. Pertama, Tari olah keprajuritan ataudisebut Tari Kiprah Glipang. Tari Kiprah Glipang inimenggambarkan ketidakpuasan Saritruno kepada parapenjajah Belanda. Kedua, tari Papakan yang mempunyaimakan bertemunya seseorang setelah lama berpisahdengan digambarkannya bertemunya Anjasmara denganDamarwulan. Ketiga, tari Baris yang menggambarkanpara prajurit Majapahit yang berbaris ingin tahu daerahJawa Timur. Awalnya tarian ini berawal dari badut,lawak, dan kemudian berubah menjadi cerita rakyat.Tari Terbang Bandung juga merupakan kesenian didaerah pandalungan yang mengandung unsur Islam.Terbang bandung secara terminologi memiliki artiterbang yang dibandingkan atau diadu. “Terbang” berartirebana dan “Bandung” dalam dialek Madura yang telahmengalami metamorfosis berarti “banding”. Terbangbandung adalah bentuk kesenian yang berupa opera, yaitumerupakan gabungan drama, tari dan musik. kesenian inimerupakan kegiatan mengadu kekuatan atau persainganantar grup terbang bandung dalam memainkan alat musikdalam satu pertunjukan.Pada tahun 1980 an, seorang seniman kota Pasuruanmenciptakan sebuah tari garapan/tari lepas yang berjudulterbang bandung yang mengambil gerak-gerak dari teaterTerbang Bandung. Setelah mengamati tarian rudatan danbedayan dalam selingan tari yang ada pada teater terbangbandung, terciptalah sebuah tari garapan yang berpijakpada kedua materi tersebut.pendukung berupa musik, tata rias, tata busana, properti,pola lantai, dan pemanggungan.4.2.1 Isi Tari Glipang Rodhat di Desa Jarit KecamatanCandipuro Kabupaten LumajangBentuk yang tidak dapat terlihat, bentuk batin,gagasan atau bentuk yang merupakan hasil pengaturanunsur-unsur pemikiran atau hal-hal yang sifatnya batiniahyang muncul sebagai isi tarian. Isi sebuah tarian adalahsebuah ide, gagasan atau penghayatan yang tidak terlihat.Tanpa ide sebuah karya tari akan hadir tanpa bobot,sedangkan bentuk adalah hasil jalinan antar elemenekspresi atau sebuah perwujudan yang nyata.Isi tarian dalam pertunjukan seni dapatditangkap secara langsung oleh panca indra atau secaratidak langsung setelah menghayati dari awal hingga akhirpertunjukan. Isi yang dapat ditangkap langsung olehpanca indra dapat dilakukan dengan melihat simbolsimbol gerak yang ada dalam tari.Isi yang terkandung dalam tari Glipang bertemareligi yang menggambarkan seorang santri pondoksedang memamerkan keahlian kanuragan yangditampilkan dengan pencak silat. Untuk mengetahui isitari Glipang Rodhat dapat dilihat dari beberapa gerakgerak yang ada. Vokal yang digunakan pada pertunjukantari Glipang Rodhat didalamnya melantunkan sholawatNabi SAW, sehingga dapat dilihat langsung bahwa tariGlipang Rodhat bertema religi.4.2.2 Struktur Penyajian Tari Glipang Rodhat di DesaJarit Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang.Struktur mengandung arti bahwa di dalam karyaseni itu terdapat suatu pengorganisasian, pengaturan, adahubungan antara bagian dari keseluruhan itu. Secarastruktural, sebuah tari tradisi pada dasarnya merupakanpenggabungan dari pola-pola gerak atau ragam tari.Struktur penyajian tari Glipang Rodhat memiliki 3bagian diantaranya bagian awal (pembuka), tengah (inti),dan akhir (penutup).4.2.2.1 Bagian Awal (Pembuka)Tari Glipang Rodhat dibuka dengan