Transcription

RESUME SHARING VIA WHATSAPP (SWAP)“SBR 008 : Cara Investasi Sambil Bangun Negeri”SWAP atau Sharing via WhatsApp adalah cara alternatif untuk berbagi pengetahuan secaraonline menggunakan media grup WhatsApp tematik. SWAP akan menghadirkan narasumberdan moderator sebagai pemandu jalannya diskusi sesuai tema yang akan dibahas.Hari, TanggalTempatTemaModeratorNarasumber:::::Peserta SharingJumlah Peserta::Rabu, 11 September 2019Whatsapp Grup“SBR 008 : Cara Investasi Sambil Bangun Negeri”Thalia Maudina – Bagian TIK, Sekretariat BPPK KemenkeuSandi Arifianto (Kepala Seksi Penatausahaan & Pelaporan Transaksi SUN,DJPPR)Masyarakat Umum255 Orang1.Diskusi dipimpin dan dibuka oleh Moderator (Thalia Maudina)2.Moderator menyampaikan agenda kegiatan SWAP sebagai berikut :a. Selasa, 10 September 2019- 12.15 WIB - Moderator akan membagikan materi dari Narasumber, Sandi Arifianto.Kemudian peserta yang mempunyai pertanyaan mengenai topik terkait bisamengajukan melalui sli.do.Dengan cara :1. Buka browser2. Masuk ke sli.do3. Ketikkan kode #SWAP64. Silakan ajukan pertanyaan, jika ada pertanyaan yang sama dengan Sobat SWAP laincukup di-vote pada di pertanyaan tersebut5. Harap mencantumkan Nama dan Instansi dan nomor pendaftaran SWAP. Contoh:Edmin, BPPK, 14. Jika tidak, maka pertanyaan tidak akan dipilih. Nomor pesertadidapatkan pada chat terakhir Edmin pada baris terakhir pada saat pendaftaran.10 pertanyaan yang memiliki vote terbanyak akan diajukan pada sesi materi.- 19.00 WIB – Batas waktu pengumpulan pertanyaan (atau sampai kuota terpenuhi)b. Rabu, 11 September 2019- 15.30 WIB - Opening oleh moderator- 16.00 – 18.00 WIB - Sesi diskusi dengan Narasumber

3.Moderator menyampaikan tata tertib diskusi dengan uraian sebagai berikut:1. Sampai dengan sesi diskusi, kami harapkan grup dalam kondisi tetang untukkenyamanan sesama anggota grup;2. Narasumber akan menyampaikan materi sesuai dengan topik;3. Pertanyaan dapat diajukan melalui sli.do.4. Peserta diskusi dapat menanggapi materi/jawaban dari narasumber setelahdipersilahkan oleh moderator;5. Kode dalam diskusi: Kode menanggapi atau bertanya Sudah selesai/cukup6. Jika ada pertanyaan tambahan, akan dipertimbangkan sesuai waktu yang tersisa;4.Alur sharing via whatsapp (SWAP) adalah sebagai berikut:1. Moderator akan menyampaikan setiap pertanyaan yang masuk.2. Narasumber akan memberikan tanggapan.3. Penanya / Sobat SWAP akan diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapankembali. Harap tidak memberikan pertanyaan baru di luar pertanyaan yang sedang dibahas.*moderator akan membatasi 1 tanggapan untuk setiap pertanyaan mengingat waktu diskusiyang terbatas.4. Apabila sudah cukup, akan dilanjutkan ke pertanyaan berikutnya.5.Pembahasan1. Pertanyaan dari Faiza PKN STAN 101Pertanyaan:Bila kondisi perekonomian negara tidak baik, tingkat suku bunga turun dibawah tingkatkupon minimal, bagaimana bisa sbr menghasilkan/membayar kupon minimal?Jawaban:Dalam pengelolaan keuangan negara, yang menjadi prioritas utama adalah pembayarankewajiban termasuk dalam hal ini adalah pembayaran pokok dan kupon Surat BerhargaNegara (SBN). Hal ini diatur dalam UU No 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara(SUN) dan UU APBN yang disahkan setiap tahun. Untuk itu, Pemerintah wajibmengalokasikan dana untuk pembayaran pokok dan kupon SBN (termasuk kuponSBR008) pada APBN setiap tahunnya.Apabila suku bunga atau BI 7 Days Reverse Repo rate mengalami penurunan di bawahtingkat kupon minimal (floor rate), maka Pemerintah tetap membayar kupon SBRsebesar tingkat kupon minimal (7,20% p.a.).Tanggapan :Kalau suku bunganya smakin naik, bagaimana?Jawaban :Dalam menyiapkan alokasi pembayaran bunga setiap tahunnya pada APBN, Pemerintahsudah memperhitungkan asumsi kenaikan maupun penurunan tingkat suku bunga. Jikasuku bunga acuan (BR 7DRRR) naik, maka kupon SBR008 akan naik sebesar kenaikansuku bunga acuan BI tsb.

