Transcription

IHUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN MENYIMAK DENGANKETERAMPILAN BERBICARA TERHADAP PESERTA DIDIK KELAS IDI MIN 9 BANDAR LAMPUNGSkripsiDiajukan Untuk Melengkapi Tugas-tugas Dan Syarat-SyaratGuna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd)Dalam Ilmu Tarbiyah Dan KeguruanOleh:Fikri AkmalNPM. 1511100182Jurusan : Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahFAKULTAS TARBIYAHUNIVERSITAS ISLAM NEGERIRADEN INTAN LAMPUNG1440/2020M

IIHUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN MENYIMAK DENGANKETERAMPILAN BERBICARA TERHADAP PESERTA DIDIKKELAS I DI MIN 9 BANDAR LAMPUNGSkripsiDiajukan Untuk Melengkapi Tugas-tugas Dan Syarat-SyaratGuna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd)Dalam Ilmu Tarbiyah Dan KeguruanOleh:FIKRI AKMALNPM. 151110182Jurusan : Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahPembimbing I: Dwijowati Asih, M.SiPembimbing II: Untung Nopriansyah, M.PdFAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUANUNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTANLAMPUNG1440 H / 2020 M

IIIABSTRAKPenelitian ini membahas tentang hubungan antara keterampilan menyimakdengan keterampilan berbicara terhadap peserta didik Kelas 1 MIN 9 BandarLampung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatanpenelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Penelitian ini dilakukandikelas 1 MIN 9 Bandar Lampung. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruhpeserta didik kelas 1 MIN 9 Bandar Lampung yang berjumlah 84 peserta didik.Sampel penelitian sebanyak 22 peserta didik yang ditentukan menggunakan teknikPurposive Sampling. Teknik pengumpulkan data pada penelitian ini menggunakansoal dan rubik penilaian. Soal digunakan untuk mengumpulkan data keterampilanmenyimak dan rubik penilaian digunakan untuk mengukur keterampilan berbicarapeserta didik. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi Product Moment.Hasil pengujian hipotesis menunjukkan harga kooefisien korelasi rhitung rtabel(0,456 0,250) dengan taraf signifikansi sebesar 5% dengan jumlah N 62. Hargakoefisien korelasi tersebut mengindikasikan adanya hubungan yang positif antaraketerampilan menyimak dengan keterampilan berbicara terhadap peserta didik kelas 1di MIN 9 Bandar Lampung. Hal ini memiliki arti bahwa setiap kenaikan veriabelketerampilan menyimak akan mempengaruhi kenaikkan variabel keterampilanberbicara.

IVKEMENTERIAN AGAMAUNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNGFAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUANAlamat: Jl. Letkol H. EndroSuratminSukarame Bandar Lampung Telp. (0721)703260PERSETUJUANJudul Skripsi :NamaNPMJurusanFakultasHUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN MNYIMAKDENGANKETERAMPILAN BERBICARA TERHADAPPESERTA DIDIK KELAS 1 DI MIN 9 BANDAR LAMPUNG: FIKRI AKMAL: 1511100182: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI): Tarbiyah dan KeguruanMENYETUJUIUntuk dimunaqosyahkan dan dipertahankan dalam Sidang MunaqosyahFakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan LampungPembimbing IPembimbing IIDwijowati Asih Saputri, M.SiNIP. 1927202111999032002Untung Nopriansyah, M.PdNIP. MengetahuiKetua Prodi PGMISyofnidah Ifrianti, M.PdNIP. 196910031997022002