gerakan jalanhormat, yang diawali dengan gerakan jalan menujutempat pertunjukan kemudian melakukan penghormatan.Hal tersebut dimaksud untuk mengucapkan selamatdatang dan selamat menikmati kepada si punya hajatmaupun penonton yang datang.4.2.2.2 Bagian Tengah (Inti)Pada bagian inti melakukan gerakan pusingyang memiliki gerak dasar dari gerak angkatan. Gerakpusing yaitu gerak berputar atau berbalik arah ke depandan ke belakang secara bergantian di ikuti dengan gerakangkatan. Gerak ini dilakukan berulang-ulang di bagianinti pertunjukan.4.2 Bentuk Penyajian Tari Glipang Rodhat DiDesa Jarit Kecamatan Candipuro KabupatenLumajangMenurut Sal Murgiyanto (1983:31) terdapat duamacam bentuk dalam kesenian, pertama yaitu bentukyang tidak dapat terlihat, bentuk batin, gagasan ataubentuk yang merupakan hasil pengaturan unsur-unsurpemikiran atau hal-hal yang sifatnya batiniah yangmuncul sebagai isi tarian. Kedua yaitu bentuk luar yangmerupakan hasil pengaturan elemen-elemen motorikyang teramati.Sehingga bentuk disini terdiri dari dua hal yaitu isi(bisa diamati tetapi tidak bisa dilihat) dan wujud (bisadilihat dengan kasat mata/penyajian). Wujud disiniterdapat beberapa hal yaitu struktur dan elemen-elemenpembentuk struktur tersebut.Maksud dari bentuk penyajian dalam penelitian iniyaitu apa yang dapat dilihat dari penonton yangmendukung sebuah pertunjukan tari Glipang Rodhat.Diantaranya gerak sebagai elemen utama tari, dan elemen7

4.2.2.3 Bagian Akhir (Penutup)Gerak penutup merupakan gerak salam, yaitugerak penari memohon pamit kepada si punya hajat danpenonton, seraya mengucapkan salam dengan harapandapat bertemu kembali dikesempatan yang lain. Geraksalam yaitu melakukan gerakan hormat berulang kali keempat arah penjuru dengan posisi serong. Gerak ini jugadikuatkan dengan syair-syair yang dinyanyikan olehpengisi vokal dalam iringan tari Glipang Rodhat denganmengucapkan assalamualaikum.memadukan permainan tangan dan kaki danmembutuhkan konsentrasi saat melakukannya. Goyangtarikan adalah gerakan menghadap ke samping kanankiri, dilakukan dengan menekuk lutut dan menarik sikutangan ke dalam secara bergantian. Terakhir adalah tutup(salam), gerakan ini adalah gerak akhir yang ada dalamsebuah pertunjukan yang dilakukan untuk menandaiberakhirnya sebuah tarian.4.2.34.2.4.1 Tata RiasTata rias merupakan usaha memperbaikikekurangan-kekurangan yang ada pada bagian wajahseseorang, supaya seseorang tampil lebih percaya diri.Pada awalnya Tari Glipang Rodhat dilakukan oleh penarilaki-laki yang menggambarkan tentang keahliankanuragan bela diri, jadi dalam pementasannya tidakmenggunakan tata rias wajah. Tetapi setelah penaridiganti oleh perempuan maka tata rias menggunakan tatarias cantik diantaranya menggunakan: bedak, eyeshadow, pensil alis, celak, eye liner, lipstik dan pemerahpipi.Bedak sebagai dasar wajah untuk memperhalus,digunakan pada seluruh permukaan wajah. Eye shadowadalah pewarna mata yang membuat mata kuat,memberikan kesan aura serta suasana wajah yangdiingkan. Eye shadow sebagai penguat bentuk mata yangdigunakan di area mata. Pensil alis berfungsimempertebal bentuk alis dan karakter wajah yangdiinginkan, digunakan pada daerah alis. Celak berfungsimempertegas garis mata bagian