2. Pertanyaan dari Rayen, PKN STAN, 47Pertanyaan :Bagaimana mekanisme yang dijalankan pemerintah dalam membayar bunga SBN perbulannya? Dimana kita tau bahwa banyak sekali nama investor. Apa tidak ribet?Jawaban :Dalam Undang-Undang SUN, Bank Indonesia ditunjuk menjadi agen penatausahaan SUN.Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia (BI) sebagai Central Registry menunjuk SubRegistry untuk membayarkan kupon SBR kepada investor. Mekanismenya, Pemerintahmembayar total kupon kepada BI yang selanjutnya akan diteruskan ke Sub-Registry.Sub-Registry inilah yang akan mendistribusikan kupon tersebut kepada masing-masinginvestor. Semua itu telah dilaksanakan secara otomatis.Jadi, apakah Pemerintah tidak ribet ? Enggak kok, pembayaran kupon simpel aja. 3. Pertanyaan dari Rizky PKN STAN, 55Pertanyaan:Tersiar kabar bahwa ada rencana pembebasan pajak obligasi pemerintah 15% yangnantinya bakal menarik investor untuk berinvestasi di ORI, SBR, dsb. Tanggapannya?Jawaban:Saat ini Pemerintah (Kemenkeu) masih mengkaji peraturan mengenai tarif perpajakandengan melibatkan institusi terkait antara lain Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BI,Perbankan, dan pelaku pasar lainnya.Sampai saat ini, tarif perpajakan untuk SBN untuk individu masih tetap sebesar PPh final15%.Tanggapan :Menurut saya pribadi, seharusnya kebijakan pajak dibebaskan ini sangat menarikinvestor, karena kita tau diluar sana ada salah satu investasi yg menjanjikan dgn imbalhampir sama dgn kupon SBR, tapi bebas pajak. Disisi lain, investasi tsb juga bisa d tariksewaktu2.Toh juga nantinya pajak bisa beralih ke tambahan Penghasilan yg kalau d itung2 lebihbesar d banding dgn final. Terimakasih.Jawaban :Bagi investor, kebijakan pembebasan pajak merupakan hal yang menarik. namun, sampaidengan saat ini masih dalam kajian. jadi kita tunggu saja hasil kajian dan kebijakanmengenai perpajakannya ya.

4. Pertanyaan dari Dameria PKN STAN, 124Pertanyaan :bagaimana langkah penyesuaian SBR008 terhadap The Fed yang dovish akanmenghijaukan Wall Street menggunakan tingkat suku bunga nya kembali?Jawaban :Pada prinsipnya kebijakan The Fed tidak berpengaruh secara langsung terhadap tingkatkupon SBR008. Yang menjadi acuan penyesuaian tingkat suku bunga (reference rate)SBR008 adalah BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI-7DRRR). Namun, kebijakan The Feddapat menjadi salah satu pengaruh terhadap perubahan tingkat suku bunga BI-7DRRR.Tanggapan dari Moderator :Rupanya Sobat SWAP masih banyak yang kebingungan Pak, apa itu The Fed atau istilahDovish dan Wall Street. Mungkin bisa dijelaskan sedikit Pak @Sandi VG ?Jawaban :bahasa gampangnya kira-kira seperti ini.The Fed itu bank sentral Amerika atau simpel nya BI nya amerikaDovish, keadaan yang cenderung menenangkan pasar (mendukung kondisi pasar).lawannya Dovish adalah Hawkish. wall street itu adalah pasar modalnya Amerika.5. Pertanyaan dari Muhammad Fernanda Raihan Fadlika, 103Pertanyaan :Saya ingin membeli SBR 008, tetapi sebelum membeli saya ingin bertanya. Negara akanmenggunakan dana SBR 008 untuk apa? Apakah membangun infrastruktur atau apa?Jawaban :Hasil penerbitan SUN dalam hal ini salah satunya SBR008 masuk ke dalam generalfinancing, yang digunakan di antaranya untuk pembiayaan infrastruktur, pendidikan,kesehatan, dan sebagainya.Tanggapan dari Moderator :Apakah ada contoh jelasnya Pak, mungkin yang sebelumnya pernah dibiayai SBR?Jawaban :Salah satu tujuan penerbitan Surat Utang Negara (SUN) termasuk SBR ini adalah untukmembiayai defisit APBN, sehingga tidak memiliki tujuan yg spesifik untuk membiayaiproyek tertentu.Namun demikian, terdapat instrumen SBN lain yang project based yaitu PBS (ProjectBased Sukuk). PBS itu adalah salah satu seri SBN yang berbasis syariah (SBSN).6. Pertanyaan dari Ninda, Swasta, 167Pertanyaan :Berkas Administrasi apa saja yang diperlukan untuk melakukan pendaftaran pertamakali?Jawaban:Berkas administrasi yang dibutuhkan untuk melakukan pendaftaran/registrasi pada SBNRitel cukup dengan KTP yang berlaku dan terdaftar di Kantor Dukcapil, Kemendagri.Dengan KTP tersebut, investor dapat langsung menghubungi Mitra Distribusi untukdibuatkan SID dan Rekening Surat Berharga (jika investor belum memiliki).