VSURAT PERNYATAANAssalamu’alaikum Warahmatullahi WabarakatuhSaya yang bertanda tangan di bawah ini:Nama: Fikri AkmalNPM: 1511100182Jurusan/Prodi : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)Fakultas: Tarbiyah dan KeguruanMenyatakan bahwa skripsi yang berjudul “Hubungan Antara KeterampilanMenyimak Dengan Keterampilan Berbicara Terhadap Peserta Didik Kelas I DiMIN 9 Bandar Lampung” adalah benar-benar merupakan hasil karya penyusunsendiri, bukan duplikasi ataupun saduran dari karya orang lain kecuali pada bagianyang telah dirujuk dan disebut dalam footnote atau daftar pustaka. Apabila dilainwaktu terbukti adanya penyimpangan dalam karya ini, maka tanggung jawabsepenuhnya ada pada penyusun.Demikian surat pernyataan ini saya buat agar dapat dimaklumi.Wassalamu’alaikum Warahmatullahi WabarakatuhBandar Lampung,Penulis,Fikri AkmalNPM: 1511100182Febuari,2020

VIMOTTOْ َو ﴾۴۲ : ص ِغ ْي ًرا ۗ ﴿اإلسراء َ ار َح ْم ُه َما َك َما َر َّب ٰين ِْي ْ الر ْح َم ِة َوقُلْ َّر ِّب َّ َ اح ال ُّذلِّ ِمن َ ِض َل ُه َما َج َن ْ اخف Terjemah Arti : Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuhkesayangan dan ucapkanlah: „‟ Wahai Tuhanku, kasihanilah mereka keduanya,sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil‟‟. (Q.S Al- Isra 24).11Al-Quran dan Terjemahan, h. 284.

VIIPERSEMBAHANDengan segala puji syukur pada Tuhan yang Maha Esa serta atas dukungandan doa dari orang-orang tercinta, akhirnya skripsi ini dapat diselesaikan denganbaik. Maka dengan ketulusan hati dan penuh kasih sayang ku persembahkan skripsiini kepada :1. Kedua orang tua tercinta, Bapak Sobiri dan Ibu Aisyah yang selalumemberikan cinta kasih sayang dan pengorbanan sehingga menjadipenyemangat dalam hidup saya dan selalu mendoakan untuk keberhasilan dankebahagiaan saya.2. Adik-adik ku tersayang Diki Alamsyah dan M. Faisal Nawawi terimakasihuntuk kasih sayang doa dan dukungan kalian selama ini.3. Almamater UIN Raden Intan Lampung.

VIIIRIWAYAT HIDUPPenulis bernama Fikri Akmal. dilahirkan di Desa pancawarna KecamatanKotaagung Kabupaten Tanggamus pada tanggal 01 Maret 1994. Anak ketiga darilima bersaudara dari pasangan Bapak Sobiri dan Ibu Siti Aisyah.Penulis memulai pendidikan dari Sekolah Dasar di SDN 2 Kuripandiselesaikan pada tahun 2007.SekolahMenengahPertama diMTs N 1Tanggamus diselesaikan pada tahun 2010. Sekolah Menengah Atas di SMA N 1Kotaagung diselesaikan pada tahun 2013. Kemudian pada tahun 2015 penulisditerima sebagai mahasiswa Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri (UIN)Raden Intan Lampung Program Strata 1 (S1) Jurusan Pendidikan Guru MadrasahIbtidaiyah (PGMI).

IXKATA PENGANTARAssalamualaikum warahmatullahhi wabarakatuhAlhamdulilahirobbil‟alamin, puji dan syukur senantiasa peneliti penjatkanatas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan karunia, nikmat, hidayah inayahNya kepada seluruh alam semesta. Shalawat beserta salam senantiasa tercurahkankepada junjungan besar kita Nabi Muhammad Saw, para sahabat dan semuapengikutnya dengan harapan semoga mendapat syafaatnya di dunia dan di akhiratkelak.Atas berkat dan rahmat serta petunjuk dari Allah SWT jualahakhirnyapenulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini. Penyelesaian skripsi ini tidakterlepas dari bantuan berbagai pihak. Untuk itu penulis perlu menyampaikan ucapanterimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada yang terhormat.1. ProfDr. Hj. Nirva Diana, M.Pd selaku Dekan Fakultas Tarbiyah danKeguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.2. Syofnidah Ifrianti, M.Pd selaku Ketua Jurusan Pendidikan Guru MadrasahIbtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.3. Nurul Hidayah, M.Pd selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan GuruMadrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden IntanLampung.4. Dwijowati Asih Saputri, M.Si dan Untung Nopriansyah, M.Pd selakupembimbing I dan pembimbing yang telah memperkenankan waktu danilmunya untuk membimbing dan memotivasi penulis dalam penyusunanskripsi ini.5. Dosen dan para staf di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, yangtelah membantu dan memberikan ilmu pengetahuan yang sangat luaskepada penulis.