bawah. Eye liner bergunauntuk menegaskan bentuk mata yang diinginkan,digunakan pada mata bagian atas yang letaknya di atasbulu mata. Lipstik sebagai pewarna bibir untukmemperjelas karakter dan memberikan kesan hidup.Pemerah pipi membuat rona wajah menjadi segar yangdigunakan pada daerah pipi.GerakGerak merupakan unsur penunjang yang palingbesar peranannya dalam seni tari.1Menurut Peni Puspitogerak pada dasarnya adalah proses perpindahan atauperalihan dari satu pose menuju pose yang lainnya.Dalam pengertian ini berarti gerak juga merupakansebuah pergeseran dari satu tempat ke tempat yanglainnya. ml. diakses pada tanggal 17 Juni 2016). Dalamkonsep gerak selalu dibutuhkan tenaga yang tersalurdidalam tubuh penari, sehingga dapat merangsangketegangan atau kekondoran didalam otot-ototpenontonnya. Unsur gerak pada tari Glipang Rodhat iniberupa gerak dasar pencak silat yaitu permainan geraktangan dan kaki. Para penari melakukan gerakdisesuaikan dengan apa yang diucapkan oleh pemusik,biasanya disebut bawa’an. Para penari tidak hanyamelakukan gerak tetapi harus mengikuti setiap lagu atausholawat yang diucapkan oleh bawa’an. Gerakan padapenari ini menggunakan gerak sederhana yang diulangulang dan cenderung bersifat halus.Ragam gerak tari Glipang Rodhat antara lain:Jalan Hormat, Penghormatan, Angkatan, Gonjor,Bapangan, Pusing, Goyang Tarikan, dan Tutup (salam).Jalan hormat merupakan gerak awalan yang digunakansaat menuju tempat pertunjukan, penari berjalan berbarislurus dengan sikap tegap. Penghormatan adalah gerakmenghormati para penonton atau yang mempunyai hajatdengan maksud memberikan sambutan selamat datang.Angkatan merupakan gerakan melakukan angkatan kakidan permainan tangan. Gerakan ini dominan digunakandalam tari Glipang Rodhat. Gerak ke empat yaitu gonjormerupakan gerak menghadap ke samping kanan-kiridengan menganggukkan kepala. Bapangan dilakukandipertengahan pertunjukan (gerak jalan ditempatmengangkat kaki dengan sikap tangan hormat). Pusingmerupakan gerakan berbalik arah secara bergantianA.A.M Djelantik. Pengantar Dasar IlmuEstetika. (Den-pasar;Sekolah Tinggi SeniIndonesia.1990). Hal.2314.2.4Tata rias dan BusanaGambar 4.9 Tata Rias Tari Glipang Rodhat( Doc. Mei: 2016 )

tergantung pada motivasi dari komposisi. Pola lantaiyang digunakan pada Tari Glipang Rodhat di Desa JaritKecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang yang seringdigunakan yaitu bentuk sejajar. Arah hadap yangdilakukan saat penari melakukan gerakan yaitu arahhadap kedepan, kebelakang, dan serong.Adapun bentuk gambar pola lantai yang digunakanpada Tari Glipang Rodhat di Desa Jarit KecamatanCandipuro sebagai berikut:4.2.4.2 Tata BusanaBusana adalah salah satu unsur yang terdapatdalam sebuah tarian. Busana digunakan dalam kesenianakan memberikan corak tersendiri, menunjukkan karakterdan identitas tari tersebut. Pada awalnya busana tariGlipang Rodhat yang digunakan oleh p

Bondowoso, dan Jember. Sehingga dari kesamaan budaya masyarakat memunculkan banyak kesamaan kesenian yang dilahirkan. Tari Glipang Rodhat merupakan kesenian yang tumbuh dan berkembang di Kabupaten Lumajang tepatnya di Desa Jarit Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Selain di Kabu-paten Lumajang, Glipang