Untuk proses registrasi bisa dilakukan setiap saat ya Sobat SWAP, tidak perlu menunggupembukaan masa penawaran SBN ritel Per individu minimal pembelian Rp1 jt, maksimal Rp3 miliar dan kelipatan pembelianRp1 jt.7. Pertanyaan 7 dari M. Fikri Azmi Alfaqih, UNNES, 6Pertanyaan :Adakah transparansi terkait penggunaan SBR008 pada setiap periode pembukaannyayang dapat dilihat oleh semua investor SBR008 tersebut?Jawaban :Mengingat dana penerbitan SBR008 digunakan sebagai general financing sebagaimana ygdijelaskan sebelumnya, maka secara umum laporan pelaksanaan kegiatannya dapat dilihatpada Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP).8. Pertanyaan dari Rizka UNAIR 52Pertanyaan :Untuk ORI kan dapat di perdagangkan, nah untuk mekanisme pembayaran kuponnya ataspemindahan hak pemilik pertama ke pembeli kedua itu mekanismenya gimana?Fyi:{Obligasi Negara Ritel atau Obligasi Ritel Indonesia (ORI) adalah obligasi negara yangdijual kepada individu/perseorangan Warga Negara Indonesia melalui agen penjualdengan volume minimum yang telah ditentukan}Jawaban :Untuk transaksi di pasar sekunder, perubahan kepemilikannya akan dicatatkan pada SubRegistry. Ketika transaksi sudah terjadi dan sudah ada perpindahan kepemilikan(sebagian atau seluruhnya), maka pembayaran kupon selanjutnya dilakukan oleh SubRegistry kepada investor ORI berdasarkan posisi kepemilikan terakhir.Tanggapan :Apakah ada ketentuan minimum dimiliki dalam jangka waktu tertentu dan baru boleh diperdagangkan kembali?Jawaban :Untuk ORI ser-seri sebelumnya, misalnya ORI015, terdapat fitur Minimum Holding Period(MHP) selama 2 periode pembayaran kupon (2 bulan). Jadi, investor baru bisamenjual/memperdagangkan ORI nya setelah masa MHP berakhir.9. Pertanyaan dari Melva sari, BLU P3H KLHK, 51Pertanyaan :Investasi program Kemenkeu ini apakah terjamin pengembalian setelah 2 tahun jikamenteri atau presiden ganti?Jawaban :Pembayaran kupon dan pokok SBN ritel dijamin oleh dua undang-undang (UU tentangSUN dan UU APBN), sehingga selama NKRI masih berdiri, investasi pada SBN pastiterjamin dan aman.

10. Pertanyaan 10 dari Surya, mahasiswa, 238Pertanyaan :Bagaimana cara BI menentukan suku bunga dan apa saja faktor kenaikan ataupenurunan suku bunga sehingga bisa menjadi acuan untuk penerbitan kupon sbr, st, ori?Jawaban :Penentuan tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI 7DRRR) merupakan wewenang BankIndonesia sebagai otoritas moneter. Sementara itu, Kementerian Keuangan bertindaksebagai otoritas fiskal.Tanggapan dari penanya, Melva Sari, 51:Pertanyaan lain: kalau sudah membeli kupon SBR apakah bisa membeli kupon lainseperti ST dll?Jawaban :Mungkin maksudnya "membeli instrumen" ya Mba, bukan kupon.Jika bulan ini Mba Melva membeli SBR008 dan bulan November 2019 ketika penawaranSukuk Tabungan ST006 dibuka, Mba Melva bisa kembali membeli instrumen tsb.Kalau bulan depan, instrumen yg akan diterbitkan yaitu ORI016. Siap-siap ya SobatSWAP.11. Pertanyaan 11 dari M. Eko Agus Y., DJKN, 001Pertanyaan :Registrasi Sistem Elektronik MiDis dilakukan menggunakan aplikasi apa atau alamatweb apa?Jawaban :Registrasi pada Sistem Elektronik Mitra Distribusi (MiDis) dilakukan menggunakanaplikasi yang dibangun oleh masing-masing MiDis. Untuk registrasi pada masing-masingMiDis dapat diakses melalui landing page SBR : www.kemenkeu.go.id/sbr denganmengklik logo masing-masing Midis.Untuk informasi lebih lanjut mengenai teknis pemesanan di aplikasi/web Midis, bisamenghubungi masing-masing MiDis tsb ya Sobat SWAP.NotulisRetyan Laksita Mutiary

2. Pertanyaan dari Rayen, PKN STAN, 47 Pertanyaan : Bagaimana mekanisme yang dijalankan pemerintah dalam membayar bunga SBN per bulannya? Dimana kita tau bahwa banyak sekali nama investor. Apa tidak ribet? Jawaban : Dalam Undang-Undang SUN, Bank Indonesia ditunjuk menjadi agen penatausahaan SUN.