X6. Ibu Fakihah, S. Ag.M.M.Pd selaku kepala MIN 9 Bandar Lampung sertaGuru-guru dan Staf Tu MIN 9 Bandar Lampung yang telah membantupenulis dalam mengumpulkan data dalam penyusunan skripsi ini.7. Siswa-siswi MIN 9 Bandar Lampung Khususnya kelas Iyang telahmenyediakan waktu untuk pengumpulan data penelitian.8. Keluarga besar Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) kelas cangkatan 2015 serta teman-teman seperjuangan PGMI yang selalumemberikan semangat dan motivasi dalam penyusunan skripsi ini.9. Serta semua pihak yang telah membantu terselesaikannya skripsi ini yangtidak bisa penulis sebutkan satu persatu, penulis ucapkan banyakterimakasih. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan yang telahdiberikan, penulis berharap semoga skripsi ini dapar bermanfaat bagipenulis, Institusi Pendidikan dan pembaca khusunya.Wassalamu‟alaikum warahmatullahi wabarakatuh.Bandar Lampung, Febuari 2020Fikri Akmal

XIDAFTAR ISIHALAMAN JUDUL . iABSTAK . iiiPERSETUJUAN . ivSURAT PERNYATAAN . vMOTTO . viPERSEMBAHAN . viiRIWAYAT HIDUP . viiiKATA PENGANTAR . ixDAFTAR ISI . xiDAFTAR LAMPIRAN . xivBAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang Masalah . 1B. Identifikasi Masalah . 8C. Batasan Masalah. 8D. Rumusan Masalah . 8E. Tujuan Penelitian. 8F. Manfaat Penelitian. 9BAB II LANDASAN TEORI1. Kajian Pustaka . 10

XIIa. Keterampilan Menyimak . 10b. Faktor Pengaruh Menyimak . 16c. Aneka Permasalahan Menyimak . 19d. Tes Pemahaman Wacana Narasi . 20e. Indikator Keterampilan Menyimak . 20f. Keterampilan Berbicara . 20g. Indikator Keterampilan Berbicara . 26h. Pembelajaran Bahasa Indonesia . 26i. Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia di MI. 29j. Nilai Penting Bahasa Indonesia di MI . 30k. Hasil Penelitian Relevan . 31l. Kerangka Berfikir. 35m. Hipotesis Penelitian. 36BAB III METODOLOGI PENELITIANA. Jenis Penelitian . 38B. Tempat dan Waktu Penelitian . 39C. Variabel Penelitian . 39D. Populasi dan Sampel . 401. Populasi . 402. Sampel . 40E. Metode Pengumpulan Data . 401. Tes . 40

XIII2. Dokumentasi . 41F. Instrumen Penelitian. 41G. Uji Instrumen . 441. Uji Validitas Instrumen . 442. Uji Reliabilitas Alat Ukur . 45H. Teknik Analisis Data . 461. Uji Prasyarat Analisis . 46a. Uji normalitas . 46b. Uji linearitas . 472. Uji Hipotesis. 47a. Analisis Bivariat . 47b. Koefisien Determinasi . 48BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASANA. Profil Sekolah MIN 9 Bandar Lampung . 491. Identitas Sekolah . 492. Visi, Misi, dan Tujuan. 493. Tenaga Pendidik dan Peserta Didik . 50B. Analisis Hasil Uji Coba Instrumen . 531. Uji Validitas . 53

XIV2. Uji Reliabilitas . 55C. Uji Prasyarat Analisis . 561. Uji Normalitas . 562. Uji Linieritas . 573. Analisis Bivariat . 584. Koefisien Determinasi . 60D. Hasil Pembahasan Penelitian . 61BAB V PENUTUPA. Kesimpulan . 68B. Saran . 68DAFTAR PUSTAKA . 69LAMPIRAN . 72

XVDAFTAR LAMPIRANLampiran 1 Instrumen Penelitian Rubik Penilaian . 72Lampiran 2 Instrumen Penilaian Soal . 74Lampiran 3 Hasil Uji Validitas Soal . 75Lampiran 4 Hasil Uji Reliabilitas Soal . 77Lampiran 5 Hasil Data Rekapitulasi Rubik Penilaian Berbicara . 80Lampiran 6 Hasil Data Rekapitulasi Soal . 82Lampiran 7 Hasil Uji Normalitas . 83Lampiran 8 Hasil Uji Linearitas. 84Lampiran 9 Hasil Product Moment Uji Analisis Korelasi . 85Lampiran 10 Lembar Validasi Menyimak . 175Lampiran 11 Lembar Validasi Berbicara . 177Lampiran 12 Surat Pra Penelitian . 180Lampiran 13 Surat Izin Penelitian. 181Lampiran 14 Surat Pengantar Validasi . 183Lampiran 15 Dokumentasi Penelitian . 188

1BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang MasalahDalam dunia pendidikan saat ini guru semakin dituntut untuk dapatmenciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan. Meningkatnyakemajuan suatu bangsa, dapat dilakukan dengan upaya meningkatan mutupendidikan.2Berdasarkan isi UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,dunia pendidikan ditantang untuk membentuk generasi yang berkualitas. Salahsatu unsur yang mengemban tugas mulia tersebut adalah seorang guru. Untukmenghasilkan generasi yang berkualitas, tentu harus didahului denganterciptanya guru-guru yang berkualitas pula. Dibutuhkan keterampilanketerampilan khusus agar dapat menjadi guru yang berkulitas. Guru harusmenguasai beberapa kompetensi, sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 14Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, pada pasal 10 ayat (1) menyatakan bahwa“Kompetensi guru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 meliputi kompetensi2Mohammad Syaifuddin, “Implementasi Pembelajaran Tematik di Kelas 2 SD NegeriDemangan Yogyakarta”, Jurnal Tadris, Vol. 2 No. 2 (2017), h. 1.

2pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensiprofesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi”.3Berbagai upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu serta kualitaspendidikan melalui jalur pendidikan formal ataupun pendidikan nonformal.Dapat dilihat dengan adanya usaha pemerintah untuk pemusnahan buta hurufmelalui kelompok belajar di tiap-tiap desa. Begitu juga dalam masalah kurikulumdan bahan ajar terus dilakukan perbaikan-perbaikan.Kurikulum 2013 sudah ditetapkan secara merata dan bertahap diimplementasikan disekolah (dari tingkat dasar sampai pada tingkat menengah)sejak tahun ajaran 2013-2014. Penerapan pada kurikulum 2013, tentu saja,didasarkan kepada analisis tentang penyempurnaan kurikulum tingkat satuanpelajaran (KTSP) karena sudah tidak bisa mengatasi pesoalan sosial yangmenggelobal dan juga kebutuhan sekarang, dan kurikulum 2013 pundipresepsikan menjadi solusi yang tepat atas perubahan dinamika sosial, budaya,ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Untuk itu, perubahan pada kurikulum 2013membawa dampak perubahan yang mendasar didalam dunia pendidikan kita,salah satunya ialah pada pembelajarannya. 43Syofnidah Ifrianti, “Membangun Kompetensi Pedagogik Dan Keterampilan Dasar MengajarBagi Mahasiswa Melalui Lesson Study”. Jurnal Terampil Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, Vol.5 No. 1 (Juni, 2018), h. 1.4Heru Kurniawan, Pembelajaran Kreatif Bahasa Indonesia (Jakarta: Prenadamedia Group,2015), h. 1-2.

3Keahlian adalah kemampuan peserta didik upaya melaksanakan macammacam aktivitas melalui upayanya untuk menyelesaikan tugasnya. Keahliandapat dilatih kepada peserta didik sejak dini supaya di waktu yang akan datangpeserta didik berkembang menjadi dewasa yang terampil dan cekatan dalammelaksanakan semua aktivitas, juga mampu dalam menghadapi permasalahanhidup. Selain dari pada itu mereka akan mempunyai keahlian yang pastibermanfaat bagi masyarakat.Keterampilan berbicara dipandang memiliki peranan sentral dalam tujuanpembelajaran, karena hakikat belajar bahasa adalah belajar komunikasi terutamakomunikasi lisan. Berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyibahasa untuk mengekspresikan atau menyampaikan pikiran, gagasan atauperasaan secara lisan.5 Tujuan yang paling utama dalam berbicara adalah agardapat berkomunikasi. Komunikasi sebagai pengiriman dan penerimaan pesanatau berita yang melibatkan dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksuddapat lebih dipahami. Oleh sebab itu, agar dapat menyampaikan pesan secaraefektif, pembicara harus memahami apa yang akan disampaikan ataudikomunikasikan5Suwarti Ningsih, Peningkatan Keterampilan Berbicara melalui Metode Bercerita SiswaKelas III SD Negeri 1 Beringin Jaya Kecamatan Bumi Raya Kabupaten Morowali, Jurnal KreatifTadulako Online Vol. 2 No. 4, ISSN 2354-614X, hal. 224.

4Menyimak merupakan suatu aktivitas yang meliputi kegiatan mendengarkansecara maksimal pada objek yang akan disimak.6 Oleh karena itu, peserta didikdituntut untuk bisa berkonsentrasi secara baik di dalam menyimak, sertamenyimak dilakukan untuk memahami suatu informasi secara lisan yangbiasanya informasi itu berkaitan dengan profesi sang penyimak, menyimak jugamembuat hubungan antar pribadi lebih efektif dan agar dapat memberikan responyang tepat serta menyimak dapat digunakan untuk mengumpulkan data agardapat melihat keputusan yang masuk akal.Melalui usaha pengembangan pembelajaran bahasa Indonesia di sekolahdasar untuk meningkatkan kemampuan berbicara peserta didik belummendapatkannya secara maksimal, lalu guru juga belum maksimal menggunakanmetode serta strategi, bebagai pndekatan yang mestinya dilakukan guru gunamemudahkan pemahaman konsep mengenai kemampuan berbicara peserta didik.Pembelajaran kemampuan berbicara serta kemampuan menyimak tidak variasi,kebanyakkan yang digunakan guru dalam memberikan konsep tentangkemampuan berbicara serta menyimak hanya sebatas latihan-latihan yang adapada buku teks. Beberapa faktor yang mempengaruhi keterampilan menyimakdan keterampilan berbicara meliputi pertama faktor fisik, kedua faktorpengalaman, ketiga faktor sikap, keempat faktor motivasi, kelima faktor jenis6Kartika Sari, Hubungan Antara Keterampilan Menyimak Wawancara Dan KeterampilanMenulis Hasil Wawancara Kelas Viii Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Tanjungpinang, ArticleE-Journal, (Tanjungpinang : Universitas Maritim Raja Ali Haji, 2016)

5kelamin, dan keenam faktor lingkungan. Faktor-faktor tersebutlah yangmempengaruhi dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia.Keterampilan berbicara serta menyimak di MI adalah suatu hal penting dariproses pembelajaran di madrasah, sebab prihal adanya pembelajaran berbicarapeserta didik bisa berinteraksi dengan maksimal di dalam maupun di luar kelassesuai dengan perkembangan jiwanya. Dengan istilah lain, di dalam kehidupansehari-hari peserta didik akan selalu melakukan serta dihadapkan pada suatukegiatan berbicara. Pada kenyataannya pembelajaran berbicara di madrasahbelum dapat dikatakan maksimal, sehingga keterampilan peserta didik dalamberbicarapun masih terlampau rendah dan perlu ditingkatkan.Menyimak serta berbicara adalah kegiatan komunikasi yang dilakukansecara dua arah secara langsung, menyimak memiliki sifat reseftif dan berbicarabersifat produktif. Di dalam kegiatan berbahasa lisan secara tatap muka,penyimak serta pembicara dapat bertukar dan berganti peran, penyimak bertukarperan menjadi pembicara serta sebaliknya, pembicara menjadi penyimak.Pergantian peran biasanya terjadi pada kegiatan tanya jawab, saling memberimasukan atau interaktif pengatahuan yang diperoleh dari seseorang melaluimenyimak dapat digunakan agar dapat meningkatkan kemampuan berbicara.Dengan istilah lain, untuk bisa menjadi pembicara yang baik, orang harusmemiliki keterampilan menyimak yang baik.77Henry Guntur Tarigan, Berbicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa (Bandung:Angkasa, 2015), h. 3.

6Berdasarkan dari hasil wawancara yang telah dilaksanakan dengan walikelas, kelas I(a), (b) dan (c) MIN 9 Bandar Lampung pada tanggal 28 Januari2019, mengemukakan bahwa siswa kelas 1a, b dn c berjumlah 84 siswa. Keadaankelas dalam proses pembelajaran aktif walaupun terdapat beberapa siswa pasif.Guru melakukan pendekatan kepada siswa pasif dengan cara diajakberkomunikasi. Kecenderungan siswa kelas 1 dalam keterampilan berbicara danketerampilan menyimak masih rendah, siswa masih bermain-main, malu-maluuntuk berbicara. Guru berbicara tentang materi yang akan diajarkan terdapatsiswa yang tidak menyimak dengan baik sehingga siswa dalam mengulangimateri pembelajaran tidak bisa. Kurangnya motivasi siswa untuk andenganketerampilanberbicara.Keterampilan berbicara menempati posisi yang utama dalam memberi sertamenerima informasi, pada dasarnya, peserta didik hendak diajarkan berbagaiketerampilan berbahasa, baik keterampilan membaca, menyimak, menulis danketerampilan berbicara yang hendak dibahas secara lebih rinci pada penelitianini. Keterampilan berbicara dan keterampilan menyimak harus dikembangkansejak dini karena pada masa ini anak berada dalam masa perkembangan yangsering disebut dengan masa keemasan, keterampilan berbicara dan keterampilanmenyimak khususnya akan lebih dikembangkan pada tingkat MI.8Zainab, Hasil wawancara , pada tanggal 28 Januari 2019

icaradikembangkan melalui berbagai metode ataupun media pembelajaran yangdigunakan di dalam kelas, agar mencapai keberhasilan dari keterampilanberbicara siswa. Sehingga siswa dapat menyimak pembelajaran Bahasa Indonesiadengan baik.Pada dasarnya siswa dituntut untuk memahami materi ajar keterampilanberbahasa di sekolah dasar yang salah satunya adalah berbicara dan menyimak.Tujuan utama pembelajaran berbicara disekolah dasar adalah melatih siswa agardapat berbicara dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Untuk mencapaitujuan tersebut, guru dapat menggunakan bahan pembelajaran berbicara,misalnya menceritakan kembali cerita yang pernah dibaca atau didengarmengungkapkan pengalaman pribadi, bertanya jawab berdasarkan bacaan,bermain peran, berpidato, dan bercakap-cakap sehingga dapat diliht bagaimanaketerampilan berbicara siswa.Menyimak adalah salah satu proses mendengarkan dengan seksama, dalampembelajaran menyimak siswa membutuhkan konsentrasi penuh agar apa yangdisimak dapat di pahami, guru dapat menggunakan media pembelajaran yangmenarik perhatian siswa dalam proses menyimak tersebut.Berdasarkan teori dan permasalahan diatas, peneliti tertarik untukmengadakan penelitian dengan judul “Hubungan antara KeterampilanMenyimak dengan Keterampilan Berbicara Terhadap Peserta Didik Kelas 1DI MIN 9 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2018/2020”

8B. Identifikasi MasalahDari latar belakang yang sudah dijelaskan, maka dapat ditemukan beberapamasalah sebagai berikut:1) Kurangnya motivasi belajar2) Rendahnya keterampilan menyimak siswa di MIN 9 Bandar Lampung3) Rendahnya keterampilan berbicara siswa di MIN 9 Bandar Lampung4) Terdapat siswa yang pasif dalam belajar mengajarC. Pembatasan MasalahBerdasarkan identifikasi masalah yang telah diuraikan di atas, agar penelitianmenjadi terfokus, maka penelitian ini dibatasi pada rendahnya keterampilanmenyimak dan keterampilan berbicara terhadap siswa pada kelas 1 di MIN 9Bandar Lampung.D. Rumusan MasalahDari batasan masalah yang sudah ditentukan, maka rumusan masalahnyaadalah:” Apakah terdapat hubungan antara keterampilan menyimak denganketerampilan berbicara pada kelas I di MIN 9 Bandar Lampung?”E. Tujuan PenelitianBerdasarkan pada rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah:untuk mengetahui hubungan antara keterampilan menyimak dan keterampilanberbicara terhadap peserta didik kelas I di MIN 9 Bandar Lampung.

9F. Manfaat Penelitian1. Manfaat mikiranbagiperkembangan ilmu pengetahuan terutama dalam keterampilan menyimak danketerampilan berbicara khususnya peserta didik kelas I.2. Manfaat Praktisa. Bagi Peneliti1) Menambah pengalaman dalam melakukan penelitian.2) Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiranmaupun sebagai masukan bagi peneliti lain.b. Bagi Guru1) Menambah pengetahuan guru tentang keterampilan menyimak danketerampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.2) Informasi bagi guru agar mampu menentukan pendekatan yang cocokdalam pembelajaran.c. Bagi Orang TuaHasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi para orang tua untuksenantiasa memperhatikan keterampilan berbicara anak-anaknya dansenantiasa memfasilitasi kegiatan membacanya. Meningkatkan keterampilanmenyimak dan kemampuan berbicarapada mata pelajaran Bahasa Indonesiapeserta didik.

10BAB IILANDASAN TEORIA. Keterampilan MenyimakKeterampilan pada dasarnya merupkan potensi yang dimiliki manusia yangdapat dikembangkan melalui proses pendidikan dan pelatihan serta berkelanjutanagar memaksimalkan segala fungsi perkembangan manusia sehingga menjadikanmanusia yang utuh. Setiap orang tentunya mempunyai kemampuan pulkanbahwaketerampilan adalah kemampuan peserta didik dalam melaksanakan berbagaiaktivitas dalam usahanya agar dapat menyelesaikan tugas. Keterampilan perludilatih kepada anak sejak dini agar di masa yang akan datang anak akan tumbuhmenjadi orang yang terampil serta cekatan dalam melaksanakan semua aktivitas,dan sanggup menghadapi permasalahan hidup.Di dalam pengajaran bahasa, terutama pengajaran bahasa lisan seringdijumpai istilah mendengar, mendengarkan, dan menyimak. Istilah itu memangberkaitan dalam makna namun berbeda dalam arti. Dalam kamus besar bahasaIndonesia pengertian istilah itu dijelaskan seperti berikut. Mendengar diartikansebagai menangkap bunyi (suara) dengan telinga. Mendengarkan berartimendengarkan sesuatu dengan sungguh - sungguh. Sedang menyimak berartimendengarkan (mempe

soal dan rubik penilaian. Soal digunakan untuk mengumpulkan data keterampilan menyimak dan rubik penilaian digunakan untuk mengukur keterampilan berbicara peserta didik. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi Product Moment. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan harga kooefisien korelasi r hitung r tabel